“ In my dream” part.1-END


“ In my dream” part.1

Song “ in my dream “ (suju K.R.Y.S.D)

Cast : cho kyuhyun

Han riechul

Member suju

 

Annyeong ….aku adalah anggota dari superjunior . namaku adalah cho kyuhyun. Aku memiliki seorang gadis idaman yang sejak aku masih duduk di kindergarten. Aku sudah mencintainya hingga sekarang. Yah…kebanyakan orang-orang bilang itu hanyalah sekedar cinta monyet. Namun tidak bagi ku. gadis itu sangat manis. Sewaktu aku masih TK, aku dan gadis itu memiliki sebuah perjanjian, bahwa jika kami sudah dewasa nanti kami harus menikah. Aku membuat sepasang cincin dari rumput ketika kami berdua bermain di belakang sekolah. Aku memasangkan cincin itu di jarinya dan dia pun memasangkan cincin itu di jariku.  Kami berdua tertawa bersama. Namun ketika perpisahan sekolah usai, gadis itu pun pergi meninggalkanku.

“ kyu……jaga dirimu ya….., aku janji akan kembali untukmu” rie berteriak dari jendela mobilnya.

“ne…….aku akan menunggu mu. Jangan lupakan aku ya…….” Aku berlari sambil berteriak kepadanya.

“ ne………bye………” mobil yang ditumpangi rie pun menghilang dari hadapanku. Sejak saat itu hingga sekarang aku tidak pernah mendengar kabarnya lagi. Ntah ia telah melupakanku atau tidak, aku tidak tahu. Tapi yang aku tahu hingga saat ini cincin itu masih ku simpan. Dan hingga sekarang pun aku masih mencintainya. Di dalam kamarku aku menatap cincin dari rumput itu yang ku simpan di dalam kotak kecil.

“ rie…bogoshipo….dimana kamu sekarang?, apakah kamu masih mengingatku?” batinku sambil menatap cincin itu.

Tiba-tiba sungmin hyung dan siwon hyung menghampiriku di dalam kamar.

“kyu…masih ingat pada cinta masa kecilmu ya?” Tanya sungmin hyung

“ ah…hyung mengagetkanku saja”

“ kamu benar-benar mencintai teman kecilmu itu kyu?” Tanya siwon hyung dengan wajah serius

“nde…hyung. Sudah 18 tahun aku tidak bertemu dengannya. Ntah di mana ia sekarang” jawabku sambil menutup kembali kotak kecil itu.

“ salut aku padamu kyu….cintamu benar-benar sejati” seru siwon hyung sambil mengacungkan jempolnya padaku

“ ah hyung bisa aja”

“aku yakin, suatu hari nanti kamu akan bertemu dengan cinta mu lagi” seru sungmin hyung sambil merangkulku.

“gomawo hyung……”

“ o iya…besok kita ada show di pulau jeju.” Seru siwon hyung

“pulau jeju?”

“nde. Wae?” Tanya sungmin hyung

“hyung…besok sebelum show aku ingin mampir ke TK ku ya. Bolehkan ? sebentar saja” pintaku

“ Tanya eeteuk hyung dulu ya?”

“ne…” jawabku sambil cemberut

“ yaaaaaaaa, kamu itu jelek sekali kalau cemberut. Arra……” seru siwon hyung mengacak-acak rambutku.

“aish…hyung…..”

“ makanya jangan cemberut gitu. Arra……..” seru sungmin hyung

“ne….” seruku sambil tersenyum

“ gitu donk.” Seru siwon hyung

Dari arah luar kamarku, terdengar suara eeteuk hyung memanggil kami semua. Dan kami pun langsung menghampiri euteuk hyung.

“ ada apa hyung?” Tanya yesung hyung

“ besok kan kita akan mengadakan show di pulau jeju. Nah apa kalian semua sudah mempersiapkan semua keperluan kalian?”

“ maksud hyung?” Tanya kangin hyung

“ selain show di pulau jeju, kita juga akan liburan di sana selama 10 hari” seru euteuk hyung pada kami semua

“ mwo….liburan? yee………….”  Seru shindong hyung

“ wah…sudah lama sekali kita tidak liburan ya…” seru hangeng hyung

“ nde…, wah kyu….sepertinya kamu akan mengenang cinta masa kecilmu di sana” ledek hechul hyung.

Wajahkupun memerah karena malu.

“  eh…lihat magnae kita malu” seru eeteuk hyung

“ nde…” jawab mereka serentak

“ aish…….hyung. lagian belum tentu juga aku bisa bertemu dengan  rie. Aku tidak tahu wajahnya sekarang. Karena sudah lama sekali kami tidak bertemu. Dan lagian aku juga tidak tahu, apa ia sudah kembali ke korea atau masih di jepang, dan ia masih ingat padaku atau tidak” jawabku sambil tertunduk lesu

“ kyu…kami semua yakin. Kamu pasti akan bertemu kembali dengan cinta masa kecilmu itu” seru donghae hyung sambil memukul pundakku pelan.

“ gomawo hyung. Kalian semua memang hyung2 terbaik bagiku”

“ tentu donk…” sahut shindong hyung dan eunhyuk hyung berbarengan

“ o iya, tadi wookie dan hangeng sudah memasak untuk kita semua. Kajja kita makan” seru euteuk hyung

“ ne…hyung” seru kami serentak

Kami pun makan bersama, tertawa dan bercanda bersama. Setelah selesai makan, kami pun kembali ke kamar kami masing-masing. Dan hari ini aku sengaja untuk tidur awal sekali, hingga sungmin hyung pun heran padaku.

“ yaaaaa, kyunnie…tumben sekali kamu tidurnya awal. Biasanya kan kamu menghabiskan waktumu di depan laptop dan memainkan game starcraft mu itu?” Tanya sungmin hyung

“ aku lagi malas hyung. Besok kan kita ke pulau jeju. Jadi malam ini aku ingin tidur awal hyung” sahutku sambil menutup mataku dengan penutup mata.

“ ne…arasso..kyu. kajja… tidurlah. Semoga mimpi indah kyu…” seru sungmin hyung

“ gomawo hyung….”

Aku pun terlelap. Aku pun bermimpi, di dalam mimpi ku. rie tersenyum manis padaku, namun wajahnya tidak jelas di dalam mimpi ku. dan ia hanya berkata….

“ bogoshipo kyu. Aku tidak pernah melupakanmu. Saranghae…….”

“ rie….”

Akupun terbangun dari tidurku, aku membuka penutup mataku dan memandang jam dinding.

“ baru jam 03.15 am, ah…untung saja sungmin hyung tidak terbangun. Aku tidak bisa tidur lagi, sebaiknya aku keteras saja” batinku

Kemudian aku pun membuka pintu dan menuju teras di depan kamarku. Aku memandang kearah langit. Aku melihat bintang-bintang sangat indah sekali, berkelap-kelip. Kemudian ada satu bintang jatuh. Dan akupun membuat permohonan.

“ aku berharap bisa bertemu dengan rie, dan ia pun masih  mencintaiku seperti aku mencintainya”

~Di tempat lain~

Aku memandang kearah langit dan menatap bintang di langit, ketika ada satu bintang jatuh, aku pun membuat permohonan.

“ kyu…aku ingin sekali bertemu denganmu. Saranghae…, aku berharap kamu pun masih mencintaiku seperti aku mencintaimu hingga sekarang ini. bogoshipo…..kyu” batinku sambil menggenggam cincin dari rumput  kering  yang kyuhyun  berikan padaku.

TBC

 

“ In my dream” part.2

Song “ in my dream “ (suju K.R.Y.S.D)

Cast : cho kyuhyun

Han riechul

Member suju

Annyeong…ni author datang lagi….dalam acara………*lho kok acara sih?” seru reader

*oh…mianhe…q salah, maksudnya kembali lagi dalam lanjutan ff ini” seru author

Happy reading

***sebelumnya***

~Di tempat lain~

Aku memandang kearah langit dan menatap bintang di langit, ketika ada satu bintang jatuh, aku pun membuat permohonan.

“ kyu…aku ingin sekali bertemu denganmu. Saranghae…, aku berharap kamu pun masih mencintaiku seperti aku mencintaimu hingga sekarang ini. bogoshipo…..kyu” batinku sambil menggenggam cincin dari rumput  kering  yang kyuhyun  berikan padaku.

***selanjutnya***

Kyuhyun pov

Aku yang tidak bisa tidur semalam, aku pun pagi-pagi sekali sudah pergi dari dorm. Aku meninggalkan sebuah surat untuk member suju yang lainnya. Aku pergi dengan menggunakan taksi, setelah itu aku pun pergi menggunakan bus pagi. Aku mengenakan topi dan menutup wajahku dengan slayer hingga hanya mataku saja yang terlihat, dan aku menyelimuti tubuhku dengan jaket hitamku. Di dalam bus, aku mengeluarkan kotak kecil  berisikan cincin itu. Aku membukanya dan menatapnya.

“ bogoshipo…..rie…” bisikku dalam hati.

Aku tersenyum sendiri melihat cincin itu. Kemudian aku pun memasukkan kembali kotak itu di dalam ranselku. Aku menatap kearah luar jendela.  aku sangat merindukan pemandangan seperti ini.

“ hm……….sudah sangat lama aku merindukan pemandangan seperti ini. jeju………..tunggulah aku. Aku sudah tidak sabar ingin mengunjungi TK ku itu. Kira-kira apa yang sudah berubah dari TK itu ya???” tanyaku dalam hati.

Aku mulai mengantuk. Aku pun mengeluarkan ipod hitamku dan memasangkan headset ke telinga ku. aku memutar lagu terbaru kami “ In My Dream” yah…lagu ini adalah lagu favoritku. Aku pun mulai terlelap. Sekitar 2 jam aku terlelap aku pun terbangun, aku mengucek-ucek mataku. Aku manatap kearah luar jendela.

“ hm……..10 menit lagi sampai” batinku sambil menatap kearah jam tanganku.

10 menit kemudian. Aku pun sampai di terminal bus. Aku  menurunkan topi ku hingga ke mataku sedikit agar tidak ketahuan oleh fans yang lain. aku pergi ke TK ku menggunakan taksi.. sesampainya di TK ku, aku menatap sekolah ku itu dengan sangat kagum. TK ku sudah benar-benar berubah, sekarang sekolah ku itu bangunannya sudah berubah. Aku pun masuk ke dalam sekolah ku itu. Aku melihat sekeliling ruangan. Ketika aku sedang melihat-lihat, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundakku. Aku menoleh ke arahnya.

“ apa ada yang bisa saya bantu” seru seorang wanita yang umurnya kalau di perhatikan sekitar 30an ke atas.

“ a…aniyo” sahutku sambil membuka slayer penutup wajahku

“ mian kalau sudah mengganggu aktivitas belajar di sekolah ini” sahutku sambil membungkukkan badan padanya.

“ gwencanayo…” sahutnya

“ kamsahamnida…” sahutku

“ kalau ada yang ingin di tanyakan, saya bisa membantu anda “ pintanya

“ nde???” tanyaku

“ ye…” jawabnya

“ owh…gomapta” sahutku

“ saya ingin melihat data siswa dan siswi sekitar 18 tahun yang lalu. Apa anda masih menyimpannya?” tanyaku pada wanita itu.

“ owh…kalau begitu, anda bisa ikut keruangan saya” serunya padaku, aku pun mengikuti wanita itu keruangannya. Sesampainya di ruangan wanita itu, ia pun meminta kepada salah satu stafnya untuk mencarikan data siswa 18 tahun yang lalu. Sambil menunggu, wanita itu pun banyak bertanya padaku.

“ apa anda salah satu alumni siswa di sekolah ini?” tanyanya padaku

“nde…..” sahutku

“ nama anda siapa?” tanyanya lagi

“ saya cho kyuhyun” jawabku

“ owh…kenapa anda ingin melihat data siswa 18 th yang lalu?” tanyanya lagi

“ saya hanya ingin mencari sahabat kecil saya” sahutku pada nya

“ apa anda kepala sekolah di TK ini” tanyaku padanya

“nde…”sahutnya

“ mian kalau saya merepotkan anda” seruku

“ gwencana” sahutnya kembali. Tidak berapa lama kemudian staf itu pun memberikan kepada kepala sekolah itu data yang ku cari, kemudian data itu di berikan padaku.

“ ini data yang anda cari” sahutnya

“ nde…” seruku sambil membuka data-data itu. Aku melihat satu persatu wajah siswi di data itu. Aku mencari namanya

“ han……..rie……., owh ini dia” bisikku dalam hati.

“ bolehkan saya meminta foto siswi ini?” tanyaku

“ ne…” serunya sambil tersenyum padaku

“ gomapta…” seruku

~di dorm suju~

Sungmin pov

Ketika aku terbangun aku tidak melihat kyuhyun. Kasurnya sangat rapi. Namun aku melihat sebuah surat di atas kasurnya. Aku pun membuka surat itu dan membacanya.

“ annyeong hyung……mianheyo…aku pergi tanpa pamit pada kalian. Aku ingin mengunjungi sekolah ku dulu. nanti kalau kalian sudah sampai di jeju. Jemput aku di TK ku ya. Ini alamatnya……………..” aku hanya tersenyum membaca surat itu. Aku pun pergi mandi, setelah itu aku berpakaian rapi. Aku menghampiri member yang sudah siap. Mereka heran karena tidak melihat kyuhyun.

“ kyuhyun di mana?” Tanya eeteuk hyung padaku

“ nih hyung…kalian baca aja” seruku sambil memberikan surat yang ditinggalkan kyuhyun di atas kasurnya.

“ memang magnae kita satu itu. Sepertinya dia benar-benar mencintai gadis itu” seru siwon pada kami semua

“ nde…, magnae kita itu keren juga, bisa mempertahankan hatinya untuk gadis yang di cintainya. Padahal kan sudah 18 tahun. Tapi kyuhyun masih mencintainya “ seru shindong

“ ho oh…ku salut sama dongsaeng kita itu” sahut eunhyuk

“ kalian semua benar. Aku juga salut padanya. …tapi kita semua jangan berdiam di sini terus. Apa kalian tahu ini sudah jam berapa?” seru eeteuk hyung pada kami semua.

“ne…kami tahu hyung” seru kami serempak

“ kajja…..kita berangkat sekarang” serunya lagi pada kami

“ ne……” seru kami. Kemudian kami pun membawa semua barang-barang kami, dan pergi menuju pulau jeju.

Kyuhyun pov

“ apa saya boleh melihat-lihat ruangan kelas di TK ini songsaengnim?” tanyaku pada wanita itu

“ne…silahkan saja” serunya

“ gomapta…” sahutku sambil beranjak dari duduk dan membungkukkan tubuhku padanya.

“ cheonmaneyo…” sahutnya padaku

Kemudian aku pun keluar dari ruangan itu. Aku melihat ruangan kelas, ruangan yang kini sudah banyak berubah. Aku menyusuri ruangan itu satu persatu, meskipun aku hanya melihat dari luar saja. Namun langkahku terhenti, karena aku mendengar sebuah lantunan melodi dari sebuah piano yang di lantunkan seseorang. Aku menuju kearah suara piano tersebut. Aku terpaku di depan ruangan itu. Gadis itu sangat mahir memainkan piano itu. Anak-anak kecil di ruangan itupun menyanyi bersama guru yang satunya lagi. Gadis yang memainkan piano itu tersenyum pada anak-anak itu, aku terpesona dengan senyumanya. Menurutku dia gadis yang cukup manis, hanya saja gadis itu duduk di kursi roda. Ntah kenapa ia seperti itu. Aku berpikir mungkin ia seperti itu karena pernah terjadi kecelakaan padanya. Namun ketika aku memperhatikannya dari luar, gadis itu pun menatapku sambil tersenyum padaku. Aku terkejut, dan akupun membalas senyumannya dengan senyumanku. Setelah itu pun aku pergi dari ruangan itu. Aku pergi ke taman  belakang sekolahku itu. Aku menatap di sekitar taman itu. Aku tersenyum sendiri, ternyata……..

“ternyata taman ini tidak berubah…rasanya senang sekali” seruku sambil duduk di taman itu. Aku mengeluarkan ipod ku dan mendengarkan music mp3 dari ipod ku itu. Aku memejamkan mataku sambil menikmati lagu itu, dan bernyanyi sendiri di taman itu

Uriga mannage doen narul chugboghanun i bamun
hanuren dari pyoigo byoldurun misojijyo
gudeui misoga jiwojiji anhgil bareyo
onjena hengboghan nalduri gyesog doegil bilmyo

Honja jisenun bamun na gudega jakku to olla
gudeyege jonhwarul goro tujongul burinda hedo
sashil naui maumun guronge anirangol
algoinayo da algodo morunche hanun gongayo

………………………………

Sudah hampir 2 jam lamanya aku berada di taman itu, Namun ketika aku selesai menyanyi aku pun membuka mataku, aku sangat terkejut dengan apa yang kulihat di depanku.

“ ommo………” seruku terkejut

TBC

Apa yang sebenarnya membuat kyuhyun terkejut?

Apakah kyuhyun akan bertemu dengan cinta masa kecilnya dulu?

Tunggu di part. Berikutnya yo…

“ In my dream” part.3

Song “ in my dream “ (suju K.R.Y)

Cast : cho kyuhyun

Han riechul

Member suju

***sebelumnya***

Sudah hampir 2 jam lamanya aku berada di taman itu, Namun ketika aku selesai menyanyi aku pun membuka mataku, aku sangat terkejut dengan apa yang kulihat di depanku.

“ ommo………” seruku terkejut

*** selanjutnya ***

“ ka…kalian….?” Ucapku pada ke 5 anak-anak TK itu, yang jika di lihat mereka seperti berumur 3 th. Mereka menatapku, dan aku tersenyum pada mereka ketika melihat wajah polos ke-5 anak itu.

“ ajucci…cualana badus” ucap seorang anak yeoja itu padaku

“…” aku tersenyum pada mereka

“ iya….cuala ajucci badus, nani  ladi ya…” ucap yeoja kecil yang manis itu padaku

“mm…….., boleh…tapi ada syaratnya. Ajussi ingin tahu nama kalian semua” ucapku pada mereka sambil berjongkok di hadapan mereka dan tersenyum pada mereka.

“ atu…yoo in, ini…en je, peya, yoo dun,  cama onu” ucap yeo ja kecil itu yang membuat ku tersenyum pada mereka.

Mereka semua mengingatkanku ketika aku kecil dulu.

“ ne…ajussi akan menyanyi untuk kalian.” Ucapku pada mereka sambil mengelus-elus kepala mereka.

“ aciiiiiiiiiiiiiiik………” ucap mereka kegirangan.

Aku pun berdiri dan menyanyikan lagu ini untuk mereka sambil melakukan gerakan yang aku masih sangat ingat ketika sewaktu aku di TK ini, aku dan han rie sering menyanyi bersama sambil menari bersama.

Onsemariga

Hachiebeiseo

Appa geum,

Eomma geum

Aeggi geom.

Appa geomu tungtunge

Eomma geomu naeshinae

Aeggi geomu nomu kiyowo

Ussu-ussu chaeraenta

“ holeeeeeeeeee………, ajucci keyen…” ucap namja bernama onu itu.

Aku sangat senang sekali hari ini, ketika bertemu dengan ke-5 anak itu. aku bermain bersama mereka, mereka menaiki punggungku seolah-olah aku adalah kuda-kudaan dan aku bermain kejar-kejaran bersama anak-anak itu. aku tertawa bersama mereka, aku benar-benar menikmati ketika melihat mereka tertawa bersamaku. Tidak berapa lama kemudian, guru mereka pun berteriak memanggil nama mereka dan menghampiri anak-anak itu.

“hyo in……..veya….yoo gun….onew….eun jae…ternyata kalian ada di sini” ucap songsaengnim anak-anak itu

“ bu gulu…” ucap veya pada songsaengnimnya itu.

“ mianhe…kalau murid-murid saya ini, telah mengganggu anda” ucapnya padaku.

“ gwencana…aku tidak merasa terganggu. Justru aku malah senang sekali bermain bersama mereka.” sahutku pada songsangnim mereka itu.

“ owh….nah anak-anak kajja…kita kembali ke kelas, sebentar lagi kita akan pulang” ucap songsaengnim itu pada ke-5 anak itu.

“ ajucci…nanti main ke cini ladi ya…” ucap yeoja kecil bernama hyo in itu.

“ ne…kalau ajussi sempat, ajussi kemari lagi” sahutku lembut pada mereka sambil tersenyum.

Kemudian ke-5 anak itu dan songsaengnim mereka pun pergi meninggalkanku yang masih berada di taman belakang sekolah ini sendirian. Aku menatap kearah jam tanganku.

“ sudah jam 10.05, sebentar lagi pasti sungmin hyung datang menjemputku, sebaiknya aku menunggu di luar saja” bisikku dalam hati sambil meninggalkan taman itu.

Namun ketika aku hendak meninggalkan taman itu, aku melihat gadis yang duduk di kursi roda itu. aku melihatnya sedang menatap kearah dua ayunan yang sudah tua, yang berada di depannya itu. ya…itu adalah ayunan yang dulu aku dan han rie sering bermain bersama. Aku pun menghampri gadis itu. dan menyapanya.

“ annyeong….” Sapaku, yang membuatnya menoleh kepadaku.

Wajahnya sangat manis, dan ia pun tersenyum padaku.

“ permainan piano mu tadi sangat indah” ucapku padanya, namun ia tidak menjawabku. Dan ia hanya tersenyum padaku.
“…”

“ apa kamu sudah lama bekerja di TK ini?” tanyaku padanya.

“…” ia hanya terdiam, kemudian ia pun mengeluarkan note kecil dan pulpen dari sakunya, dan ia menuliskan sesuatu padaku.

“ annyeong….mian..aku bisu. Jadi aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu secara langsung” ia memperlihatkan note itu padaku.

“owh…mianhe…aku tidak tahu” ucapku padanya

Ia pun menulis kembali di note itu, dan memperlihatkannya padaku.

“ aku sudah cukup lama di TK ini, dan aku hanya memainkan piano ketika anak-anak sedang menyanyi”

“ owh….” Sahutku, kemudian ia pun menulis kembali di note nya itu.

“ kenapa kamu berada di TK ini?” pertanyaan yang ia perlihatkan padaku.

“ aku kemari…………, karena aku sangat merindukan kenanganku di TK ini” ucapku padanya sambil menatap kearah ayunan yang berada di depanku itu.

“ apa kamu tahu?, di ayunan itu, aku sering bermain bersamanya. Ia dulu sangat suka menjahiliku. Sampai sekarangpun aku masih ingat dengan senyum dan tawa candanya dulu. meskipun sudah 18 tahun aku tidak bertemu dengannya, namun aku masih menunggunya. Aku sangat ingin bertemu dengannya dan aku masih sangat mencintainya”  ucapku padanya, yang ntah kenapa kata-kataku itu membuatnya menangis.

“ kamu kenapa?” tanyaku padanya

“ kenapa kamu menangis?, apa kata-kataku ada yang salah?” tanyaku lagi padanya yang sangat bingung kenapa ia menangis.

Ia menghapus air matanya, dan ia menulis kembali di notenya. Lalu memperlihatkannya padaku.

“ ani…, gwencana….”

“ lalu kenapa kamu menangis?” tanyaku lagi padanya

Ia menulis kembali di notenya, namun belum sempat ia memperlihatkan notenya itu padaku. Tiba-tiba sungmin hyung, kangin hyung dan kepala sekolah itu menghampiriku.

“ kyuhyun~ah….kajja…teukie hyung dan yang lainnya sudah menunggumu” ucap sungmin hyung padaku

“ kamu ini, pergi ngilang aja pagi-pagi. Bikin kami khawatir saja” ucap kangin hyung padaku

“ mianheyo…hyung. ne…, owh mianhe…aku pergi dulu. kalau sempat aku kemari lagi ya. Senang berkenalan denganmu” ucapku pada gadis yang tidak ku ketahui namanya itu.

“ songsaengnim gumawo…sudah mengizinkanku bermain-main di TK ini” ucapku pada kepala sekolah itu.

“ ne…cheonmaneyo.” Sahutnya padaku

Kemudian aku dan kedua hyungku itupun pergi dari TK itu dan kepala sekolah itu mengantar kami , sebelum aku pergi aku menoleh kearah gadis itu dan lagi-lagi ia menangis. Aku masih penasaran kenapa gadis itu menangis?, apa ada yang salah denganku?

Han rie pov

Aku menangis dengan yang dikatakannya padaku. Aku sudah tahu, bahwa dia adalah cinta pertamaku waktu kecil dulu, dan ketika aku mendengar kedua temannya itu memanggil namanya. Aku tidak kuasa menahan air mataku. Ia adalah cho kyuhyun. Ia adalah seseorang yang selalu ada di hatiku, hingga sekarang aku masih sangat mencintainya. Aku melihatnya pergi dan menghilang dari hadapanku. Sebenarnya aku ingin memperlihatkan kata-kata yang ku tulis di note ku ini kepadanya. Dan aku ingin memberitahukan padanya apa yang kutulis ini.  Aku tertunduk kembali dan menatap kearah note yang ku tulis tadi. Aku tidak kuasa menahan air mataku. Dan kemudian aku memegang noteku itu dengan kedua tanganku dan menaruhnya di depan dadaku. Aku menangis dan menangis.

“saranghae…kyuhyun~ah….sarangheo…..” bisikku dalam hati sambil menangis.

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

“ In my dream” part.4

***sebelumnya***

Aku tidak kuasa menahan air mataku. Dan kemudian aku memegang noteku itu dengan kedua tanganku dan menaruhnya di depan dadaku. Aku menangis dan menangis.

“saranghae…kyuhyun~ah….sarangheo…..” bisikku dalam hati sambil menangis

*** selanjutnya***

Aku menangis di taman belakang sekolah itu. aku mengeluarkan kalung yang ku kenakan. yang di dalamnya melingkar cincin yang di berikan kyuhyun sewaktu kami TK dulu. aku memegang kuat kalung itu dan akupun mencium kalungku itu. saat sekolah telah usai. Akupun kembali kerumahku yang jaraknya dari sekolah itu, hanya berbeda 3 rumah saja. Aku tinggal di rumah itu bersama ajumma ku. ajumma hanya tinggal sendiri, karena ajumma sudah bercerai dengan suaminya. Dan ajummaku tidak memiliki seorang anak, sehingga ia pun sangat menyayangiku. Sesampainya aku di rumah ajumma menyambutku dan mengajakku untuk makan bersama. Ajumma menggunakan bahasa isyarat jika berbicara padaku begitu juga aku. Ajumma yang melihat mataku sembab seperti habis menangi iapun bertanya padaku.

“ han rie…waeyo?, apa ada yang menyakiti hatimu?”

“ …” aku menggeleng-gelengkan kepalaku

“ lalu kenapa kamu seperti habis menangis?”

“ gwencana….aku benar-benar tidak apa-apa” jawabku dengan menggunakan bahasa isyarat.

“ ya sudah kalau kamu tidak ingin memberitahukan ajumma mu ini” sahut ajumma padaku. dan aku hanya tersenyum.

“ mianhe…ajumma” bisikku dalam hati.

Setelah selesai makan. Aku kembali ke dalam kamarku. Aku membuka laci mejaku, dan aku mengambil sebuah photo, yang di dalam photo itu terdapat photo ku bersama kyuhyun. Photo itu di ambil sewaktu selesai perpisahan. Dan aku masih menyimpannya hingga sekarang ini.  aku menatap photo itu.

“ kyu……saranghae” bisikku dalam hati

~malam harinya~

Saat aku menonton sebuah acara di chanel KBS, aku melihat kyuyun di sana. Dia bernyanyi bersama kedua orang tadi. Aku menatapnya di layar televisi dengan penuh kekaguman. Suaranya sangat indah sama seperti dulu sewaktu kami masih di TK. Ia juga sering bernyanyi di depan kelas.  Saat ia menyanyikan sebuah lagu yang berjudul “In My Dream” , ntah kenapa lagi-lagi aku menangis. Dan ketika ia selesai menyanyi, ia mengatakan pada semua fans nya kalau lagu itu di tujukan untuk seseorang yang sangat ia cintai.

“ lagu tadi adalah lagu yang kunyanyikan untuk seseorang yang sangat ku cintai hingga saat ini. aku tidak tahu ia ada di mana sekarang. Yang hanya ku tahu, aku sangat mencintainya dan merindukannya. Ku harap ia mendengar apa yang kukatakan barusan ini. saranghae…………han rie…” ucapnya pada semua orang yang ada di situ.

Saat aku mendengar perkataannya itu, benar-benar membuatku sedih. Karena sekarang aku tahu kalau ia juga sangat mencintaiku. Tapi…….seandainya ia tahu kalau ia telah bertemu denganku tadi dengan keadaanku yang cacat seperti ini, apa ia masih mencintaiku?. Aku yang mengetahui bahwa ia seorang penyanyi terkenal, akupun mengurungkan niatku untuk memberitahukan identitasku yang sebenarnya.

Kyuhyun pov

Setelah selesai mengadakan konser tadi, aku dan semua hyungku pun kembali ke hotel tempat kami menginap sekarang. Setelah selesai mandi, kami semuapun makan bersama di restaurant bersama kru manajemen yang lain. saat mereka semua makan sambil tertawa dan bercanda bersama, aku hanya diam saja. Aku berpikir apa han rie menonton acara tadi dan mendengar apa yang ku katakan tadi di depan semua orang. Saat aku makan, aku melihat dua orang anak kecil namja dan yeoja yang sedang bergandengan tangan. Mereka berdua tertawa bersama. Namja kecil itu mencium pipi yeoja kecil itu. dan namja kecil itu berkata pada yeoja kecil itu. yang perkataannya mengingatkaanku kembali pada 18 th yang lalu.

“ kalau kita sudah besal nanti, kita nikah ya?, sepelti appa dan eommaku” ucap namja kecil itu pada yeoja kecil itu

“ ne…aku mau” sahut yeoja kecil itu.

Aku tersenyum ketika mendengar perkataan mereka itu, tapi aku juga jadi sedih. Karena hingga sekarang aku masih menyimpan hatiku ini untuk han rie gadis yang kucintai itu. saat aku mengingat senyumnya dulu, air mataku tiba-tiba mengalir dipipiku. Dan akupun dengan segera menghapusnya agar yang lain tidak melihatku menangis. Namun gagal ternyata mereka semua sedari tadi memperhatikanku ketika aku menangis dan melihat kedua anak kecil tadi. Siwon hyung yang duduk di sebelahku, iapun merangkulku.

“ sudahlah kyu…kami tahu kamu masih mengingat gadis itu” ucap siwon hyung padaku

“ kalau kamu sedih seperti itu, wajahmu jadi jelek” ucap shindong hyung bercanda

“ nde…magnae kami nanti kelihatan seperti kakek-kakek kalau menangis seperti itu” ucap eunhyuk hyung yang juga ikut-ikutan bercanda.

Aku tahu mereka berusaha menghiburku dengan candaan mereka. akupun tersenyum karena candaan mereka itu.

“ nah gitu dong…kan kami jadi senang melihatnya kalau kamu tersenyum seperti itu” ucap teukie hyung sambil tersenyum padaku.

“ gumawo hyung….” sahutku

Aku tahu mereka semua sayang padaku dan mereka tidak mau melihatku terus-terusan bersedih seperti ini. meskipun aku tersenyum di hadapan mereka, namun tidak dengan hatiku. Hatiku masih merasa sedih, karena han rie. Tiba-tiba saja aku teringat pada gadis yang ku temui di TK itu. aku sangat penasaran, kenapa ia bisa menangis seperti itu?, apa aku telah berkata salah padanya hingga membuat ia menangis seperti itu?, akupun memutuskan besok aku harus ke TK itu lagi.  Dan menemui gadis itu, ada yang ingin ku tanyakan padanya. Dan gadis itu juga mengingatkanku pada han rie. Meskipun aku baru mengenalnya tadi pagi, tapi aku merasa aku sudah sangat lama mengenalnya. Aku bingung dengan perasaanku saat ini. perasaanku saat dekat dengan gadis itu, sama seperti waktu aku bersama dengan han rie.

TBC

Mian kalau ff ini pendek banget, coz ku terfokus pada ff hwaiting dongsaeng saranghae. Mudah2an besok ku bisa lanjutkan ff yang lain juga ya….

Jangan lupa coment + likenya yo…khamsahamnida sudah mau baca ff ku ini.

 

“ In my dream” part.5

~~~~~~sebelumnya~~~~~~~

Meskipun aku baru mengenalnya tadi pagi, tapi aku merasa aku sudah sangat lama mengenalnya. Aku bingung dengan perasaanku saat ini. perasaanku saat dekat dengan gadis itu, sama seperti waktu aku bersama dengan han rie.

~~~~~~~selanjutnya~~~~~~~

Cho kyuhyun pov

~keesokkan harinya~

Karena ini adalah hari liburan kami, akupun berniat kembali ke TK itu. namun saat aku berada di depan TK itu, ternyata TK itu tutup, aku bingung…

“ kenapa TK ini tutup ya?, memangnya ini hari apa?” tanyaku dalam hati, aku berpikir…dan terdiam di depan TK itu, hingga aku di kejutkan oleh seseorang yang menarik-narik bajuku, saat aku menoleh kearahnya, ternyata gadis itu, ia tersenyum padaku. dan memperlihatkan notenya padaku, akupun membacanya.

“ sedang apa kamu disini?”

“ aku hanya ingin kemari saja, tapi……..kenapa TK nya tutup ya?” tanyaku padanya, iapun menulis kembali di notenya dan meperlihatkan padaku.

“ inikan tanggal merah, jadi wajar donk TK dan sekolah yang lain tutup karena libur” saat aku membaca note itu, aku menjadi sangat malu.

“ he he he…aku pabo…aku lupa kalau hari ini tanggal merah” ucapku padanya sambil menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal. Ia tersenyum manis padaku. aku yang sangat ingin mengatahui tentang dirinya lebih dalam, akupun memiliki ide untuk mengajaknya jalan-jalan.

“ mm………maukan kamu menemaniku jalan-jalan, aku dengar di dekat sini ada pantai yang sangat indah. Maukah kamu menemaniku?, aku takut tersesat” ucapku padanya, iapun mengangguk-anggukkan kepalanya tanda setuju. Iapun membawaku kepantai itu, sesampainya di pantai itu, aku berdiri di sampingnya, aku berteriak sepuasnya di pantai itu.

“ han………rie…………saranghaeyo…………” ucapku berteriak di pantai, namun saat aku berteriak, aku mendengar seperti suara orang menangis, saat aku menatap gadis itu, ternyata ia sedang menangis, akupun berlutut didepannya. Aku mengusap air matanya dengan kedua tanganku.

“ kenapa kamu menangis?, apa aku memiliki salah padamu?” tanyaku padanya, ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“ lalu….?, sebenarnya aku heran padamu, kemarin aku melihatmu menangis dan sekarangpun begitu. Apa ada yang kamu sembunyikan?, atau aku mengingatkanmu pada seseorang?” tanyaku padanya, iapun menulis kembali di notenya dan memperlihatkannya padaku.

“ kamu tidak salah padaku, kamu memang mengingatkanku pada seseorang yang sangat aku cintai, hingga saat ini aku masih menunggunya kembali, dan aku tidak pernah melupakannya”

“ jadi kamu sama sepertiku, aku juga sangat mencintai gadis yang bernama han hae rie itu, gadis yang dulu sewaktu kami masih berusia 5 th, dan dulu kami di TK yang sama, TK yang ingin kukunjungi tadi. Kami berdua mengucap janji kalau kami dewasa nanti kami akan menikah, dan ia juga berjanji akan kembali dari jepang dan menemuiku, namun hingga saat ini, aku tidak tahu kabarnya seperti apa?, apakah ia masih ingat dengan janji kami dulu, aku tidak tahu. Yang jelas hingga saat ini, aku masih menunggunya, dan tidak pernah melupakannya”ucapku padanya tertunduk lesu, ia pun memperlihatkan kembali note yang di tulisnya padaku.

“ jangan bersedih, aku yakin ia juga mencintaimu dan aku juga yakin kalau kamu akan bertemu dengannya.”

“ gumawo….oiya namamu siapa?” tanyaku padanya, iapun menulis kembali di notenya dan memperlihatkannya kembali padaku

“ park eun rie” saat aku membaca ujung namanya “ rie” aku menatap wajahnya,

“ mungkin hanya ujung namanya saja yang sama, tapi orangnya berbeda” bisikku dalam hati, iapun membuyarkan lamunanku dengan melambai-lambaikan tanganny di depan wajahku.

“ ah…mianhe…namamu mirip dengan han rie ku” ucapku padanya, ia hanya tersenyum padaku.

Han rie pov

Saat ia berteriak memanggil namaku, aku tak kuasa menahan air mataku, aku hanya berkata dalam hati..

“ oppa….ini aku han rie, na do saranghaeyo oppa…”

Dan saat aku menceritakan kalau aku tidak pernah melupakan orang yang kucintai, ialah orang yang kumaksud itu, hanya saja saat ia menanyakan namaku, aku tidak berani memberitahukannya, aku takut….aku takut kalau ia akan pergi meninggalkanku dan tidak bisa menerima keadaanku seperti ini. sejak aku mengajaknya kepantai, aku dan ia menjadi sangat dekat, aku sangat senang berada disisinya, sudah 7 hari aku selalu menemaninya jalan-jalan ketempat yang ia senangi dan ketempat kenangan kami dulu. salah satunya di bukit ini, dibawah pohon chery blossom ini, kami berdua beristirahat, tulisan nama kami berdua di batang pohon itu masih ada, ia menyentuh tulisan yang kami ukir di batang pohon itu, aku hanya menahan air mataku, agar ia tidak curiga padaku. aku tahu bahwa ia masih sangat mencintaiku begitu juga aku yang masih sangat mencintainya.

“ kamu tahu eun rie, nama kami tertulis dipohon ini. sampai kapanpun nama kami tidak akan terhapus dari pohon ini” ucapnya padaku. aku hanya tersenyum padanya. Kami cukup lama berada dibukit itu, hingga tiba-tiba hujanpun turun. ia melepaskan jaketnya dan melindungi kepalaku dari hujan sedangkan ia kehujanan. Aku menangis saat ia melindungiku dari hujan, aku menatapnya….ia tersenyum padaku.

“ nae gwencana. Jangan khawatir. yang penting kamu tidak kehujanan” ucapnya padaku, aku hanya dapat menangis saat ia berkata seperti itu padaku.  saat hujan berhenti, ia mendorong kursi rodaku dan mengantarku pulang, saat di depan rumahku, ke 3 temannya menghampiri kyuhyun.

“ kyu…dari mana saja kamu. Kenapa kamu basah kuyup begini” Tanya seorang namja yang wajahnya manis seperti perempuan itu.

“ owh…aku tadi kehujanan hyung. gwencana…hyung tidak perlu khawatir” ucapnya pada namja yang di panggil hyung oleh kyuhyun, mereka ber 3 pun menyapaku.

“ annyeong haseyo, kamu yang bernama eun rie itu ya. kenalkan aku lee sungmin”

“ aku park jungso”

“ dan aku kim heechul”  ucap mereka bertiga, akupun menulis kembali dinoteku dan memberikannya pada namja yang bernama sungmin itu.

“ annyeong…nde…park eun rie imnida, manaseo banggapseumnida”

“ tenyata kamu sangat manis ya,  eun rie. Gumawo sudah membuat magnae kami ini tersenyum kembali” ucap namja bernama park jungso itu.

Saat aku hendak menulis kembali di noteku itu, tiba-tiba noteku terjatuh. Dan saat itu juga ajumma datang dari pasar dan menghampiriku

“ rie…,ommona….kenapa bajumu basah begini?, apa kamu kehujanan? Kajja kita masuk, nanti kamu bisa masuk angin” ucap ajumma padaku

“ mianhe…karena saya eun rie jadi kehujanan” ucap kyuhyun pada ajumma, karena kyuhyun berkata pada ajumma tentang namaku eun rie, ajumma pun terkejut.

“ eun rie???, tapi…” aku yang takut ketahuan, akupun menarik-narik baju ajummaku dan aku menggunakan bahasa isyarat untuk mengajaknya masuk kedalam rumah. Karena ajumma mengerti apa yang kumaksud, ajummapun mengajakku masuk kedalam rumah, dan tidak lupa berterima kasih padanya.

“ gumawo sudah membawa keponakanku ini jalan-jalan”

“ ne…cheonmaneyo ajumma” sahut kyuhyun

Ajummapun mengajakku masuk kedalam rumah.

Cho kyuhyun pov

Saat aku kembali kedalam mobil, aku bersin tidak berhenti-henti, kepalaku sedikit pusing mungkin karena kehujanan tadi. Sesampainya di hotel, aku masuk kedalam kamar. Karena aku satu kamar, bersama sungmin hyung dan teukie hyung. aku mengganti bajuku yang basah tadi dengan baju yang baru. Akupun merebahkan tubuhku diatas kasur.

~malam harinya~

Saat aku terbangun dari tidurku, aku menghampiri sungmin hyung dan park jungso. Sepertinya kedua hyungku itu menyembunyikan sesuatu dariku karena mereka kelihatan gugup saat aku menghampiri mereka.

“ hyung….kok kalian menatapku seperti itu?, apa ada yang kalian sembunyikan dariku?” tanyaku pada mereka. mereka hanya diam

“ hyung…..kok kalian tidak menjawab pertanyaanku?” tanyaku lagi, hingga sungmin hyungpun berkata pada teukie hyung

“ hyung…kita harus memberitahukan hal ini pada kyuhyun” ucap sungmin hyung

“hal apa?, memangnya kalian ingin memberitahukan apa padaku?” tanyaku lagi, dan sungmin hyung pun memberikan note padaku, ternyata note itu adalah milik eun rie.

“ inikan milik eun rie, memangnya kenapa dengan note eun rie ini hyung?” tanyaku bingung

“ coba kamu baca bagian note yang kuberikan padamu itu” ucap sungmin hyung, akupun membaca isi note itu, aku sangat terkejut saat membacanya.

“ aku menangis karena ini aku kyu…ini aku han rie. Aku masih ingat dengan janji kita itu. aku juga masih mencintaimu kyu…” note yang ku pegang itu terjatuh dari tanganku. aku terduduk lemas, sungmin hyung dan teukie hyung menghampiriku.

“ kyu….” Ucap teukie hyung padaku

“ wae….wae…wae…hyung?, kenapa ia harus berbohong padaku, selama 9 hari teryata aku sudah menemukannya, tapi…..tapi kenapa ia tidak memberitahuku kalau ia adalah han rie” ucapku menangis sambil menatap note itu.

“ kyu…mungkin han rie punya alasan kenapa ia berbohong padamu” ucap sungmin hyung mencoba menenangkanku.

“ aku harus menemuinya hyung, aku harus pergi kerumahnya…”ucapku sambil berdiri

“ tapi ini sudah malam kyu…dan lagian tadi aku perhatikan kamu bersin-bersin terus, aku khawatir kamu jadi demam nantinya” ucap teukie hyung mencegahku

“ ani…hyung. aku harus………” ntah kenapa tiba-tiba kepalaku terasa pusing sekali, semua seperti berputar-putar, hingga akupun terjatuh dan tidak tahu apa yang terjadi padaku selanjutnya…

TBC

Apakah eun rie mau mengaku kalau dia adalah han rie?

Tunggu di episode terakhirnya yo….jangan lupa coment + likenya yo….

 

“ In my dream” part.6 END

***sebelumnya***

“ ani…hyung. aku harus………” ntah kenapa tiba-tiba kepalaku terasa pusing sekali, semua seperti berputar-putar, hingga akupun terjatuh dan tidak tahu apa yang terjadi padaku selanjutnya…

***selanjutnya***

Lee teuk pov

Saat kyuhyun dengan keras kepalanya ingin bertemu dengan han rie, tiba-tiba ia pun pingsan. Karena kondisi tubuhnya yang kurang fit. Aku dan sungmin yang panik, membawanya ke kamar dan merebahkan tubuhnya di atas kasur. Sungmin menaruh thermometer di mulutnya kyuhyun. Tidak berapa lama, thermometer itupun menunjukkan bahwa demamnya menunjukkan 39o C.

“ hyung…demamnya cukup tinggi. Bagaimana ini???”

“aku akan menghubungi dokter.”

“ne…”tidak berapa lama kemudian dokter pun datang, di susul member yang lain, yang baru saja ku beri tahu keadaan kyuhyun.

“hyung…ada apa dengan kyuhyun?” ucap wookie cemas

“kyu Cuma demam saja, karena tadi kehujanan”

“dasar anak itu, selalu saja membuat kita cemas” ucap kangin

“nde…semoga saja kyuhyun cepat sembuh ya…” sahut siwon, yang duduk di samping hangeng. Tidak berapa lama kemudian dokter pun keluar dari kamar aku menghampirinya,

“ bagaimana keadaan kyuhyun dok???”

“dia hanya demam saja, saya sudah menuliskan resep obat untukknya, dan tolong obat ini di tebus ya???”

“ ne…dok. Shindong…tolong kamu tebus resep ini di apotek ya???”

“ne…hyung”, shindongpun kemudian pergi bersama dokter itu. aku dan yang lainnya menghampiri kyuhyun  yang masih belum sadarkan diri. Meskipun yang lain khawatir pada magnae kami itu, namun aku juga tidak ingin membuat mereka kelelahan. Karena besok malam kami harus kembali ke seoul.

“sebaiknya kalian kembali ke kamar kalian saja. Biar aku dan sungmin yang menjaganya”

“ne…hyung” sahut mereka serempak.

“ kyu…cepat sembuh ya???” ucap yesung, membelai kepala kyuhyun. Kemudian mereka semuapun kembali ke kamar mereka. kyuhyun selalu mengigau memanggil nama han rie.  Sungmin yang tidak tega melihat kyuhyun seperti itu, ia pun pergi menemui han rie di rumahnya.

“kamu mau kemana Minnie???”

“aku harus menemui han rie, hyung. aku ingin ia kemari dan menjenguk kyuhyun”

“tapi ini sudah malam”

“gwencana hyung, aku Cuma sebentar saja kesana”

“ya sudah….hati-hati”

“ne…hyung”, sungmin pun pergi dari hotel dan menemui han rie dirumahnya.

 

Sungmin pov

Sesampainya aku di rumah han rie, akupun mengetuk pintunya. Dan yang membukakan pintunya adalah ajumma han rie.

“bukankah kamu yang tadi siang itu???”

“nde…saya hyungnya kyuhyun. Mian mengganggu ajumma. Bisa saya bertemu dengan han rie???”

“han rie sudah tidur. Ada apa ya???”

“boleh saya masuk ajumma???”

“owh…silahkan. “ ajumma han rie mengizinkanku masuk ke rumahnya, dan mempersilahkan aku duduk. Aku menatap sekeliling ruanga itu. aku melihat photo han rie bersama kedua orang tuanya. Ajumma han rie membawakanku segelas the hangat. Dan duduk di depanku.

“apa ada yang bisa saya bantu?” tanyanya padaku

“begini ajumma….mm…..saya Cuma ingin bertanya. Apa ajumma tahu kalau han rie menyukai teman semasa kecilnya dulu?”

“nde…han rie sudah cerita pada ajumma mengenai, namja yang di cintainya itu. dan namja itu adalah kyuhyun. Ya kan???”

“nde…tapi kenapa rie tidak mau mengakui di depan kyuhyun kalau ia adalah han rie dan bukan eun rie”

“begini….ini semua karena kondisi rie yang sekarang ini bisu dan lumpuh oleh sebab itu iapun jadi menutup diri. Setelah ia bertemu kembali dengan kyuhyun, ia jadi takut ingin mengatakan perasaannya langsung pada kyuhyun. Karena ia tidak ingin member beban pada kyuhyun”

“lalu…apa yang menyebabkan rie jadi bisu dan lumpuh seperti itu ajumma???”

“begini…..”

~flashback~

Han rie pov

“ah….senangnya kembali lagi ke seoul”

“sudah cukup lama kita berada di jepang ya anakku…”

“nde….eomma. aku senang sekali eomma…….appa……akhirnya aku bisa bertemu dengan kyuhyun kembali”

“memangnya kamu tahu bagaimana rupanya kyuhyun sekarang??”Tanya appa padaku

“molla….., tapi kata hatiku mengatakan kalau suatu hari aku pasti akan bertemu dengannya”

“appa dan eomma mendukung apapun yang terbaik untukmu sayang….”

“gumawo appa……”karena taksi yang kami tumpangi dari bandara tadi, ugal-ugalan, dan suka menyelip-nyelip bahkan menggunakan kecepatan di atas 120 km/jam. Hingga kecelakaan itupun terjadi. Taksi yang kami tumpangi terbalik, bensin dari taksi itupun bocor. Aku yang tersadar dari pingsanku, akupun segera keluar dari taksi itu, ntah kenapa aku tidak bisa berdiri, hingga akupun keluar dengan merayap ke jalanan. Beberapa orang yang melihat kejadian itu, mereka menolongku, dan mencoba menolong appa dan eommaku namun terlambat. Taksi itu meledak….aku yang melihat kejadian itu secara langsung dan di depan mataku sendiri. Akupun berteriak histeris.

“eommaaaaaaaa………………………..appaaaaaaaaaa……………………………andweeeeeeeeeeee……….”saat itu juga, suaraku tiba-tiba hilang. Aku tidak bisa mengeluarkan suaraku lagi. Hingga dadaku terasa sesak karena air mata dan kesedihan akan kehilangan yang kurasakan saat ini membuat pandanganku kabur dan menjadi gelap. Akupun tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Saat aku sadar dari komaku, aku melihat sekeliling ruangan, dan ku lihat ajumma memegang tanganku. ia menangis saat menatapku. Namun saat aku ingin bicara pada ajummaku, aku tidak bisa. Aku hanya bisa menangis dan menangis. Dan saat dokter memberitahukan kondisi ku bahwa aku tidak bisa berjalan dan berbicara lagi. Aku merasa duniaku menjadi hancur karena kejadian ini. untuk itu aku memutuskan untuk mencoba melupakan cho kyuhyun, cinta masa kecilku. Meskipun itu adalah hal yang sulit bagiku.

~flashback end~

“begitulah ceritanya….oleh sebab itu, han rie tinggal bersama ajumma di pulau jeju ini.  dan tidak ingin kembali ke seoul. Jadi ajumma harap kamu bisa mengatakan pada kyuhyun, bahwa han rie memang masih mencintai dia, tapi……rie tidak ingin menghancurkan hidupnya karena mencintai gadis yang cacat seperti rie. Rie hanya ingin ia tidak membabani kyuhyun”

“tapi ajumma…kyuhyun sudah menunggu rie selama 18 th. Dan itu bukan waktu yang sebentar ajumma……”

“arasso…..tapi..keadaannya sekarang berbeda. Ajumma tidak ingin melihat rie menangis lagi”

“…” aku hanya terdiam saat ajumma itu berkata demikian, aku juga mengerti apa yang di rasakan rie saat ini.

“ne…ajumma, aku akan mengatakan pada kyuhyun, apa yang ajumma minta padaku”

“gumawo……”

“cheonmaneyo ajumma…….., kalau begitu saya pulang dulu. gumawo…karena ajumma mau mengatakan semuanya pada saya”

“gwencana…….” Akupun kemudian pergi dari rumah rie. Dan kembali ke hotel.  Aku menemui teukie hyung, teukie hyung masih berada di dalam kamar dan mengompres kyuhyun.

“hyung……..”sapaku

“bagaimana???, apa kamu sudah mengatakan pada rie kondisi kyuhyun saat ini???”

“ani….”

“wae???”akupun menjelaskan pada teukie hyung, apa yang ajumma rie katakan padaku.

“jadi….rie ingin melupakan kyuhyun karena kondisinyaa itu.” aku hanya mengangguk-anggukkan kepalaku saja.

“itu yang dikatakan ajummanya padaku”

“aish…kasihan sekali magnae kita ini. sudah 18 th menunggu, dan harus berakhir seperti ini???” ucap teukie hyung, aku dan teukie hyungpun menatap kearah kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri itu.

 

Cho kyuhyun pov

Saat aku sadar, aku mendengar pembicaraan kedua hyungku itu. hingga akupun berpura-pura belum sadarkan diri. Aku mencoba menahan air mataku.

“kenapa rie begitu padaku?, apa ia benar-benar ingin melupakanku?, lalu bagaimana dengan janji 18 th yang lalu?, lalu bagaimana dengan cincin dari rumput yang ku berikan padanya dulu?, apa ia melupakan itu semua?, apa ia tidak mencintaiku lagi?” ucapku dalam hati.

~keesokkan paginya~

Aku membuka mataku, aku melihat teukie hyung dan sungmin hyung terlelap. Meskipun belum begitu fit kondisi tubuhku, namun aku memaksakan diriku untuk pergi ke rumahnya. meskipun ini baru pukul 06.00 am. Aku menggunakan taksi dari hotel menuju ke rumah rie. Sesampainya di depan rumah rie, aku mengetuk pintu rumahnya, dan rie yang membuka pintu untukku.

“han rie………” ucapku padanya, kemudian ia menutup kembali pintu rumahnya itu. aku terus menggedor-gedor pintu rumahnya.

“han rie…buka…….aku tahu kamu bukan eun rie tapi kamu adalah han rie. Kamu cinta masa kecilku. Kamu han rie gadis yang ku cintai selama 18 th ini. apa kamu lupa dengan janji kita rie???” ucapku di depan pintu rumahnya.

“rie buka pintunya………”

“aku tidak peduli dengan kondisimu yang seperti sekarang ini. aku masih mencintaimu rie…sampai kapanpun aku akan mencintaimu” ucapku di depan pintu rumahnya dan masih menggedor-gedor pintu rumahnya. tidak berapa lama pintu itupun terbuka, dan yang keluar dari rumah itu adalah ajummanya.

“bukankah sudah ku katakan pada hyungmu itu, kalau rie sudah melupakanmu.”

“ajumma bohong….aku yakin rie masih mencintaiku. Rie masih ingat dengan janji kami dulu”

“dasar keras kepala….aku tidak ingin melihat keponakanku itu menangis lagi. Sebaiknya kamu lupakan saja dia…”

“shireo……..aku tidak akan melupakannya. Rie…saranghae…….” Ucapku berteriak, kemudian ajumma itupun menutup kembali pintu rumahnya.

“rie….aku akan tetap menunggumu di depan rumahmu. Sampai kamu mau menemuiku” ucapku dari luar rumahnya.

“aku akan berlutut di sini rie…sampai kamu mau menemuiku. Aku tidak akan pergi dari sini” ucapku, kemudian akupun mundur beberapa langkah, dan berlutut di depan rumahnya itu.

 

Han rie pov

Aku mendengar semua perkataannya dari luar rumahnya. aku hanya bisa menangis. Ajumma membujukku untuk menemuinya di luar, tapi aku menolaknya.

“rie…dia sangat mencintaimu. Kasihan dia…wajahnya sangat pucat. kalau terjadi sesuatu padanya bagaimana. Sebaiknya kamu temui dia di luar.” Akupun menggunakan bahasa isyarat pada ajummaku.

“ajumma mengerti kalau kamu tidak ingin membebaninya. Tapi bukan menyakiti perasaannya seperti ini” aku masih berkomunikasi pada ajumma ku itu dengan menggunakan bahasa isyarat.

“ kalian berdua memang keras kepala.” Ucap ajumma padaku, kemudian akupun menulis sesuatu untuk di berikan pada kyuhyun. Dan ajumma itupun keluar untuk memberikan pesanku itu padanya. Aku hanya mengintip dari jendela kamarku. aku menangis saat melihatnya menangis.

“mianhe…….mianhe……..aku bukan gadis yang pantas untuk kamu cintai cho kyuhyun”

“saranghaeyo….biarlah cinta ini, aku simpan dalam hatiku. Karena aku tidak ingin membuatmu terbebani karena ku” ucapku dalam hati, dan masih menagis karenanya

 

Cho kyuhyun pov

Saat ajumma itu memberikan pesan dari han rie untukku, aku hanya bisa menangis. Saat membacanya.

“mianhe…..cho kyuhyun. Tapi aku benar-benar ingin melupakanmu…., aku tidak ingin berhubungan lagi denganmu. Dan janji kita dulu…aku sudah melupakannya”

“benarkah ini isi hatimu rie???, aku tidak percaya….aku yakin kamu masih mencintaiku” ucapku dalam hati dan menggenggam pesan darinya itu.

“aku tahu kamu bohong padaku rie……aku tidak percaya dengan apa yang kamu tulis ini” ucapku berteriak dari luar.

“aku akan tetap berlutut di sini, sampai kamu mau keluar dan menghampiriku” ucapku berteriak. Aku tahu ia mengintipku dari balik jendelanya itu.

Sudah cukup lama, aku berlutut di depan rumahnya. hingga teukie hyung, sungmin hyung, dan yesung hyung menghampiriku. Dan mereka memintaku untuk berdiri, namun aku menepis tangan mereka semua dan menolak ajakan mereka untuk pergi dari rumah rie.

“kyu……..kajja…berdirilah. jangan seperti ini” ucap sungmin hyung padaku

“nde….kamu masih sakit kyu…badanmu masih demam….” Ucap teukie hyung yang memegang keningku.

“ani….hyung……aku tidak akan berdiri dan pergi dari sini, sampai rie mau menemuiku”

“tapi kyu….ini akan memperburuk kondisimu. Kamu masih belum fit betul, kalau kamu masuk RS bagaimana??”

“aku tidak peduli…aku tahu rie bohong padaku hyung. aku tahu ia masih mencintaiku” ucapku menangis di hadapan ke 3 hyungku itu.

“ kyu……..dia sudah memperlakukanmu begini, tapi kamu masih mencintainya???” ucap yesung hyung emosi

“hyung tidak mengenal rie….dia sengaja melakukan ini padaku, agar aku pergi meninggalkannya. Tapi aku tahu kalau usahanya itu tidak berhasil untukku. Sampai kapanpun….aku akan tetap mencintainya” ucapku tegas pada yesung hyung.

“aish.dasar keras kepala……….” Ucap yesung hyung padaku. sungmin hyung yang tidak tega melihatku berlutut seperti itu, iapun mengetuk pintu rumahnya, namun tidak di buka oleh ajumma maupun rie.

“rie……tolong temui kyuhyun…ia sangat mencintaimu rie…..” ucap sungmin hyung mengetuk-ngetuk pintu rumahnya.

“minnie…..sudahlah….sebaiknya kita paksa kyuhyun pergi dari sini” ucap teukie hyung yang mencoba menarik tanganku untuk berdiri.

“lepaskan hyung…..aku tidak mau pergi dari sini…” ucapku menolak.

“kyu….hyung tidak ingin melihatmu menderita gara-gara han rie itu. sebaiknya kita pulang saja”

“shireo…….aku tidak akan pulang dan beranjak dari sini.” Ucapku bersikeras menolak.

“sudahlah hyung…..kita lihat sampai berapa lama ia tahan berlutut seperti ini” ucap sungmin hyung, yang emosi padaku.

“ne…aku setuju padamu Minnie…” ucap yesung hyung.

“kalau begitu aku mengikuti perkataan kalian” ucap teukie hyung, kemudian mereka ber 3 pun meninggalkanku di depan rumah rie sendiri.

“mianhe…hyung. bukan maksudku berkata seperti itu pada kalian” ucapku dalam hati. Aku masih berlutut dan terus berlutut. Karena aku masih demam, hingga membuat kepalaku terasa pusing. Hari semakin panas dan menyengat. Dan aku masih terus berlutut di depan rumahnya rie. Aku yang melihat sebuah batu kecil di dekatku, akupun mengambil batu itu dan menulis di tanah halaman rumahnya.

 

Sungmin pov

Meskipun kami cukup jengkel dengan magnae kami itu, namun kami tidak meninggalkannya. Kami menunggunya di dalam mobil. Kami sengaja parkir di depan rumah rie. Meskipun hari semakin panas dan menyengat, namun kami cukup terharu karena magnae kami itu. ia dengan sikap keras kepalanya itu, tetap bertahan walaupun ia masih sakit. Kami bertiga cukup mengkhawatirkannya. Dan sejak pagi, iapun belum makan apa-apa.

“hyung….kalau kyuhyun pingsan bagaimana?” tanyaku pada ke 2 hyungku itu

“Minnie benar hyung…”sahut yesung hyung

“tapi kita mau bagaimana lagi…kalian tahu sendirikan kalau magnae kita itu keras kepala”

“nde…tapi…….”sahutku dan yesung hyung serempak

“sudahlah, yang penting kita mengawasinya dari sini”

“hyung benar” sahut yesung hyung pada teukie hyung.

 

Han rie pov

Sejak dari pagi hingga sekarang hampir sore, kyuhyun belum beranjak dari tempatnya berlutut. Aku yang melihatnya seperti itu, merasa sangat bersalah. Hingga akupun memutuskan ingin menemuinya. namun aku belum keluar dari kamarku, aku mendengar ke 3 hyungnya itu berteriak memanggil namanya. Saat aku membuka sedikit tirai jendela kamarku, aku melihat kyuhyun pingsan, dan ia di gendong oleh hyungnya yang bernama teukie itu.  aku hanya bisa menangis, dan menyesal karena sikapku padanya. Akupun dengan memutar roda kursi rodaku untuk menuju keluar. Saat aku membuka pintu rumahku, aku sudah tidak melihat kyuhyun. Akupun keluar dan mataku menatap tulisan di tanah halaman rumahku, akupun membacanya….

“saranghae…han rie………aku tidak peduli dengan kondisimu sekarang ini. malam  ini aku akan kembali ke seoul. Aku akan menunggumu di dermaga. Aku harap kamu datang” aku menangis saat membaca tulisannya itu, Ajumma menghampiriku.

“apa kamu menyesal rie???” Tanya ajumma padaku, aku hanya mengangguk-anggukkan kepalaku.

“ia sangat mencintaimu rie…ia berkorban untukmu, hingga ia pingsan seperti itu”aku yang mendengar apa yang dikatakan ajumma padaku, aku hanya dapat menangis.

“ mianhe….kyuhyun………..saranghaeyo………na do saranghaeyo…………” ucapku dalam hati dan masih menangis.

 

Lee teuk pov

Apa yang kami khawatirkan ternyata terjadi juga. kami melihat kyuhyun tiba-tiba pingsan. Kamipun segera menghampirinya, dan membawanya masuk ke dalam mobil. Sesampainya di hotel semua menghampiri kami.

“hyung……kyuhyun pingsan lagi??” Tanya heechul pada ku

“nde…”sahutku, kamipun kemudian membawanya ke kamar dan merebahkannya di kasur.

“ hyung….apa kita jadi pulang ke seoul malam ini?, kyuhyun masih sakit” ucap hangeng pada ku

“nde…hyung…bagaimana kalau kita pulangnya besok saja???” ucap shindong

“kita tidak bisa pulang besok. Apa kalian lupa kalau kalian besok ada jadwal manggung bersama anggota SM yang lain?” ucap manajer kami.

“nde…bagaimanapun juga, kita harus pulang malam ini” ucapku pada semuanya. Semuanya memandang kearah magnae kami yang masih pingsan itu.

~malam harinya~

Cho kyuhyun pov

Aku membuka mataku perlahan-lahan. Semua masih tampak berkunang-kunang bagiku. Saat aku mencoba untuk duduk, sungmin hyung membantuku untuk duduk.

“kamu itu masih sakit, jangan paksakan dirimu untuk bangun.”

“gumawo hyung….”ucapku pada sungmin hyung, hangeng hyungpun masuk kekamarku, dan membawakanku bubur buatannya.

“makan dulu buburnya, mumpung masih hangat. Biar kamu ada tenaga. Karena 1 jam lagi kita berangkat ke seoul” ucap hangeng hyung dan menaruh bubur itu di atas meja.

“mianhe…aku selalu merepotkan kalian”

“gwencana…kajja di makan buburnya”

“ne…hyung…”aku hanya memakan 3 suap bubur buatan hangeng hyung. karena aku tidak nafsu makan.

1 jam kemudian

Semua sudah berkumpul di dalam bus. Aku duduk di dekat jendela. aku masih memikirkan han rie.

“apa han rie…..akan menemuiku di dermaga???” tanyaku dalam hati sambil menatap kearah luar jendela. kepalaku masih terasa pusing. Karena demam ini. sungmin hyung yang duduk disampingku. Memberiku air hangat dan obat yang lupa ku minum tadi.

“kyu…minumlah obatmu ini. “

“ne…hyung” sahutku, dan mengambil obat itu dan meminumnya.

“hyung…tolong matikan ac nya, aku kedinginan” ucapku padanya

“ne…akan hyung matikan” sahut sungmin hyung

“kamu tidur saja, nanti hyung bangunkan kalau sudah sampai di dermaga”

“aniyo……aku tidak ingin tidur hyung”

“wae???”

“gwencana…”

“ya sudah terserah kamu saja”, sesampainya di dermaga. Aku sengaja tidak masuk bersama yang lainnya. Aku masih menunggu han rie datang. Sungmin hyung, shindong hyung dan siwon hyung, menghampiriku.

“kyu…kajja…kita masuk, sebentar lagi kapalnya mau berangkat” aku menggeleng-gelengkan kepalaku.

“kyu…kamu itu masih sakit” ucap siwon padaku

“sebentar lagi hyung….aku yakin han rie akan datang” ucapku pada ke 3 hyung ku itu.

“kamu itu…han rie melulu. Dia tidak akan datang” ucap shindong hyung padaku

“aku yakin ia pasti datang” ucapku menegaskan. Karena tubuhku yang lemas hingga akupun jongkok, karena tidak tahan berdiri.

“tuh kan….kajja…kita masuk kedalam sekarang.” Ucap sungmin hyung padaku, aku tahu mereka bertiga mengkhawatirkanku.

“ 5 menit lagi hyung….jebbal………” ucapku pada mereka ber 3

“ne…kami akan menunggumu”

“gumawo hyung” ucapku pada mereka bertiga. Sudah 5 menit aku menunggunya, tapi ia tidak datang juga. akupun menyerah, aku berdiri, namun karena terlalu pusing, hingga aku hampir terjatuh, tapi shindong hyung menopang tubuhku. Ketiga hyungku itupun membawaku masuk kedalam kapal. Sesekali aku menoleh kebelakang. Karena siapa tahu rie datang menemuiku namun nihil.

 

Han rie pov

Aku bersama ajummaku pergi menuju dermaga. Namun saat aku sampai di sana. Ternyata kapal sudah berangkat. Aku menangis, karena tidak bisa menemuinya.

“mianhe……mianhe…………saranghaeyo….” Ucapku dalam hati dan menangis.

“rie…apa kamu benar-benar mencintainya???” aku mengangguk-anggukkan kepalaku.

“kalau begitu ajumma akan mengajakmu besok ke seoul” aku menatap ajumma ku terkejut.

“nde…ajumma besok akan mengajakmu ke seoul untuk menemuinya” akupun tersenyum, pada ajummaku. Dan menggunakan bahasa isyaratku.

“gwencana…, ajumma sayang padamu. Dan ajumma ingin melihatmu bahagia” aku yang merasa senang, akupun memeluk ajumma ku.

~keesokkan harinya~

Cho kyuhyun pov

Aku dan yang lainnya sudah bersiaps-siap. Dan lagi-lagi semua mengkhawatirkanku.

“kyu…..benar kamu baik-baik aja???” Tanya donghae hyung mengkhawatirkanku

“gwencanayo…hyung. jangan khawatir” sahutku

“tapi wajahmu masih pucat”ucap eunhyuk hyung

“hyung…kalian tidak perlu khawatir. hanya demam sedikit saja, tidak akan membuatku drop” sahutku meyakinkan mereka semua

“kami percaya padamu kyu…” sahut mereka serempak padaku. sebelum pergi ke stadion Olympic international seoul. Aku memasukkan cincin dari rumput kering itu ke sebuah rantai kalung. Akupun mengalungkannya di leherku. Aku berkata pada diriku sendiri.

“han rie…meskipun kamu melupakanku, tapi aku tidak melupakanmu. Aku akan tetap mencintaimu sampai kapanpun  juga” ucapku dalam hati. Kami semuapun berkumpul di belakang panggung. Saat giliran kami tiba, aku, yesung hyung, wookie hyung, sungmin hyung dan donghae hyung pun tampil dengan menyanyikan lagu “ In My Dream”. Semua histeris meneriakkan nama kami. sebelum kami menyanyikan lagu itu, aku menyampaikan perasaanku pada han rie, melalui acara Live ini.

“ sebelumnya…saya ingin menyatakan perasaan saya pada seseorang. Yang selama 18 th ini saya mencintainya. Meskipun ia mengatakan pada saya, kalau ia melupakan saya. Tapi saya yakin ia masih mencintai saya. Lagu ini adalah isi hati saya, bahwa sampai kapanpun saya akan tetap mencintainya, walau bagaimanapun juga kondisinya saat ini. saranghae…han rie” ucapku di depan semua yang ada di stadion ini. kamipun menyanyikan lagu kami.

 

In my dream

[Kyuhyun] geunyeoga dolaoneyo mianhadago haneyo iksukhaetdeon geuriun geu songilro eorumanjyeoyo
[Sungmin] nal boneun ansseuron nungil deutgo sipdeon geu moksori dajeonghage ijen ulji malraneyo
[Ryeowook] neol nae pume aneumyeon sarajyeo beorigo nunmuli heulreo begaereul jeoksimyeon
[Ryeowook] nan geujeya jameseo ggaeeoyo achimeun neul ireohge My Love

[Yesung] yeongwonhi idaero jamdeulgil baraedo yeojeonhi geunyeoro ggaeeonado
[Yesung] dasineun ggumguji angireul baraedo oneuldo geunyeoro naneun jami deulsuga isseo

[Donghae] geunyeoga utgo itneyo neomuna uraenmanijyo geureon moseub geureohge bodo sipdeon naui geunyeojyo
[Sungmin] geunyeoga geotgo isseoyo eoddeon saramgwa dajeonghi nae gaseumeun mogeobge naeri nulryeoyo
[Yesung] ddo nan ggumeul ggun geojyo sikeun ddam heureugo apaseo gieok jochado sileun ggum
[Yesung] nan onjongil mueotdo mothago siganeul bonaegetjyo My love

[Kyuhyun] yeongwonhi idaero jamdeulgil baraedo yeojeonhi geunyeoro ggaeeonado
[Ryeowook] dasineun ggumguji angireul baraedo oneuldo geunyeoro naneun jami deultende

[Yesung] ije heuryeojil mando hande geunyeoneun jeomjeom jiteogayo
[Kyuhyun] eoje ggumeseocheoreom oneul naege wayo ijeneun honja jamdeulji ange

 

Tiba-tiba lampu mati, dan sebuah lampu menyala menyorot seorang gadis yang duduk diatas kursi roda itu. gadis itu adalah han rie…., dan di belakangnya semua member suju yang lain dan ajumma han rie. Akupun menangis dan menghampirinya. Akupun berlutut di depan han rie, Saat giliran wookie hyung menyanyi ia memegang pundakku.

 

[Ryeowook] yeongwonhi idaero jamdeulgil baraedo yeojeonhi geunyeoro ggaeeonado
[Yesung] dasineun ggumguji angireul baraedo oneuldo geunyeoro naneun jami deultende

 

Dan saat giliranku menyanyi, aku menyanyi di depannya dan menggengngam tangannya. Ia menangis saat aku menyanyi di depannya. Akupun sama sepertinya.

 

[Kyuhyun] oneul geudael dasi bolsuman itdamyeon geureolsu itdamyeon dolaomyeon
[Donghae] hanbeonman ne gyeote jamdeulsu itdamyeon geureolsu itdamyeon
[Ryewook] geudaero ggaeji ango sipeo

[Yesung] jami deulsu itdamyeon

 

“saranghaeyo…han rie…….saranghae…..”ucapku di depannya. Ia menangis, lalu ini melepaskan kalung yang ia pakai, ternyata kalung itu melingkar cincin kami dulu. ia tersenyum padaku dan mengulurkan kalung itu padaku. akupun melepaskan kalung yang melingkar di leherku dan mengulurkan padanya. Aku mengambil kalung yang ia berikan padaku, begitu juga sebaliknya. Kami berdua mengeluarkan cincin itu, aku memasangkan cincin itu di jari manisnya, dan iapun memasangkan cincin itu di jari manisku. Ia menggunakan bahasa isyarat yang di terjemahkan oleh ajummanya padaku.

“han rie…bilang, ia mencintaimu. Dan sampai kapanpun ia tidak akan melukaimu lagi. Ia tidak akan membuatmu menderita lagi”

“ gumawo…….gumawo..han rie….saranghaeyo…..” ucapku memeluknya, dan ia menangis dalam pelukanku.

Sejak hari itu, duniaku berubah menjadi sangat indah. Karena ia gadis yang ku cintai selama 18 th, kini aku dan rie sering bepergian bersama. Ia selalu datang ke dorm dan di temani oleh ajummanya, dan akupun sering mampir kerumah barunya, yang tidak jauh dari dorm kami.  sampai kapanpun han rie akan selalu mengisi hatiku. Hingga suatu hari nanti, aku akan menikahinya.

 

~THE END~

Akhirnya 1 ff lagi selesai ku buat. Huft………..masih banyak job ff nih. Hwaiting…hwaiting……..

Mian yo…kalau endingnya kurang memuaskan. Q harap kalian semua suka yo………

Jangan lupa coment + likenya yo…kalau kalian suka. Okay…readers……….^_^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About chohyunrafanfiction

hay...q ruly aku suka menulis dan semua tulisanku q share di blog pribadiku ini

Posted on Agustus 16, 2011, in korea, romance and tagged , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. kereeeen eonni..

  2. hwaaaaaaaaaaaaaaaaa
    sedih bgttt
    berakhir bhagia walupun dipenuhi debgann pengorbanann

    keren bgt eonnn

  3. hwaaaaaaaa
    kerenn eonn
    kagum ama pengorbanan nya kyuppa
    untung aja berakhir bhagia :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: