Dongsaengku down syndrome part.1-end


Dongsaengku down syndrome part.1

Cast : kim kibum, cho kyuhyun, lee sungmin, yui, lee hyo in, hye ra, euteuk

Sungmin pov

Aku memiliki seorang istri yang sangat kucintai. Istriku mengandung anak kedua kami. Kibum anak pertamaku baru berumur 2 tahun saat itu. Ketika istriku melahirkan anak kedua kami, seorang dokter memberitahukan kepada ku sebuah kenyataan yang di mana saat itu aku tidak bisa menerimanya. Karena anakku itu tidak terlahir secara sempurna. Tidak seperti anak lainnya yang memiliki wajah yang sempurna. Aku sengaja tidak memberitahukan kebenaran ini pada istriku. Karena setelah ia bersalin, istriku itu tidak sadarkan diri. Dan saat itu adalah saat yang tepat, dimana aku harus membuang anak itu, karena aku khawatir dengan adanya anak itu akan mempermalukanku. Aku sengaja meninggalkan anak itu di sebuah rumah yang sangat jauh dari kota, aku meninggalkan anak ku itu, dengan menyelipkan sebuah surat dan sebuah kalung dengan cincin yang ku lingkarkan di lehernya. Kemudian aku pun kembali kerumah sakit dan meninggalkan anak itu sendiri di depan rumah tersebut. Sesampainya aku di RS, istriku tercinta sedang menantiku di ruangan tempat ia di rawat.

Yui :” suamiku….kamu dari mana saja. Dari tadi aku menunggumu. Aku ingin melihat anak kita. Apakah kamu sudah melihatnya?, apakah dia laki-laki atau perempuan?”

Sungmin :” istriku…mian…anak kita laki-laki…….tapi anak kita……..”

Yui :’ anak kita kenapa?, dia baik-baik saja kan?”

Sungmin :” anak kita…….dia …….meninggal dunia setelah di lahirkan kedunia ini”

Yui:” tidak mungkin……anak kita belum meninggal. Aku yakin dia masih hidup. Aku ingin melihatnya, tolong antarakan aku bertemu dengan anakku. Antar kan aku padanya….aku ingin melihatnya suami ku…..”(menangis dan memegang tanganku)

Sungmin :” anak kita sudah di makamkan”

Yui :” kenapa tidak menunggu ku untuk memakamkannya. Aku ingin sekali melihatnya…aku ingin melihat wajah anak kita itu untuk terakhir kalinya……”(menangis terisak-isak)

Aku memeluk istriku erat-erat. Aku tahu sebenarnya aku sangat bersalah padanya dan anakku itu. Aku memang sangat egois. Aku memisahkan darah dagingku sendiri dari ibunya.

Sungmin :” ne….besok aku akan mengantarkanmu padanya. Kamu istirahat saja sekarang”

Istriku terlelap. Sedangkan aku tidak bisa tidur karena aku masih kepikiran dengan anakku itu.

Hye ra pov

Aku dan suamiku terbangun dari tidur kami. Karena kami mendengar tangisan seorang bayi di depan rumah kami. Suamiku membuka pintu rumah kami, dan kami sangat terkejut, karena ada seorang bayi laki-laki yang sedang menangis. Aku menggendong bayi itu, aku melihat wajah bayi itu. Ia sangat berbeda dengan kebanyakan anak lainnya. Wajahnya sangat polos. Bayi itu mengenakan sebuah kalung yang melingkar cincin di dalamnya. Suamiku menemukan secarik kertas di keranjang bayi itu. Kami pun membaca isi surat itu.

“ mianhe……karena aku telah membuang anakku ini. Aku ingin kalian merawatnya, karena sebenarnya aku sangat menyayanginya. Dan aku tidak bisa merawat anak ini. Jadi ku harap kalian dapat menyayanginya seperti anak kalian sendiri. Gomawo……mianhe…”

Hye ra :” suamiku , aku rasa orang tua anak ini hidupnya sangat susah, sehingga ia membuangnya.
euteuk :” nde…memang anak ini wajahnya sangat berbeda. Tapi ia juga seorang manusia. Meskipun mereka tidak ingin merawat anak kandung mereka sendiri. Biarlah kita saja yang merawatnya”

Hye ra :” nde…, lagian kita juga tidak memiliki anak. Aku merasa bayi ini adalah anugrah yang sangat besar dari-Nya.”

Euteuk :” nde…hajja, kita bawa masuk anak ini”

Hye ra:” ne….”

Euteuk :” sayang……kita beri nama apa ya untuk anak kita ini?”

Hye ra :” bagaimana kalau kyuhyun saja”

Euteuk :” nde…aku suka dengan nama pemberianmu”

Hyera :” gomawo…….suamiku”

Aku merasa sangat bersyukur pada-Nya, karena selain aku memiliki seorang suami yang sangat baik hatinya, aku juga memiliki seorang anak yang meskipun ia bukan anak kandungku. Aku akan selalu menyayangi anak ini seperti anakku sendiri.

Sungmin pov

Keesokan harinya, sesuai janji ku pada istriku. Aku mengantarkannya ke makam anak kami. Yang sebenarnya makam itu hanyalah makam rekayasa yang ku buat. Agar istriku itu percaya bahwa anak kami telah meninggal.

Yui :” anakku…..mian….eomma tidak sempat melihat wajahmu. Eomma sangat menyayangimu. Eomma harap kamu tenang di alam sana. Eomma janji akan selalu mengunjungi mu”

Ketika mendengar perkataan istriku itu, tidak terasa air mataku menetes. aku sangat bersalah pada yui. Karena aku telah membohonginya. Sejak hari itu hingga anakku kibum sekarang berumur 19 tahun. Aku, yui dan kibum anakku selalu mengunjungi makam palsu itu. Sekarang anakku itu berumur 17 tahun. Sejak ia berumur 1 tahun hingga sekarang, aku selalu melihat anakku itu dari kejauhan. Aku selalu mendokumentasikan setiap perkembangannya. Setiap itu juga aku selalu menangis melihatnya. Aku selalu memandangnya dari dalam mobilku. Kedua orang itu memberi nama kyuhyun pada anakku itu. Meskipun ia selalu di ejek, oleh orang lain yang selalu melihatnya. Tetapi kyuhyun tetap tegar, ia tidak pernah menangis. Bahkan membalas perbuatan orang yang mengejeknya itu, dia tidak pernah. Ingin sekali rasanya aku turun dari mobilku dan membelanya. Namun aku tidak berani. Aku takut ia membenciku jika aku memberitahukan kebenaran bahwa aku adalah appanya. Tetapi aku bersyukur, karena ia di rawat oleh pasangan suami istri yang sangat menyayanginya.

Hye ra:” kyuhyun……..hajja…makan dulu”

Kyuhyun :” ne……eomma”

Kyuhyun berlari menemui wanita yang dianggap ibu olehnya. Aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan. Setelah aku cukup puas telah melihatnya. Aku pun kembali menuju rumahku. Di rumah yui dan anakku kibum telah menunggu ku.

Sungmin :’ aku pulang…….”

Kibum :” ya….appa lama sekali. Dari mana saja appa jam segini baru pulang?”

Sungmin :” mian…….anakku. appa tadi masih rapat di perusahaan”

Kibum :” owh….”

Yui :” suamiku….hajja kita makan. Tadi aku sudah membuatkanmu makanan yang enak. Dan hari ini kita merayakan hari ulang tahun anak kita yang jika dia masih hidup mungkin sekarang dia berumur 17 tahun. Jadi aku membuat makanan yang cukup banyak. Dan pelayan pun akan merayakannya bersama kita”

Kibum :” nde….appa. coba saja dongsaeng ku itu masih hidup. Pasti aku ada yang menemani bermain game”

Aku merasa sangat bersalah pada mereka berdua. Karena aku kibum terpisah dari dongsaengnya, karena aku yui tidak tahu bahwa anak kami masih hidup.

Yui :” ya…minnie…apa kamu mendengarkan apa yang kukatakan barusan?”

Sungmin :” aku mendengarkannya…aku mandi dulu ya. Setelah itu baru kita merayakan ulang tahun anak kita”

Yui :” ne…..”

Di dalam kamar mandi, aku menangis. Karena anakku kyuhyun merayakan ulang tahunnya di rumah sederhana seperti itu. Seandainya saja dulu aku tidak membuangnya. Mungkin sekarang ia dapat merayakan ulang tahunnya bersama kami. Di rumah besar kami. Karena keegoisanku, kyuhyun di ejek oleh orang lain karena kekurangannya. Ini semua adalah salahku.

TBC

Dongsaengku down syndrome part.2

Hye ra pov

Hari ini adalah hari ulang tahun anakku kyuhyun. Biasanya ada seseorang yang selalu mengirimkan kado untuk kyuhyun. Dan aku yakin orang itu adalah orang tua kandung dari kyuhyun. Hari ini kyuhyun berumur 17 tahun. Anakku itu sangat menyukai jajangmyun, suka bermain game, sangat cepat dalam memahami soal matematika meskipun itu soal-soal yang hanya mampu di mengerti oleh seorang professor, namun di umurnya yang sangat muda ini ia dapat mengerjakannya. Anakku itu tidak pernah dendam pada setiap orang yang mengejekknya. Dan kyuhyun juga sangat mudah menghapal lagu yang baru di dengarnya. Aku sangat bangga padanya. Dan suami ku euteuk sangat menyayanginya. Kyuhyun tidak pernah mengeluh pada kami, ia selalu tersenyum. Dan ia juga memiliki suara yang sangat indah.

Euteuk :” anakku….saengil chukaeo…ini hadiah untukmu”

Kyuhyun :” gomawo appa…”

Hye ra :” sayang….ini juga untukmu. Eomma harap kamu menyukainya.”

Kyuhyun :” gomawo eomma……..sarangheo..eomma, appa”

Euteuk :” kami juga menyayangimu kyu…., hajja buatlah permohonan sebelum kamu meniup lilin ini”

Kyuhyun :” ne…..”

Kyuhyun pov

Nama ku adalah kyuhyun. Meskipun aku berbeda dari anak-anak yang lainnya. Tapi aku tetap bersyukur dengan apa yang ada pada diriku. Aku sangat bersyukur karena aku memiliki kedua orang tua yang sangat menyayangi ku. dan aku sangat menyukai kalung yang di berikan oleh appa ku sejak kecil. Kalung ini selalu ku pakai dan tidak pernah hilang dari ku. hari ini adalah hari ulang tahunku. Appa memberikan aku sebuah game terbaru, sedangkan eomma memberikan ku sebuah syal buatannya. Aku sangat menyayangi kedua orang tua ku itu. Besok adalah hari pertama ku pergi ke kota. Appa mengajakku untuk jalan-jalan melihat keindahan kota seoul. Karena appa selalu berkata padaku bahwa kota seoul sangat indah. Dan appa berjanji pada ku untuk mengajakku ke menara seoul. Keesokkan harinya, seperti biasa eomma selalu membangunkanku dari tidur ku.

Hye ra:” kyu……sayang….hajja…bukankah hari ini appa mu akan mengajakmu ke kota seoul.”

Kyuhyun :” ah……ne…eomma”(mengucek2 mata)

Hye ra :” mandi sana…dan setelah itu pakai baju ini ya”

Kyuhyun :” kenapa aku harus mengenakan 3 pakaian ini eomma?”

Hye ra :” kyu…sekarang ini musim dingin, dan eomma khawatir jika kamu sakit. Dan dari sini menuju kota membutuhkan waktu 3 jam. Eomma tidak ingin kalau kamu kedinginan. Jadi jangan lupa kenakan switter ini ya…”

Kyuhyun :” ne…eomma. Saranghe….”

Eomma :” saranghe kyu…….anakku”

Eomma memelukku. Pelukan eomma sangat hangat. Aku sangat menyayanginya. Setelah aku selesai mandi, dan mengenakan pakaian yang di pilihkan oleh eomma ku. aku pun menemui appa dan eomma yang sedang menunggu ku.

Euteuk :” ommona……kyu…kamu tampan sekali dengan pakaian itu”

Kyuhyun :” nde appa?”

Eomma :” nde…., o iya. Ini eomma siapkan bekal untuk kamu dan appa mu. Di sana makanan pasti sangat mahal. Jadi kalian masih bisa irit”

Euteuk :” ne………..sayang. aku makin mencintaimu istriku”

Hye ra:” aku juga sayang…..”

Kyuhyun :” aku ingin juga nanti punya istri seperti mu eomma”

Eomma dan appa tersenyum dan memelukku.

Euteuk :” ne…suatu hari nanti pasti kamu juga akan menikah dan memiliki seorang istri seperti eomma mu ini”
hye ra:” nde…dan eomma harap, gadis itu nantinya dapat menerimamu apa adanya”

Kyuhyun :” tapi nanti jika aku sudah dewasa…baru aku akan memikirkannya eomma”

Hye ra:” nde…..arasseo….”

Euteuk:” hajja…kita bisa ketinggalan bis nanti”

Kyuhyun :” ne….appa. eomma aku pergi dulu”

Hye ra :” ne…..hati-hati di jalan”

Euteuk :” ne…..sayang. sesampainya di sana aku akan menghubungi mu”

Hye ra:” ne…”

Aku pun pergi bersama appa ke kota seoul. Selama perjalanan aku selalu melihat pemandangan yang melintas. Aku melihat appa ku yang sedang terlelap. Karena aku merasa bosan, aku memainkan psp ku, hadiah dari appa ku, dan mengenakan headset dan mendengarkan lagu dari ipod ku.

Euteuk pov

Aku terbangun dari tidurku. Karena bis yang ku tumpangi sudah sampai di tujuan. Aku melihat kyuhyun yang sedang asik memainkan psp nya. Aku pun melepaskan headset dari telinganya.

Euteuk :” anakku kita sudah sampai”

Kyuhyun :” nde…appa?”

Euteuk :” nde…hajja kita turun.”

Kyuhyun :” ne….”

Kami pun keluar dari bis. Kyuhyun melihat suasana kota seoul yang sangat indah. Aku mengajak anakku itu pergi ke sebuah mall yang sangat ramai di kunjungi oleh penduduk seoul. Aku sangat ingin membelikannya sebuah baju baru. Aku pun mengajaknya masuk ke sebuah toko pakaian. Aku menggandeng tangan anakku itu, semua orang melihat kearah kyuhyun. Aku sangat mengerti apa yang ada dipikiran orang-orang itu. Hingga aku mendengar seseorang yang kata-katanya membuat ku kesal.

Kangin :” eh…kasihan sekali ya anak itu. Dia seperti orang idiot”

Hechul :” nde….wajahnya itu aneh banget”

Euteuk :” ya……apa yang kalian katakan barusan hah?”

Kangin :” kami tidak mengatakan apa-apa, yak an hechul ?”

Hechul :” nde…mungkin ahjussi salah dengar”

Euteuk :” kalian pikir aku tuli, yang tidak bisa mendengar perkataan kalian barusan”

Kyuhyun :” appa…sudahlah. Aku juga tidak tersinggung dengan perkataan mereka”

Euteuk :” tapi appa sangat tidak suka mendengar perkataan mereka kyu…”

Kyuhyun :” aku sudah terbiasa mendengar perkataan seperti itu appa.’ sudahlah, bukankah kita kemari karena appa ingin membelikan aku baju baru. Kenapa jadi bertengkar dengan mereka”

Euteuk :” ya….apa kalian dengar apa yang dikatakan anakku ini barusan?, meskipun anakku ini memiliki wajah seperti orang yang idiot. Tapi ia memiliki sebuah hati yang sangat mulia. Tidak seperti kalian, yang sempurna…tapi hati kalian sangat picik. Kalian tidak pernah mengontrol kata-kata kalian. Apa kalian tidak pernah berpikir, kata-kata kalian itu sangat menyakitkan/ seandainya kalian mengalami seperti yang anakku ini alami. Apa kalian suka jika di ejek seperti itu?”

Kangin :” mianhe…ahjussi. Kami salah…”

Hechul :” nde…jeongmal mianhe ahjussi”

Kyuhyun :” appa…sudahlah. Maafkan saja mereka”

Euteuk :’ kalian ku maafkan. Karena permintaan anakku. Dan lain kali, jangan sekali-kali kalian pernah mengatakan hal yang sama pada orang yang mengalami down syndrome seperti anakku ini. Ara…?”

Kangin :” ne…..arasso……”

Aku pun mengajak anakku itu pergi dari hadapan kedua orang itu. Karena aku sibuk memilih pakaian untuk kyuhyun. Aku pun kehilangan kyuhyun. Aku mencari kemana-mana di dalam toko itu, tapi aku tidak menemukan kyuhyun. Aku berteriak memanggil nama anakku itu. Aku takut jika kehilangannya. Karena ia tidak pernah sama sekali ke kota seoul. Aku takut ia tersesat.

Euteuk :” kyu……….kamu dimana?.kyu………”(berteriak)

Aku terus mencari anakku di semua toko, tapi aku tidak menemukannya. Karena mall itu sangat luas.

TBC

 

 

 

 

Dongsaengku down syndrome part.3

Kibum pov

Hari ini karena aku libur kuliah, aku, eunhyuk dan donghae pun berencana untuk melihat perlombaan memainkan game terbaru di sebuah mall. Karena aku sangat begitu suka dengan game, aku pun sangat tertarik untuk melihatnya. Sesampainya di sana, aku melihat banyak orang yang berkumpul untuk melihat pertandingan game itu. Namun kami sangat terkagum-kagum pada seorang anak yang memiliki wajah yang aneh, Wajahnya datar, leher lebih pendek, lipatan kulit lebih longgar di bagian belakang dan samping,Garis mata cenderung miring ke atas, celah mata sempit dan pendek, Telinga kecil, Hidung kecil. Rambut lemas dan lurus, Kaki dan tangan nya lebih pendek dibandingkan dengan proporsi tubuh orang lain. Tangan lebar dan jari tangan pendek, Kaki lebih lebar dan datar . aku memperhatikan anak itu dari atas sampai bawah. Aku sangat heran sebenarnya anak itu sakit apa?, kenapa ia memiliki wajah dan postur tubuh seperti itu?

“ ya…kibum~ssi, lihatlah anak itu, ia sangat berbeda dengan kita ya?, kok bisa ya ada orang yang seperti itu?” donghae bertanya padaku.

“ntahlah…aku juga merasa kasihan padanya. Tapi dia sangat hebat ya, coba kamu perhatikan, hanya dia yang memainkan game itu hingga level terakhir” aku berbicara dengan sahabat ku itu.

“nde…dia sangat hebat. Padahal game itu kan baru di launchingkan hari ini. Dan dia bisa mengalahkan semua penantangnya. Aku salut pada nya…” eunhyuk berbicara pada kami sambil memandangi anak itu.

“ nde…”

Semua penonton yang berada di sana, bersorak gembira. Karena mereka juga sangat salut pada anak itu. MC itu mengajak anak itu berbicara.

“ wah….ternyata hebat, kamu bisa mengalahkan penantang yang lain. Apa kamu senang dapat mengalahkan mereka semua?” MC itu berbicara pada anak itu.

“ nde….aku sangat senang” anak itu berbicara dengan MC itu sambil bertepuk tangan.

“ o iya, nama kamu siapa?, perkenalkanlah pada semua orang yang menoton pertandingan game hari ini”

“kyuhyun imnida….” Anak itu memperkenalkan namanya kepada semua orang yang menonton pertandingan itu. Aku tidak mengerti, kenapa aku merasa sangat ingin mengenal anak itu lebih dalam lagi. Setelah anak itu memperkenalkan dirinya, ada seseorang yang datang dan memeluk anak itu.

“ kyuhyun~ah…appa mencari mu kemana-mana. Ternyata kamu di sini. Appa takut kehilanganmu” ahjussi itu memeluk anak itu sambil menangis. Aku sangat terharu melihat kedekatan mereka berdua.

“ apakah ini anak anda?” MC itu bertanya pada ahjussi itu

“nde…tadi saya pikir sudah kehilangannya. Karena anak ku ini baru pertama kalinya ke kota SEOUL ini. Aku mengajaknya untuk melihat-lihat kota SEOUL ini”

“ anak anda sangat hebat karena ia telah menyelesaikan sebuah game yang kami launchingkan hari ini, dan mengalahkan semua penantang ini, apakah anak anda ini sangat gemar bermain game?”

“nde…saya sengaja memfasilitasi sesuatu yang di gemarinya. Seperti game ini. Kyuhyun sangat menyukai semua permainan game” ahjussi itu menjelaskan pada MC itu sambil merangkul anak itu.

“owh…..nah karena ia hari ini memenangkan game ini, sesuai perjanjian tadi. Kami memberikan psp dan game terbaru ini pada anak anda”

“horre….appa…aku dapat psp baru lagi…”anak itu kelihatan sangat senang sambil melompat-lompat.

“nde…o iya, setelah ini bolehkah kami pergi dari acara ini”

“tentu saja boleh…”

“gomawoyo……”

Setelah MC itu memberikan psp dan game terbaru, mereka pun pergi dari tempat acara itu. Ntah kenapa aku sangat ingin menghampiri anak itu. Aku berlari dan menghampiri ahjussi dan anak itu.

“mian…ahjussi”

“ada apa ya?”

“bolehkah saya berkenalan dengan anak anda?”

“untuk apa?, apa kamu juga ingin menghina anak saya ini?” ahjussi itu kelihatan marah ketika aku ingin berkenalan dengan anak itu.

“unnyieo…saya bukan orang seperti itu. Saya sangat mengagumi anak anda. Karena saya juga salah satu penggemar game. Jadi saya ingin mengenalnya. Bolehkan ahjussi?” aku menjelaskan pada ahjussi itu.

“nde, kamu tidak berniat menghina kyuhyun?”

“appa…biarkan saja jika hyung ini ingin mengenalku” anak itu berkata pada appa nya dan menggoyang-goyangkan tangan ahjussi itu. Hyung adalah kata-kata yang keluar dari mulut anak ini. Kenapa rasanya hatiku sangat bahagia sekali, ketika ia memanggilku hyung.

“ne…anakku.”

“gomawo appa” anak itu memeluk appanya. Aku melihat wajahnya sangat polos seperti seorang anak kecil

“ kyuhyun imnida….hyung siapa?” anak itu mengulurkan tangan nya padaku dan aku pun menyambut anak itu.

“ kibum…lee kibum imnida. Senang berkenalan dengan mu” aku tersenyum pada anak itu, dan ia pun tersenyum padaku.

“ bolehkah saya minta no hp ahjussi?”

“untuk apa?” ahjussi itu bertanya padaku

“ Karena aku sangat ingin mengenal kyuhyun lebiha jauh lagi ahjussi”

“wae….apa kamu merasa kasihan pada anakku ini”

“unnyieo…bukan itu maksud saya. Saya tidak memiliki seorang dongsaeng. Jadi saya ingin sekali mengenal kyuhyun dan menganggapnya sebagai dongsaeng saya?” aku menjelaskan niat ku itu pada ahjussi itu.

“ appa…berikan saja pada hyung ini, lagian aku juga ingin memiliki seorang hyung” anak itu merengek pada appa nya.

“ne…karena kamu yang memintanya, appa berikan no hp appa pada orang ini”

“kibum hyung appa, namanya kibum. Bukan orang…” anak itu sangat polos menjelaskan pada ahjussi itu. Aku tersenyum melihatnya. Setelah ajussi itu memberikan no hp nya pada ku. tidak berapa lama kemudian donghae dan eunhyuk pun menghampiri ku.

“ ya…ternyata kamu di sini kibum” donghae menepuk bahu ku

“bukankah dia anak yang tadi?” eunhyuk bertanya pada ku.

“nde, kenalkan namanya kyuhyun dan ahjussi ini……….?”

“ kim euteuk…”

“ donghae imnida…”

“eunhyuk imnida…”

Kedua sahabatku itu memperkenalkan dirinnya dan membungkukkan badannya.

“ kyuhyun imnida…appa-appa…aku lapar, aku ingin makan kimbab appa?”

“ne…kita cari makan dulu baru kita cari baju untukmu ya…?”

“ne…….saranghe appa”

“bagaimana jika aku traktir kyuhyun dan ahjussi?”

“nde….wah seneng banget appa….hajja….kita makan ssekarang” anak itu menarik tanganku dan tangan ahjussi itu. Aku tersenyum melihat prilakunya itu. Ntah kenapa aku jadi sayang pada kyuhyun seperti dongsaeng ku sendiri. Aku, kyuhyun, euteuk ahjusi dan kedua sahabatku itu makan bersama.

Sungmin pov

Sepulang dari bekerja, aku ingat bahwa kemarin aku tidak memberikan anakku itu sebuah hadiah. Karena aku tahu ia suka sekali menyukai music seperti kibum selain bermain game, aku pun mencari hadiah yang di gemari nya itu di sebuah toko yang menjual ipod itu, karena beberapa hari yang lalu aku melihat sebuah ipod keluaran terbaru di sana. Aku berencana membelikan ipod itu untuknya. Setelah aku membeli ipod itu, aku pun pergi ke desa chuencheon, yang di desa itu anakku kyuhyun tinggal bersama kedua orang yang merawat anakku kyuhyun. Setibanya aku di sana, aku melihat rumah itu agak sepi. Aku pun buru-buru menaruh kado itu di depan rumahnya. Dan segera masuk kembali ke mobilku. Seperti biasa aku selalu meninggalkan pesan dalam kado itu. Aku segera menjalankan mobilku untuk kembali pulang kembali kerumah. Sesampainya di rumah, aku melihat senyum istri ku yui. Aku memeluknya.

“ wae…..minnie. tumben sekali pulang-pulang memelukku seperti ini” yui mengelus-elus kepalaku.

“saranghe…”

“aku tahu Minnie…., “ yui melepaskan pelukanku

“buruan sana mandi, aku akan menyiapkan air hangat untukmu. Kamu bau keringat tahu…” yui mencubit pipiku

“ya…..sakit sayang…..”aku mengelus-elus pipiku

Yui tersenyum padaku, aku sangat menyukainya ketika tersenyum. Seandainya aku memberitahukan kebenaran pada istriku itu tentang anak kami yang masih hidup dan aku yang telah membuangnya. Apakah ia akan tetap tersenyum seperti itu pada ku.

“ya……..minnie~ah. Wae…kamu melamun seperti itu?” yui membuyarkan lamunan ku

“unnyieo…aku hanya terpesona dengan senyummu sayang” aku membohongi istri ku itu

“ nde…..ah aku jadi malu Minnie…” wajahnya memerah tersipu malu.

“ itu lah yang ku suka darimu sayang. Senyummu membuat semua masalah yang kuhadapi jadi ringan”

“ gomawoyo….suamiku. hajja kamu mandi dulu, aku akan menyiapkan air hangat untukmu dan pakaian untukmu”

“ne………sayang…”aku mencium pipi istriku itu.

Setelah aku selesai mandi, dan berkumpul dengan istriku di meja makan. Anakku kibum pulang dari refresingnya.

“eomma, appa…”mencium pipi kami berdua

“kok lama sayang baru pulang?” istriku bertanya pada kibum.

“duduklah dulu…nak” aku menyuruh anakku itu duduk disamping ku

“eomma…appa…aku ingin cerita. Hari ini aku bahagia sekali” wajahnya terlihat sangat bahagia

“bahagia kenapa?, apa lee hyo in memberimu hadiah ya?” yui meledek kibum

“unnyieo…tadi aku bertemu seorang anak. Tapi wajahnya sangat berbeda dengan kebanyakan orang lainnya eomma.”

“maksudnya?” istriku wajahnya terlihat bigung.

“ dia seperti idiot, tapi dia sangat hebat. Tadi dia bisa mengalahkan semua penantang dalam launching game terbaru hari ini. Dan dia sangat polos eomma, dia prilakunya seperti anak kecil. Dan dia tingginya hanya sampai dadaku ini saja. Sebenarnya kasihan dia eomma, tapi dia tidak pernah malu, karena wajah dan postur tubuhnya itu. Dan kata appanya, kyuhyun itu tidak pernah menaruh dendam karena ejekan orang terhadapnya” kibum menjelaskan ceritanya pada kami berdua. Deg…itu lah yang kurasakan saat mendengar nama anak itu. Kyuhyun…jangan-jangan yang dimaksud kibum itu adalah dongsaengnya sendiri. Kenapa cirri-ciri yang disebutkannya sangat sama dengan kyuhyun anakku yang ku buang itu?.

TBC

Dongsaengku down syndrome part.4

Kyuhyun pov

Hari ini aku sangat senang, karena selain aku memenangkan pertandingan game itu. Aku pun bertemu dengan seorang laki-laki. Ia sangat sempurna tidak seperti ku, tetapi ia tidak sombong, dan ia pun menganggapku sebagai dongsaengnya. Aku senang sekali, ia mengajakku dan appa untuk makan makanan kesukaan ku. ia banyak bicara kepada ku dan appa. seandainya saja aku memiliki seorang hyung. Aku ingin hyung ku itu seperti dia. Meskipun baru pertama kali bertemu dengannya, seperti nya aku sudah sangat dekat dengannya. Appa mengajakku pulang kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, eomma menyambut kami dengan senyumnya.

” senangnya kalian sudah kembali. Bagaimana perjalanan mu tadi kyu?, apa kamu senang?” eomma bertanya padaku sambil tersenyum padaku.

“aku senang………….sekali eomma. Nih liat, apa yang ku bawakan untuk eomma.” Aku memberikan sebuah pakaian untuk eomma ku.

“itu kyuhyun yang memilihkannya sayang….katanya kamu pasti akan menyukainya”

“ nde….kyuhyun kamu memang mengerti kesukaan eomma. Gumapta anakku….” Eomma memelukku.

“ya…istriku. Kan aku yang membelikanmu. Masa aku tidak dipeluk” appa cemberut melihat eomma memelukku.

“ne…aku akan memelukmu. Saranghe …teukki”

Teukki adalah panggilan sayang eomma ku pada appa. aku tertawa melihat orang tua ku.

“ha…..ha….ha…appa lucu. Eomma lihat aku tadi menang game, dan orang itu memberikan game dan psp terbaru ini pada ku” aku memperlihatkan hadiah tadi pada eomma ku.

“wah…kamu hebat sayang. O iya, eomma juga punya hadiah untukmu.”

“hadiah apa eomma?, bukankah kemarin eomma sudah memberikanku hadiah?” aku bertanya pada eomma ku itu.

“ nde, tapi ini lain. Eomma tadi menolong orang, yang sedang membutuhkan makan. Jadi eomma memberinya makanan kita. Dan orang itu pun memberikan ipod ini untuk eomma. Jadi eomma berikan ini padamu saja. Lagian kamu kan sangat senang mendengarkan music?”

“owh….gomawo eomma. Orang itu baik sekali ya eomma “

“nde…kyu. Kamu sebaiknya mandi dulu. eomma sudah menyiapkan pakaian untukmu di kamarmu”

“ne….eomma. Appa aku mandi dulu”

“ne…..setelah selesai mandi, kita makan bersama…”

“ne……”

Hye ra pov

Sebenarnya hadiah itu adalah pemberian dari orang tua kandung kyuhyun. Setiap tahun, orang itu selalu meninggalkan hadiah itu di depan rumahku. Dan aku sama sekali tidak mengetahui, siapa orang tua kandungnya kyuhyun. Teukki mengetahui jika aku telah berbohong pada kyuhyun.

“ istriku apa benar yang kamu katakan barusan pada kyuhyun?” suamiku itu bertanya padaku dan menatapku. Aku pun memberikan isi pesan itu pada teukki. Teukki membaca isi pesan itu, sudah 17 pesan yang selalu di tinggalkan orang itu setiap kali kyuhyun berulang tahun.

“ saengil chukaeo kyuhyun anakku. Appa sangat menyayangi mu. Appa harap kamu suka dengan hadiah yang appa berikan ini padamu. Mian…appa belum berani bertemu dengan mu secara langsung. Mianhe…jika anakku selalu merepotkan kalian. Gumapta karena kalian telah merawatnya dan membesarkannya menjadi anak yang baik. Mianhe…jika aku adalah seorang pengecut, yang tidak berani menampakkan wajahku di depan kalian dan kyuhyun. Jeongmal mianhe…tolong katakan padanya aku sangat-sangat menyayanginya…”

Itulah isi surat dari pesan itu. Tulisan yang sama selama 17 tahun. Teukki menatap ku, dan aku tahu teukki kelihatan sangat tidak suka dengan penulis pesan itu atau lebih tepatnya adalah appa kandungnya kyuhyun.

“apakah kita harus memberitahukan semua isi pesan yang di tinggalkan itu pada kyuhyun?” aku bertanya pada suamiku itu.

“andwe…aku tidak ingin jika kyuhyun mengetahui kebenaran ini. Apa kamu ingin kyuhyun meninggalkan kita dan kembali pada orang tua kandungnya?”,

“unnyieo… aku tidak mau jika kyuhyun meninggalkan kita. Aku tidak akan sanggup jika berpisah dengannya” aku menangis ketika berbicara dengan teukki.

“sebaiknya, kita simpan saja rahasia ini untuk sementara waktu. Usap air mata ini, aku tidak ingin kyuhyun bertanya-tanya pada mu, kenapa kamu menangis. Arra…?”

“ne….arasso.” teukki mengusap air mataku dengan kedua tangannya. Kyuhyun yang selesai mandi dan berpakaian itu pun menghampiri kami.

“eomma, appa…kajja kita makan. Aku sudah lapar…”

“ne…kyu.”

“eomma kenapa?, seperti habis menangis saja?”

“unnyie…eomma tidak menangis sayang. Eomma hanya kelilipan saja”

“nde…kyu. Eomma mu hanya kelilipan saja”

“owh…apa matanya eomma masih perih. Biar kyu tiupkan, jadi matanya eomma tidak perih karena kelilipan”

“andwe…kyu. Mata eomma sekarang sudah tidak apa-apa”

“ne…, o iya eomma. Tadi kyu bertemu dengan seorang hyung yang sangat baik. Namanya…….lee kibum. Hyung itu tidak pernah menghinaku, dan hyung itu tidak merasa malu ketika makan bersama ku dan appa. nde…appa?”

“ nde….anak muda itu kelihatan sangat baik sayang. Awalnya ku pikir ia ingin menghina kyuhyun kita ini, ternyata tidak. Ia bahkan sering mengajak kyuhyun berbicara seperti seorang kakak pada adiknya”

“ nde…syukurlah. Seharian aku sangat khawatir pada kyuhyun. Aku selalu berpikir jika orang-orang yang melihatnya selalu menghinanya”

“eomma tidak boleh selalu berpikiran seperti itu. Dan tidak semua orang itu jahat eomma. Buktinya hyung itu sangat baik pada ku. dan dia ingin sekali jika aku jadi dongsaengnya”

“nde…karena eomma sangat sayang padamu. Makanya, eomma sangat tidak ingin jika ada yang menghinamu”

“ne….arasso eomma”

Kibum pov

Kenapa aku selalu kepikiran akan anak itu?, kenapa aku sangat ingin bertemu dengannya lagi?, ketika aku mengajak kyuhyun ngobrol, seperti nya aku sedang ngobrol dengan adik kandung ku sendiri. Ketika aku sedang melamun memikirkan anak itu, tiba-tia hp ku bergetar, lee hyo in jagiya ku menghubungi ku.

“yobseyo…ada apa sayang?”

“ sayang, besok bisakah kamu menemaniku ke desa chuencheon?”

“ untuk apa ke sana?”

“aku ingin menemui ahjussi dan ajumma ku di sana, lagian aku sangat lama tidak bertemu dengan adik sepupu ku itu. Dan besok oppa juga masih libur kuliahkan?”

“ne….., besok jam berapa kita ke sana?”

“jam 08.00 am saja, bisakan oppa?”

“ne…besok pagi aku akan menjemputmu di rumahmu.”

“gomawo oppa, saranghe…”

“ sarangheo…lee hyo in”

Aku menutup telepon ku. lee hyo in adalah jagiya ku, aku sudah berpacaran dengannya selama 3 tahun sejak SMA dulu hingga sekarang. Aku sangat menyayanginya, ia selalu mengerti aku dan perhatian pada ku. ia juga seorang gadis yang sangat baik. Lee hyo in sering cerita pada ku, kalau ia memiliki seorang ahjussi dan ajumma di desa chuencheon.

“chuencheon seperti nya aku pernah mendengar nama desa itu” aku berpikir mengingat-ingat nama desa chuencheon tersebut.
“nde…itu desa tempat tinggalnya kyuhyun. Sekalian saja besok aku mencari rumah kyuhyun dan bertemu dengannya lagi. Semoga saja rumahnya tidak terlalu sulit untuk ku cari. Besok pagi aku akan menghubungi euteuk ahjussi untuk minta izin bertemu dengan kyuhyun. Semoga saja eutek ahjussi mengizinkannya”

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dongsaengku down syndrome part.5

Euteuk pov

Hari ini keponakanku akan ke mari, setelah sekian lama ia tinggal di seoul bersama kedua orang tuanya. Rasanya kangen juga dengan keceriaannya. Lee hyo in sangat menyayangi kyuhyun seperti adik kandungnya sendiri. Karena ia tidak memiliki saudara. Dan lee hyo in adalah anak tunggal. Semalam ia menghubungiku bahwa hari ini ia akan kemari bersama kekasihnya. Aku dan hye ra sengaja menyiapkan makanan yang sangat banyak. Aku membantu istriku itu menyiapkan makanan. Sedangkan kyuhyun masih terlelap karena kelelahan setelah ke seoul kemarin. Aku dan istriku sengaja membiarkannya terlelap di kamarnya. Tidak berapa lama kami selesai menyajikan makanan di atas meja. Hp ku bergetar. Dan panggilan masuk itu berasal dari pemuda yang berkenalan dengan kyuhyun kemarin.

“yobseyo…” aku menjawab panggilan itu

“yobseyo, ahjussi ini aku lee kibum yang kemarin berkenalan dengan kyuhyun dan ahjussi kemarin.”

“arasso…ada apa ya?, tumben pagi-pagi sekali menelpon”

“ahjussi, kebetulan saya mau ke chuencheon. Bukankah rumah ahjussi di sana juga?”

“nde…lalu?”

“saya ingin mampir ke rumah ahjussi. Saya ingin sekali bertemu dengan kyuhyun. Apa boleh ahjussi?”

“ne…”

“gomawo…tapi setelah saya menemani kekasih saya ke rumah keluarganya. Setelah itu saya akan menghubungi ahjussi lagi. Karena saya belum pernah ke chuencheon. Jadi saya khawatir tersesat. Tidak apa-apa kan ahjussi?”

“ne….”

“gomawo….”

“sama-sama…” ia pun menutup teleponnya. Hye ra menghampiriku dan bertanya kepadaku mengenai pemuda itu.

“ siapa yang menelponmu pagi-pagi begini?”

“anak muda yang berkenalan dengan kami kemarin. Katanya ia ingin kemari karena ingin bertemu dengan kyuhyun”

“ owh begitu, memangnya dia tahu alamat rumah kita?”

“molla…tapi katanya dia akan menghubungiku lagi”

“owh…”

Kibum pov

Pagi ini aku menjemput lee hyo in di rumahnya, setibanya di sana ternyata lee hyo in sudah menunggu ku dan tersenyum padaku. Aku menghampirinya.

“sudah lama menungguku?”

“tidak juga oppa. Hajja….”

“ne…” aku dan lee hyo in pergi menggunakan kendaraanku. Selama perjalanan, aku dan lee hyo in selalu ngobrol. Dan aku pun mengatakan niat ku pada lee hyo in, yang ingin menemui kyuhyun di sana.

“sayang…….mm………apakah kamu mau menemani ku menemui seseorang, setelah kita pulang dari rumah samchon mu?”

“siapa oppa?”

“nanti ku beritahu ya”

‘ kenapa tidak sekarang saja?”

“ nanti saja, ku beri tahu”

“ne……oppa” aku tersenyum melihat lee hyo in yang memasang wajah cemberut padaku.

“ jangan cemberut seperti itu lah, nanti wajah cantikmu itu jadi jelek”

“ ne…….”

Setelah sampai di desa chuencheon, aku dan lee hyo in menemui samchonnya. Sesampainya di sana, aku sangat terkejut dengan seseorang yang membukakan pintu kami.

“kamu………”

“ahjussi….ternyata di sini rumah ahjussi?”

“nde….”

“oppa sudah kenal dengan euteuk ahjussi?” lee hyo in bertanya pada ku

“nde….”

“kajja, masuklah…” samchon itu mempersilahkan ku masuk.

“ne ahjussi…” aku dan lee hyo in pun masuk kerumah euteuk ahjussi. Rumahnya sangat sederhana tapi rasanya hangat sekali. Samchon dan imo lee hyo in sangat ramah. Lee hyo in bertanya pada euteuk ahjusi.

“ahjussi…kyuhyun mana?, aku sangat merindukannya. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya.”

“kyuhyun sedang tidur di kamarnya”

“aku bangunkan kyuhyunnya ya ahjussi”

“aku ikut…”

“ne….kalian berdua bangunkan kyuhyun sana. Dia pasti sangat senang bertemu denganmu lee hyo in”

“ne…ahjussi” aku dan lee hyo in membangunkan kyuhyun di kamarnya.

“ kyu….na neun dongsaeng. Bangunlah. Noona di sini” kyuhyun membuka matanya dan mengucek-ucek matanya.

“ noona……” kyuhyun memeluk lee hyo in. Dan menatapku, ia pun memelukku juga.

“kibum hyung…….., hyung kesini juga?”

“nde…kyu.”

“bagaimana hyung tahu rumah ku, dan kenapa bisa bersama noona ku?” kyuhyun bertanya padaku. Dan aku pun menjelaskan padanya.

“hyung adalah kekasih noona mu, dan noona mu mengajak hyung kemari”

“wah senangnya, noona dan hyung kemari”

“nah dongsaeng, buruan mandi. Noona membelikanmu sesuatu, karena 2 hari yang lalu kan kamu ulang tahun”

“asik…………..gomawo noona, ne…aku akan mandi sekarang” kyuhyun pun masuk kekamar mandinya. Aku bertanya pada jagiya ku itu.

“sayang…2 hari yang lalu apa kyuhyun ulang tahun?”

“nde…, wae?”

“shiroo, hanya saja 2 hari yang lalu almarhum dongsaeng ku juga ulang tahun. Jadi kyuhyun sekarang umurnya berapa?”

“ 17 tahun oppa”

Kenapa umurnya sama dengan almarhum dongsaeng ku?, aku bertanya-tanya dalam hatiku. Lee hyo in mengejutkan lamunan ku.

“kok melamun begitu?”

“ah…tidak apa-apa. . hanya saja umurnya juga sama dengan almarhum dongsaeng ku itu.”

“owh….”

Aku merasa sangat aneh, kenapa semuanya bisa kebetulan seperti ini. Setelah kyuhyun selesai mandi dan berpakaian. Kami pun menghampiri samchon dan imo di ruang makan.suasana di keluarga ini terasa sangat hangat dan menyenangkan, di tambah lagi kyuhyun yang sering membuat kami tertawa, ternyata kyuhyun sangat lucu, periang dan selalu membuat suasana menjadi menyenangkan. Aku benar-benar menyayanginya sebagai pengganti dongsaengku yang sudah tiada.

Yui pov

Hari ini aku sengaja pergi ke gudang di belakang rumahku, karena sudah lama aku tidak membersihkannya. Aku membersihkan setiap ruangan, dan secara tidak sengaja aku menjatuhkan sebuah kotak. Kotak yang tidak begitu berdebu. Kotak itu menghamburkan isi di dalamnya. Aku sangat terkejut, karena aku melihat foto-foto seorang anak laki-laki yang terhambur di lantai. Aku merasa heran kenapa foto-foto itu sangat banyak sekali. Ketika aku mengumpulkan foto-foto itu, aku melihat sebuah buku yang sepertinya aku tidak asing dengan tulisan itu, ya aku memang mengenal tulisan itu. Itu adalah tulisan dari suamiku lee sungmin. Aku membaca isi tulisan di buku itu, betapa terkejutnya aku membaca isi tulisan itu.

“ 3 – pebruari – 1993”

Hari ini untuk pertama kalinya aku melakukan sebuah kejahatan, di mana hari ini aku telah membuang anak kandungku di sebuah desa. Desa yang letaknya sangat jauh dari seoul tempat kami tinggal. Sebenarnya aku sangat sedih ketika meninggalkan anakku itu di sana. Tapi karena keegoisanku, aku tidak ingin jika suatu hari nanti, aku di permalukan oleh anak itu, sehingga membuatku melakukan kejahatan ini. Aku tahu, aku memang bersalah. Aku telah memisahkan seorang ibu dengan anak kandungnya, seorang kakak yang ku pisahkan dari adiknya. Aku memang jahat, sangat jahat. Aku meninggalkan anakku itu dengan sebuah kalung yang terdapat cincin di dalamnya. Hingga suatu hari aku dapat mengenalinya.

“3-pebruari-1994”

Hari ini umurnya genap 1 tahun, aku melihat anakku itu di gendong oleh seorang wanita yang merawatnya. Ya, wanita itu adalah ibu tiri dari anakku itu, aku melihat wajah anakku yang sangat polos itu menangis karena anak yang lebih besar darinya mendorongnya ketika anakku itu mulai bisa berjalan. Sebenarnya aku ingin berlari dan memelukknya, namun keegoisanku selalu menghalangiku.

“ 3-pebruari-2002”

Hari ini anakku berumur 10 tahun, aku selalu memberikannya sebuah hadiah untuknya. Dan aku selalu meletakkan hadiah ulang tahunnya itu di depan rumah kedua orang yang telah merawatnya. Aku selalu meninggalkan pesan dalam hadiah itu, aku selalu memperhatikan perkembangannya.karena anakku itu tinggal di sebuah desa, sehingga tidak ada satupun sekolah yang ingin menampungnya. Aku juga selalu memberikan buku-buku agar anakku itu dapat belajar. Dan aku sangat bersyukur, karena kedua orang itu telah merawat anakku dengan sangat baik.

“3-pebruari-2010”

Hari ini anakku berumur 17 tahun, dia sudah beranjak remaja. Namun karena ia tidak seperti kebanyakan anak yang lain, terkadang ia di ejek oleh tetangga sekitar rumahnya bahkan orang lain yang melihatnya selalu menghina anakku itu. Rasanya, aku ingin berlari dan membela anakku itu. Tapi anakku itu tidak pernah menangis, dan ia malah membalas hinaan mereka dengan senyuman polosnya. Aku merasa sangat bangga dengan sifat yang dimiliki anakku itu. Ntah sampai kapan aku harus menyimpan rahasia ini dari istriku dan hyungnya. Aku merasa sangat bersalah. Namun aku tidak berani untuk mengatakan kebenaran ini pada yui. Aku takut jika ia marah besar dan tidak memaafkanku. Aku memang seorang pengecut, aku hanya bisa menyimpan rahasia ini dalam hati ku saja. Dan aku juga sangat takut jika aku menemui kyuhyun dan memberitahukan kebenaran ini padanya, ia akan menolakku sebagai orang tua kandungnya. Aku sangat berharap memiliki keberanian untuk mengatakan hal ini pada kyuhyun, yui dan juga kibum anakku. Hari ini aku lupa memberinya sebuah hadiah, sebaiknnya besok saja aku memberikan hadiah untuknya. Aku tahu anakku kyuhyun itu sangat menyukai game seperti hyungnya, dan menyukai musik seperti ku dan kibum. Semoga saja ia menyukai hadiah pemberianku padanya.

Aku sangat terkejut setelah membacanya hingga membuat ku terduduk lemas dan menangis. Kyuhyun, ternyata anakku bernama kyuhyun. Seperti nama yang diceritakan oleh anakku kibum kemarin malam. Kenapa sungmin begitu tega memisahkanku dari darah dagingnya sendiri. Kenapa ia harus malu memiliki anak seperti itu. Kenapa sungmin tidak memberitahukan kebenaran ini pada ku dan anakku kibum.  Kenapa? Kenapa?, aku tidak habis pikir, ia sangat kejam terhadap anaknya sendiri. Aku merasa sangat kesal padanya, hingga aku menghubungi sungmin dan menyuruhnya untuk segera pulang ke rumah.

TBC

 

Dongsaengku down syndrome part.6

Hye ra pov

Ketika kami semua selesai makan, secara tidak sengaja sebuah catatan terjatuh dari kantong celananya kibum, ketika kibum merogoh kantongnya untuk mengambil hpnya. Aku mengambilnya dan memperhatikan tulisan itu. Aku merasa sangat kenal dengan tulisan itu, aku bertanya pada kibum, siapa yang menulis catatan ini.

“kibum~ssi, siapa yang menulis ini” kibum mengambil catatan itu dari tanganku, dan melihat catatan itu.

“owh ini, appa yang menulisnya. Tadi appa berpesan padaku ingin minta di belikan sesuai dengan catatan ini” kibum memberitahukannya padaku, aku pun meminta catatan itu untuk menyamakan tulisan di catatan itu dengan surat-surat yang selalu di tinggalkan orang tua kandungnya kyuhyun ketika memberinya sebuah hadiah. Teukki  memperhatikanku yang sangat serius dengan catatan itu.

“bolehkah ajumma meminjam catatan itu sebentar?, sapa tahu ajumma dapat membelikannya di sekitar sini”

“ne..” kibum memberikan catatan itu padaku, dan teukki pun menghampiriku, aku mengajak teuki ke kamar. Dan memperlihatkan tulisan dari catatan itu.teukki sangat terkejut ketika melihatnya.

“bukankah tulisan ini…..?”

“nde…tulisan ini sangat mirip dengan tulisan di pesan-pesan surat ini?” aku menyamakan kedua tulisan itu. Aku dan teukki saling menatap. Apa yang ku pikirkan sama dengan yang dipikirkan oleh teukki.

“istriku…jangan-jangan appanya kibum itu orang tua kandungnya kyuhyun dan kibum adalah hyungnya?”

“nde…aku juga berpikiran sama denganmu sayang. Jadi bagaimana? Apa yang harus kita lakukan?, apa sebaiknya kita beritahukan hal ini pada kyuhyun dan kibum?”

“ sebaiknya jangan dulu. aku ingin menemui appa nya kibum dulu, sebelum memberitahukan kebenaran ini pada kyuhyun. Aku ingin menanyakan padanya, kenapa ia begitu tega membuang anak kandungnya sendiri”

“ne……..arasso. aku mendukung apa pun yang kau lakukan sayang. Tapi bagaimana dengan kyuhyun?, apa ia siap mendengar kebenaran ini?”

“bukankah kamu tahu sendiri, kalau anak kita itu bukan orang yang pendendam dan ia selalu tegar dengan yang dihadapinya selama ini”

“nde, aku sangat berharap kebenaran ini dapat membuat kyuhyun jadi tegar. Dan ia tidak dendam pada kedua orang tuanya itu. Dan kyuhyun tidak marah pada kita”

“ semoga saja, aku sangat khawatir jika kita memberitahukan hal ini pada kyuhyun. Aku khawatir reaksinya akan seperti apa?”

“ nde….” Aku dan teukki sangat khawatir sekaligus takut dengan reaki kyuhyun jika memberitahukan kebenaran ini padanya.

Kibum pov

Aku merasa sangat aneh dengan samchon dan imo tadi. Sepertinya ada yang dirahasiakannya. Kenapa ajumma sangat kaget ketika melihat tulisan appa.  hatiku bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terjadi. Aku mendengar suara kyuhyun sangat merdu ketika menyanyi, ia menyanyikan lagu yang sangat terkenal di korea

SORRY’’ ANSWER

Mi.chi.do.rok neol won.ha.go iss.eo

Dan haru.ra.do neo eop.si an.dwae.neun na, oh baby

I hold you in my arms

O.jik geu sa.rang.ae shim.jang.i ddwi.neun geol

Nan jeom.jeom soom.i mak.hyeo.wa

E.reo.da.ga jook.gaess.eo

I want you, baby

Neomu.neomu areum.da.weo

Ni mo.seup.ae neok.si ppa.jyeo

Beo.rin na ppa.jyeo beo.rin na

Geu.jeo ni noon.bich.ae sa.ro japanese.hyeo

Go.gae.jo.cha dol.lil su.do eop.neun na

Babo gat.eun na

Ga.seum teo.jyeo beo.ril geot gat.a

Neo.ae son.eul jab.eu.myeon

Ni ip.sool.ae ip ma.choom hal ddae.myeon

Geu.nyeo.man.i na.ae.gae

Joo.in.il su it.neun geol

I’m a slave for you

Sorry sorry sorry sorry

Nae.ga nae.ga nae.ga meon.jeo

Ni.gae ni.gae ni.gae ppa.jyeo

Ppa.jyeo ppa.jyeo beo.ryeo baby

Shawty shawty shawty shawty

Noon.i bu.shyeo bu.shyeo bu.shyeo

Soom.i mak.hyeo mak.hyeo mak.hyeo

Naega mi.chyeo mi.chyeo baby (x2)

Nan nan nananana nanana

Nanan nanana nanan nananna (lalalala)

Nan nan nananana nanana

Nanan nanana nanannananna nananna

“wah………kyu. Keren banget suara mu. Bagus sekali, itu lagu siapa?”

“sorry-sorry answer hyung, ini lagu super junior. Aku fans berat mereka, semua lagu-lagunya ada di ipod ku hyung”

“nde, dongsaeng ku ini penggemar berat mereka oppa”

“arasso……o iya sayang, sebaiknya kita pulang ya?, aku harus membeli pesanan appa”

“ne…tapi tunggu ahjussi dan ajumma turun dulu dari kamarnya”

“ne…..”

Tidak berapa lama kemudian mereka pun menghampiri ku. aku sangat terkejut, karena euteuk ahjussi ingin ikut bersama ku ke seoul dan ingin bertemu dengan appa ku.

“kibum~ssi, ahjussi ikut denganmu ke seoul ya?, aku ingin menemui appa mu”

“ apa ahjussi mengenal appa ku?”

“unnyie, tapi ahjussi Cuma ingin mengenal orang tua mu saja. Karena kamu anak yang baik. Makanya ahjussi ingin menemui kedua orang tua mu”

“ne…ahjussi”

“appa aku ikut ya?”

“tidak usah kyu, appa juga ada urusan lain di kota. Kamu temani eomma mu saja di rumah”

“aku ingin ikut appa……” kyuhyun merengek dan menarik-narik baju euteuk ahjussi.

“kyu, eomma kesepian jika kau juga ikut dengan appa mu. Apa sudah tidak sayang lagi pada eommamu ini?”

“ aku sayang………..eomma. ne….aku tidak jadi ikut. Aku akan menemani eomma di rumah”

“itu baru namanya anak appa……”

Aku sangat senang sekali, karena setengah hari aku bersama dengan kyuhyun dan lee hyo in. Karena aku tergesa-gesa, aku, lee hyo in dan euteuk ahjussi pun berpamitan pada ajumma dan kyuhyun. Aku memeluk kyuhyun dan mencium keningnya. Aku sangat bahagia ketika kyuhyun mengatakan sesuatu pada ku.

“sarangheo…hyung. Nanti sering-sering main kemari ya?, temani aku”

“ne…..dongsaeng. hyung mu ini akan sering-sering main kemari”

“asik……….appa jangan lupa nanti hubungi aku dan eomma ya kalau appa sudah sampai di kota?”

“ne…anakku. Appa pergi dulu, jaga eomma mu ya”

“ne….appa”

Aku mengendarai mobilku, aku tidak lupa membeli pesanan appa di swalayan.

Sungmin pov

Kenapa tiba-tiba yui menghubungiku, dan menyuruhku segera pulang. Aku benar-benar khawatir, apa yui sakit. Sehingga ia menyuruh ku segera pulang. Sesampainya di rumah, yui menunggu ku di dalam kamarnya. Ia memegang  foto-foto dan buku di tangannya. Aku menghampirinya, namun ia memperlihatkan padaku semua yang di pegang di tangannya itu. Aku sangat terkejut, kenapa yui menemukan foto-foto kyuhyun dan buku itu. Yui menangis dan menatap mata ku tajam. Aku tidak berani menatap matanya.

“kenapa kamu menundukkan wajahmu seperti itu, lee sungmin” aku shock ketika yui hanya memanggil namaku dan bukan memanggilku sayang. Aku tahu yui pasti sangat marah pada ku.

“kenapa..apa kamu takut?, apa kamu akan menjadi pengecut seperti ini hah…”

“mian…..mianhe…,”

“kenapa kamu tega memisahkan aku dengan anakku, kenapa……?” yui menangis dan berteriak dan menjatuhkan foto dan buku itu. Aku memegang tangan yui, namun yui menepis tanganku.

“mianheo…..aku benar-benar bersalah padamu”

“kenapa kamu tidak memberitahukan kepada ku keadaan anakku sebenarnya, kenapa kamu harus malu memiliki anak seperti kyuhyun. Kamu jahat, sangat jahat. Aku benci padamu” yui berteriak kepadaku. Aku memang bersalah dan aku pantas menerima kekesalan yui padaku.

“ istriku…aku mohon padamu. Mian……aku bersalah padamu dan kibum. Aku memang sangat egois, karena aku hanya mementingkan diri ku sendiri”

“apa kamu tahu bagaimana penderitaan anak kita ketika dia di hina dan diejek orang, sedangkan kita. Kita hanya berdiam diri di sini. Dan kamu, selama 17 tahun merahasiakan hal ini dari ku. apa kamu tidak mengerti perasaan seorang ibu kepada anaknya?, apa kamu tidak mencintai anakmu sendiri, hingga kamu tega membuangnya. Apa kamu pernah berpikir, jika suatu hari nanti. Jika kyuhyun mengetahui orang tua kandungnya dan tidak mengakui kita sebagai orang tuanya, bagaimana perasaan mu. Ha….h. apa kau tidak memikirkan hal itu?”

“mian…..jeongmal mianhe…” aku berlutut di depan yui. Yang di katakan yui semuanya benar. Aku takut  jika kejadian itu benar-benar terjadi dan kyuhyun benar-benar tidak mau mengakui kami sebagai orang tuanya. Aku memang benar-benar seorang pengecut yang hanya mementingkan diriku sendiri, dan tidak pernah mengerti perasaan seorang ibu yang terpisah dari anak kandungnya, yang tidak pernah mengerti perasaan seorang hyung yang terpisah dari dongsaengnya. Ini semua salahku.

TBC

 

 

 

 

Dongsaengku down syndrome part.7

Kibum pov

Aku merasa ada yang di sembunyikan euteuk ahjussi ini dari ku. kenapa tiba-tiba ia ingin bertemu dengan appa. dan aku merasa alasannya tadi yang dikatakan padaku kurang begitu masuk dalam pikiranku. Dan kenapa perasaanku juga tidak enak, kenapa aku memikirkan appa dan eomma. Selama perjalanan aku hanya menatap ke depan dan hanya terdiam. Banyak pertanyaan dalam hatiku yang  sangat ingin ku tanyakan pada euteuk ahjussi ini. Namun aku hanya bisa mengurungkan niat ku utnuk bertanya padanya. Lee hyo in menatap ku, ia sangat heran kenapa aku tidak begitu banyak bicara.

“oppa…kenapa?, kok dari tadi diam saja? Apa marah padaku?”

“ unnyie…”

“kok tumben sekali diam. Oppa sedang memikirkan sesuatu ya?” lee hyo in mulai curiga padaku.

“nde…aku tidak sedang memikirkan sesuatu. Ku Cuma lagi fokus ke jalanan saja”

“biasanya kalo oppa sedang berbohong pasti tidak pernah berani menatapku. Ya kan?, aku tahu oppa pasti sedang memikirkan sesuatu”

“aku……..tidak sedang memikirkan apa-apa sayang”

“ya sudahlah, kalau oppa tidak ingin mengatakannya padaku”

Lee hyo in sangat memahamiku, bahkan kebiasaan ku jika sedang berbohong pun ia tahu. Aku tidak ingin membuat lee hyo in kekasihku itu ikut kepikiran dengan apa yang ku pikirkan saat ini. Sesekali aku menatap euteuk ahjussi di kaca mobilku. Aku melihat wajahnya yang menghadap ke luar jendela sepertinya, sedang memikirkan sesuatu. Apa ini hanya perasaan ku saja?, kenapa aku selalu berpikir bahwa appa ada hubungannya dengan euteuk ahjussi.

“(aish…………aku sedang memikirkan apa sih?, tidak mungkin appa meemiliki hubungan dengan euteuk ahjussi. Karena sejak aku kecil, aku tidak pernah melihat euteuk ahjussi menemui appa)”

“oppa…….rumahku kelewatan” lee hyo in membuyarkan lamunanku.

“nde?, owh mianhe…aku tadi sedang melamun. Jadinya kelewatan deh..mianhe sayang”

“ne…..tidak apa-apa. Ahjussi mau mampir?”

“nanti saja, ahjussi sedang ada urusan. Nanti kalau memang ahjussi kemalaman dan ketinggalan bis. Ahjussi akan mampir ke rumah”

“ne…..oppa salam untuk ajumma dan ahjussi ya.” Lee hyo in mencium pipiku dan keluar dari mobil.

“Dah….oppa….dah…ahjussi” lee hyo in melambaikan tangannya padaku dan euteuk ahjussi.

“ Dah…………..sayang”

“ salam untuk kedua orang tua mu ya?”

“ ne……………”kemudian aku pun menjalankan mobilku untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, aku melihat rumah sangat sepi.

“kemana eomma dan appa ya?, ahjussi tunggu dulu di sini ya?, aku mau mencari eomma dan appa di kamar”

“ne…” aku menemui appa dan eomma, namun ketika aku berada di luar kamar appa, pintunya tidak tertutup rapat, aku mendengar suara eomma sedang menangis, dan appa selalu mengatakan maaf. Sebenarnya apa yang sedang terjadi pada appa dan eomma. Aku menguping pembicaraan mereka di depan pintu.

“aku benci padamu lee sungmin, kamu jahat…….kenapa kamu tidak memikirkan perasaanku?”

“mianhe……jeongmal mianhe, aku memang salah”

“kamu seharusnya meminta maaf pada kyuhyun, Karena perbuatanmu itu, kyuhyun tidak mengetahui bahwa kita orangtua kandungnya, dan ia tidak tahu bahwa ia memiliki seorang saudara. Apa kamu berani mengatakannya pada kyuhyun tentang kebenaran ini, ha….h?”

Aku sangat terkejut, ketika eomma mengatakan bahwa kyuhyun adalah anak kandung mereka, aku bingung, kenapa eomma mengatakan hal seperti itu. Aku langsung masuk kekamar eomma tanpa mengetuk pintu, kedua orangtua ku terdiam ketika aku langsung masuk kekamar mereka. Aku melihat mata eomma basah karena menangis, sedangkan appa berlutut di di hadapan eomma. Dan aku pun langsung bertanya kepada appa dan eomma tentang hal yang kudengar barusan.

“ yang eomma katakan itu apa benar?, benarkah kyuhyun itu adalah dongsaeng ku?, dan perbuatan appa?, maksud eomma, appa telah melakukan sesuatu pada kyuhyun?, dan kenapa appa dan eomma tidak mengatakan padaku, bahwa aku memiliki seorang saudara?, kenapa? Kenapa kalian merahasiakan hal ini dari ku?” aku berteriak pada appa dan eomma, aku berteriak pada mereka karena mereka telah membohongiku selama ini, dan memisahkan ku dari dongsaeng ku sendiri.

“anakku…eomma juga baru mengetahui hal ini. Eomma tidak sengaja menemukan foto-foto dan buku ini di gudang belakang” eomma memberikan foto-foto dan buku itu padaku. Aku melihat semua foto itu, foto-foto itu adalah benar foto kyuhyun, kemudian aku membaca isi dari buku itu, aku menjatuhkan buku dan foto-foto itu setelah aku membaca isi dari buku itu, aku menghampiri appa dan memegang kerah baju appa ku.

“kenapa appa? kenapa?, kenapa appa tega melakukan ini pada kyuhyun?, kenapa merahasiakan masalah ini terlalu lama dari kami?, apakah appa tidak pernah memikirkan perasaan eomma dan aku. Apakah appa tahu bagaimana kyuhyun menjalani hidup nya selama ini dengan penuh hinaan dan ejekan dari orang yang melihatnya?, apakah appa tidak memikirkan hal itu?” aku berteriak pada appa ku.

“mianhe………mian, jeongmal mianhe…”

“apakah kata-kata maaf dari appa dapat menyelesaikan masalah ini?”

“kibum, lepaskan tanganmu dari appa mu. Appa mu memang bersalah atas kejadian ini, tapi tidak seharusnya kamu berteriak seperti itu pada appa mu”

“sekarang aku mengerti kenapa euteuk ahjussi kemari, pasti karena masalah ini” appa dan eomma terkejut.

“euteuk?, euteuk siapa kibum?” eomma bertanya padaku.

“appanya kyuhyun, ahjussi kemari karena ingin bertemu dengan appa dan eomma. Ahjussi ada di bawah sedang menunggu appa dan eomma”

“orang yang merawat kyuhyun selama ini?”

“nde…eomma.” Aku menarik tangan appa dan membawa appa kehadapan euteuk ahjussi. Euteuk ahjussi tiba-tiba menampar appa ku. aku dan eomma terkejut dengan tindakan ahjussi pada appa ku.

“apa yang kau lakukan pada suamiku ini?”

“ha…h, apa yang kulakukan pada suamimu ini?, apa kamu tidak tahu apa yang telah dilakukan suamimu ini pada kyuhyun sewaktu ia masih bayi?” wajah ahjussi sangat serius dan sangat marah pada appa.

“kami sudah mengetahuinya barusan dan kebenaran itu terungkap secara tidak sengaja” eomma menjelaskan pada ahjussi.

“ anda memang berhak manamparku seperti ini, aku memang bersalah karena perbuatanku 17 tahun yang lalu”

“jika anda bersalah, kenapa anda tidak mengaku pada kyuhyun bahwa anda adalah orangtua kandungnya. Kenapa jadi pengecut seperti ini?”

“aku takut jika kyuhyun menolakku. Dan karena keegoisanku aku melakukan perbuatan ini”

“ jika anda takut kyuhyun menolak anda, kenapa anda harus membuangnya?”

“a….a….ku”

“karena kamu malu memiliki anak seperti kyuhyun kan?”eomma menatap appa dengan tajam.

“ kenapa appa harus malu?, bukankah kyuhyun juga seperti kita?”

“apa kamu tidak mengetahui penderita down syndrome itu tidak memiliki umur yang lama seperti manusia normal pada umumnya?”

“m….mwo…maksud anda?” appa, eomma dan aku terkejut dengan yang di katakana ahjussi barusan.

“apa maksud anda mengatakan hal seperti itu?, anakku baik-baik saja kan?” eomma bertanya pada ahjussi.

“ 2 tahun yang lalu kyuhyun pernah pingsan, karena komplikasi kelainan jantung dan infeksi saluran pernapasan. Dan dokter mengatakan bahwa kemungkinan kyuhyun tidak bisa hidup sampai umur 20 tahun” yang ahjussi katakan pada kami, membuat aku, appa dan eomma shock. Eomma  hampir terjatuh mendengar yang dikatakan ahjussi barusan dan aku memegang tubuh eomma ku yang hampir terjatuh, sedangkan appa terduduk lemas di hadapan ahjussi.

“yang dikatakan ahjussi itu semua bohongkan?, kyuhyun tidak mungkin memiliki umur yang pendek. Ini semua gara-gara appa, jika appa tidak membuang kyuhyun waktu kecil dulu, tidak mungkin kyuhyun memiliki umur pendek seperti ini?” appa ku terduduk dan meneteskan air mata.

“sebaiknya kalian mengatakan hal ini pada kyuhyun. Meskipun aku sangat khawatir bagaimana sikapnya pada kalian dan pada kami yang telah membesarkannya jika mengetahui hal ini” aku tahu ahjussi sangat berat mengatakan hal ini pada eomma dan appa. dan aku juga tahu bagaimana perasaan mereka jika kyuhyun tinggal bersama kami kelak.

“ nde…kita harus mengatakannya. Kita harus memberi tahu pada kyuhyun bahwa kita adalah orang tua kandungnya. Aku tidak ingin terlambat untuk mengatakan hal ini pada kyuhyun, aku sangat ingin menemui kyuhyun suami ku. kita harus kesana sekarang. Aku mohon padamu?, hilangkan rasa ego mu itu suamiku?” eomma menghampiri appa dan memegang tangan appa.

“ne….istriku. kita kesana sekarang. Dan aku ingin minta maaf pada kyuhyun, aku ingin kyuhyun tinggal bersama kita. Tuan, mianhe…karena perbuatan saya, gomawo karena telah merawat dan membesarkan anak kami kyuhyun”

“gomawo appa…kajja kita temui kyuhyun sekarang” tidak berapa lama kemudian, ponsel euteuk ahjussi berbunyi. Euteuk ahjussi pun menjawabnya, namun ketika euteuk ahjussi menjawab panggilan itu ponsel yang di pegang euteuk ahjussi terjatuh, ahjussi terdiam sesaat.

“yobseyo……..”

“ahjussi kenapa?, kenapa ponsel ahjussi terjatuh?” aku pun mengambil ponsel itu dan memberikannya ada ahjussi.

“kyu………..kajja kita ke RS sekarang” aku, eomma dan appa terkejut.

“kenapa? Kyuhyun…kenapa?”

“jantungnya bermasalah lagi, dan istriku sudah membawanya ke RS di daerah busan, aku tahu tempatnya. kajja….”

“ne……..”aku, appa, eomma dan ahjussi pun ke RS menemui kyuhyun. Selama perjalanan eomma selalu menangis, sedangkan appa memeluk eomma dan aku dapat melihat appa sangat khawatir pada kyuhyun. Begitu juga dengan ahjussi. Hati ku sangat resah, aku berharap kyuhyun baik-baik saja.

TBC

Dongsaengku down syndrome part.8

Sungmin pov

Aku sangat menyesal atas apa yang telah ku lakukan pada kyuhyun. Aku sangat khawatir padanya, ini semua adalah salahku. Seandainya saja, aku dulu tidak melakukan hal ini pada kyuhyun, mungkin tidak seperti ini kejadiannya. Aku sangat ingin memeluknya, aku sangat ingin mengatakan padanya bahwa aku sangat menyayanginya. Dan aku sangat ingin kyuhyun memanggik ku appa. tapi aku sangat takut, apakah kyuhyun mau menerimaku sebagai appanya?, sesampainya di RS aku, euteuk, yui dan kibum menghampiri seorang wanita yang sedang menangis di depan ruang ICU. Euteuk berlari menghampiri istrinya.

“ sayang……..apa yang sebenarnya terjadi pada anak kita?”

“kyuhyun…………kyuhyun………..” wanita itu menangis terisak-isak di pelukan euteuk.

“apa yang terjadi dengan anakku, tolong katakan pada ku?” yui bertanya pada wanita itu.

“kyuhyun sesak nafas dan memegang dadanya, ketika sedang asik bermain game tadi. Kemudian aku ingin membawanya ke kamarnya tapi tiba-tiba kyuhyun langsung pingsan”

“suamiku…kyuhyun kita. Bagaimana jika kyuhyun pergi meninggalkan kita. Aku tidak ingin hal itu terjadi suamiku. Aku sangat ingin kyuhyun memanggilku eomma” yui menangis, aku tahu apa yang sedang dirasakannya saat ini.

“sebaiknya kita berdo’a untuk kesembuhan kyuhyun, appa,eomma?”

“nde…kibum. Yang dapat kita lakukan saat ini adalah berdo’a untuk kesembuhannya”

Euteuk sangat bijaksana, tidak seperti ku. di saat seperti ini, ia yang kelihatan paling tenang. Tidak berapa lama kemudian, dokterpun keluar daru ruangan ICU dan menemui kami.

“bagaimana keadaan anak saya dok?” aku bertanya pada dokter itu.

“sebenarnya keadaan anak anda saat ini cukup gawat. Karena kelainan jantung yang diderita down syndrome seperti anak anda, maka hal ini membuat keadaannya semakin memburuk” dokter itu menjelaskan keadaan kyuhyun pada kami. Aku sangat shock mendengarnya.

“tapi, apa kah anak saya bisa sembuh dok?”

“meskipun dilakukan dengan operasi sekalipun hal ini tidak akan merubah keadaan. Bahkan jika operasi di lakukan, maka keberhasilan operasi itu hanya 2 % saja.”

“jadi maksud dokter?” anakku kibum bertanya kepada dokter itu.

“kita serahkan saja pada yang Kuasa, semoga saja kyuhyun dapat melewati masa kritis ini” dokter meninggalkan kami, kami semua hanya menatap di luar jendela ruangan ICU. Kami semua hanya bisa menangis. 2 hari kyuhyun di rawat di RS. Kami semua selalu bergantian menjaga kyuhyun di RS. Hari ini aku, yui dan kibum menjenguk kyuhyun. Aku memegang tangannya.

“kyuhyun bangunlah, appa ingin memberitahu sesuatu padamu kyu. Ini appa, eomma dan hyung mu. Kami menyayangi mu kyu. Bangunlah kyu…appa sangat menyayangi mu. Mianhe…appa bersalah padamu kyu. Janganlah kamu hukum appa seperti ini. Appa mohon bangunlah, appa, eomma dan hyung mu sangat ingin melihat senyum mu kyu” tidak berapa lama kemudian, euteuk dan istrinya datang menjenguk kyuhyun. Mereka menghampiri kami.

“bagaimana? Apa ada perkembangan?” euteuk menanyakan kyuhyun pada kami.

“belum, masih seperti kemarin” tiba-tiba tangan kyuhyun bergerak, kyuhyun mulai sadar dan membuka matanya perlahan-lahan.

Kyuhyun pov

Aku tersadar dari koma, aku membuka mataku perlahan-lahan. Aku melihat appa, eomma dan kibum hyung. Namun aku tidak mengenal 2 orang yang ada di hadapan ku. siapa sebenarnya mereka?, dan kenapa ahjussi ini memegang tanganku?.

“a……p….pa. a…ku di..ma..na?”

“kamu ada di RS anakku.”

“me..re..ka…si…a…pa?” aku bertanya pada appa dan menatap kedua orang tua ini.

“kyu…anakku…eomma dan appa adalah orang tua yang membesarkanmu. Dan kedua orang ini mereka adalah kedua orang tua kandungmu. Mereka kemari karena mereka sangat menyayangimu. Dan eomma harap kamu dapat menerima mereka sebagai kedua orang tua kandung mu. Eomma dan appa pernah mengajarkan padamu kan untuk tidak pernah dendam pada orang yang melakukan kesalahan padamu?”

“nde…eomma dulu pernah mengatakannya padaku. Tapi kenapa aku baru melihat mereka. Kenapa mereka dulu tidak pernah menemui ku?”

“mianhe.kyu. ini semua salah appa…..”laki-laki yang mengaku sebagai appa ku itu menceritakan padaku kenapa ia membuangku. Sebenarnya aku sangat marah padanya, tapi aku melihat wajah seorang ibu, ya dia adalah ibu kandung ku. wajah itu sangat teduh, seperti eomma ku. wanita itu menangis. Sebenarnya aku tidak ingin memaafkan mereka. Namun hati kecilku menolaknya, aku tidak bisa marah pada mereka, dan aku tidak pernah dendam pada mereka.aku memegang kedua tangan mereka, dan mereka menatapku.

“aku memaafkan appa dan eomma, dan aku tidak marah pada kalian. Saranghe…hanya itu yang dapat ku katakana pada appa dan eomma.” Kedua orang tua kandung ku itu, memelukku. Aku sangat senang karena aku memiliki orang tua baru dan memilki seorang hyung. Sejak aku sadar, 4 hari kemudian aku di perbolehkan pulang dari RS. Sejak saat itu aku tinggal bersama kedua orangtua kandungku di seoul, aku sengaja meminta pada kedua orang tua baruku itu, untuk mengajak appa dan eomma untuk tetap tinggal bersama ku. karena aku tidak bisa pisah dari mereka. 2 tahun aku tinggal bersama kedua orang tua kandungku.hari-hari yang kulalui sangat bahagia bersama mereka semua. Kibum hyung selalu mengajakku berkeliling kota seoul bersama noona ku. aku menyayangi mereka semua.  Namun hari-hari bahagia itu semakin berkurang, karena kondisi jantungku dan infeksi pernapasan yang mengganggu kesehatanku. Aku kembali di rawat di RS, dan hanya oksigen yang membantuku bernapas, kedua orangtua kandungku, appa, eomma, kibum hyung dan lee hyo in noona berada di RS untuk menjengukku. Pendengaranku semakin berkurang akibat kelainan jantung ku ini, dan pandanganku juga semakin kabur. Aku sangat takut, aku takut jika aku pergi meninggalkan mereka semua dengan keadaan seperti ini. Kedua eomma ku selalu menangis melihat keadaanku yang seperti ini. Aku memandangi wajah mereka satu persatu, aku tahu saat ini, adalah saat terakhir aku melihat mereka. aku membuka alat yang membantuku bernapas, Aku memegang kedua tangan appa ku. aku menitikkan air mata, untuk kata-kata terakhirku pada mereka.

“ap…pa…eom..ma…h…yung…noo..na….sa..rang..he..o…a..a..ku..ta…hu…sa..at..i..ni..a..da..lah…sa..at..ter…ak….khir..a..ku…da…pat..me..li..hat..ka…li..an.., “

“jangan berkata seperti itu kyu…appa dan eomma, kami semua tidak ingin kamu berkata seperti itu.” Aku melihat mereka semua menangis.

“dongsaeng…jangan tinggalkan hyung seperti ini?, hyung tidak ingin kamu pergi meninggalkan hyung lagi..”

“mi…an…,a…ku..sa…ngat…i..ngin..se…la…lu..ber…sa…ma…ka…li…an, ta..pi…a…ku…ti…dak..bi..sa..,.mi..an..a..ku…se…la…lu…mem…bu…at…ka…li…an…se…dih..,.go…ma..wo..ap…pa…eom…ma…,h..yung…noo…na….sa…rang…he…a…ku…ti…dak…a…kan…per…nah…me…lu..pa..kan..ka…li…an…”aku semakin sulit untuk bernapas, untuk terakhir kalinya aku menatap mereka semua, aku menutup mataku dan aku menitikkan air mata terakhir untuk mereka.

Kibum pov

Dongsaeng ku pergi meninggalkan kami semua, terakhir kalinya aku melihat wajahnya, ia pergi meninggalkan kami selama-lamanya dengan sebuah senyuman. Senyuman yang tidak akan pernah aku lupakan. Eomma, appa, ahjussi, ajumma dan lee hyo in menangis dengan kepergian kyuhyun.

“kyu…..bangun anakku…jangan tinggalkan eomma seperti ini…kami semua sangat menyayangimu kyu…anakku bangunlah…” eomma mengguncang-guncangkan tubuh kyuhyun yang dingin. Appa memeluk eomma, kami semua sangat sedih dengan kepergian kyuhyun. Sejak kyuhyun pergi meninggalkan kami, appa dan eomma membuka sebuah yayasan untuk anak-anak penderita down syndrome. Appa dan eomma sengaja membuka yayasan itu untuk mengenang dongsaeng ku kyuhyun. Ahjussi dan ajumma yang mengurus yayasan itu. Hari ini aku, lee hyo in, appa, eomma ajumma dan ahjussi mengunjungi makam kyuhyun.

“annyeong kyu…dongsaengku tersayang. Hari ini kami kembali mengunjungi mu, bagaimana kabarmu di sana kyu. Apa kamu dapat melihat kami. Apa kamu tahu kyu, kami sangat merindukanmu dongsaeng. Saranghe….sarangheo…”aku tidak kuasa menahan air mataku yang terjatuh, lee hyo in memelukku.

“oppa…aku yakin kyuhyun juga sangat merindukan kita semua. Dan aku yakin kyuhyun melihat kita di atas sana. Hapuslah air mata oppa. Karena yang ku tahu kyuhyun sangat tidak senang melihat orang yang disayanginya sedih karenanya.” Yang di katakan lee hyo in padaku benar, kyuhyun sangat tidak senang jika melihat orang-orang yang disayanginya bersedih. Aku menghapus air mataku, aku menatap kearah langit, aku melihat awan putih yang seperti berbentuk wajah dongsaeng ku itu, seperti wajah kyuhyun yang sedang tersenyum pada kami semua.

“sarangheo……..dongsaeng” aku tersenyum sambil menatap ke arah langit. Ya itulah kyuhyun dongsaeng ku yang menderita down syndrome, yang selama hidupnya sangat memberikan banyak pelajaran kepada kami, yang begitu tegarnya ia menghadapi hidupnya dari hinaan orang lain.

~THE END~

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About chohyunrafanfiction

hay...q ruly aku suka menulis dan semua tulisanku q share di blog pribadiku ini

Posted on Agustus 18, 2011, in brotherships, family, korea and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: