“ Supermoon of love” 2SHOOT/ chapter 1- end versiku dan kyuppa


“ Supermoon of love” 2SHOOT/ chapter 1

 

ff ini ku buat karena feel ku sedang sedih, jadi ku tuangkan melalui ff ku ini.

 

Genre : family/brotherships/sad romance

Rating : G

 

cast :

cho kyuhyun as cho kyuhyun

ruly a. k . a cho hyunra

choi siwon as cho siwon

han geng as cho han geng

 

cho kyuhyun pov

aku adalah cho kyuhyun. Aku mencintai seorang gadis yang sangat manis. Senyumnya…tawanya…saat ia marah…semua membuatku bahagia. Satu hal yang sangat tidak ku suka darinya, yaitu melihatnya menangis. kenapa aku berkata demikian???, yah….karena menurutku air matanya adalah ketidak bahagiaanku, air matanya membuat hatiku sangat sakit, air matanya adalah ketidak berdayaanku untuk berhadapan dengannya. Cho hyunra…yah…gadis itu bernama cho hyunra. Kami berdua saling mencintai saat kami masih duduk dikelas 3 SMP hingga kami kuliah saat ini. dan kami berada dalam satu kelas bersama, duduk pun kami bersebelahan.  Banyak yang mengatakan kami adalah pasangan yang serasi, tapi apakah itu benar???, banyak yang mengatakan cinta kami akan abadi selamanya. Namun apakah itu benar???, aku memiliki seorang kakak laki-laki bernama siwon dan ayahku…apakah ia ayah kandungku???, aku merasa ia bukanlah ayah kandungku, karena ayah tidak pernah satu kali pun menunjukkan rasa sayangnya padaku tidak seperti rasa sayang yang selalu ia tunjukkan pada kak siwon. Aku selalu merasa cemburu jika ayah selalu bertanya pada kak siwon tentang kabarnya, aku selalu cemburu kepada kak siwon jika ayah selalu mengajaknya berbincang-cincang, dan melakukan apa yang ayah senangi bersama kak siwon, dan aku………..aku selalu tidak pernah dianggap ada oleh ayahku. Sedangkan ibuku….ia sangat tega meninggalkanku untuk selamanya dan pergi dari dunia ini. meskipun ayah tidak menyayangiku, lain halnya dengan kak siwon. Kak siwon selalu menyayangiku, kak siwon selalu mengerti diriku. Dan aku sangat menyayangi kak siwon.  Seperti biasa disaat makan bersama, ayah selalu bersikap dingin padaku. hanya saja disaat ini hanya ada aku dan ayah diruang makan, sedangkan kak siwon masih ada urusan dirumah temannya.

“ ayah ….ini…” kataku dan aku memberikan sepotong daging kepada ayahku, namun ayah menepis daging yang kuberikan dengan menggunakan sumpitnya, hingga daging itupun terjatuh kelantai. Hatiku sangat sakit, namun aku berusaha menahan air mataku agar tidak terjatuh dan membasahi pipiku. Aku menggigit bibir bawahku, karena menahan rasa sakit dihati ini atas sikap ayah padaku. akupun kemudian mengambil daging yang terjatuh dilantai, dan membuangnya ke tong sampah yang berada didapur. Saat membuang daging ini, air mata yang sedari tadi ku tahan, tidak dapat ku bendung lagi. aku membiarkan setetes demi setetes air mata membasahi pipiku, dan aku menutup mulutku dengan kedua tanganku

“ kenapa ayah selalu seperti ini padaku?, apakah aku tidak pantas mendapatkan kasih sayang darimu?, apakah aku tidak pantas  berada didekatmu ayah?” batinku. Aku terdiam dan masih berdiri didepan tong sampah ini. ketika aku masih menangis didapur ini, aku mendengar derap langkah kaki menuju dapur ini, akupun kemudian membuka pintu dapur dan bersembunyi dibalik tembok dapur ini. ketika aku mendengar pembicaraan beberapa orang pelayan didapur ini, aku sangat terkejut, dan aku merasa petir telah menyambarku dan seakan-akan duniaku mati setelah mendengar pembicaraan para pelayan tersebut.

“ kasihan sekali ya, tuan muda kyuhyun”

“ iya…tuan besar menurutku sangat keterlaluan pada tuan muda kyuhyun”

“ meskipun tuan muda kyuhyun bukan anak kandungnya, tapi tidak semestinya tuan besar bersikap seperti itu padanya”

“ BUKAN ANAK KANDUNG????” batinku,

“ kamu benar….aku mengerti kenapa tuan besar bersikap demikian”

“ iya…karena dulu sewaktu nyonya besar masih hidup, nyonya besar berselingkuh dengan rekan kerja tuan besar, huft………karena sikap nyonya besar, tuan muda kyuhyun yang kena  imbasnya”

“ iya…bagaimana ya jika tuan muda kyuhyun mengetahui kebenaran ini?, apa ia akan mencari tahu siapa ayah kandungnya?”

“ kamu benar…..tapi meskipun tuan muda kyuhyun mencari tahu tentang ayah kandungnya, itu adalah hal yang mustahil, karena ayah kandungnya telah meninggal karena kanker otak”

“ iya juga…huft….padahal tuan muda kyuhyun sangat baik, tapi kenapa ia harus menderita seperti ini?”

“AYAHKU TELAH MENINGGAL???IBU…….TERNYATA IBUKU TELAH BERSELINGKUH  DAN MENYAKITI AYAHKU?”batinku. ingin rasanya aku tidak menerima kenyataan ini. tapi apa dayaku….karena perbuatan ibuku…aku yang harus menerima sikap dingin ayah padaku, dan sekarang aku mengerti kenapa ayah selalu bersikap dingin padaku. dan aku merasa ini adalah hukuman yang harus kuterima sebagai anak haram dirumah ini. aku terduduk lemas setelah mendengar pembicaraan mereka barusan. Aku tertunduk dan membiarkan air mataku menetes. hatiku benar-benar hancur, dan aku merasa lebih baik aku mati dan aku pergi dari dunia ini tanpa harus terus menerus menerima sikap dingin ayah padaku. setetes demi setetes air hujan membasahiku. Dan hujan dimalam ini seolah-olah merasakan apa yang kurasakan saat ini.

“ maafkan aku ayah…maafkan aku………maafkan aku…..” batinku. Ponselku selalu berdering, dan saat kutatap sebuah nama yang tertera di ponselku, aku menangis sejadi-jadinya

“ maaf hyunra….maafkan aku karena tidak ingin menjawab teleponmu. Aku ingin sendiri hyunra….maafkan aku…” gumamku dibelakang dapur ini sendirian.

 

Cho hyunra pov

Aku adalah cho hyunra, dan aku memiliki seorang kekasih yang sangat kucintai, kekasih yang selalu bisa membuatku tersenyum, tertawa bahkan menangis karenanya. Ia selalu melarangku menangis didepannya karena menurutnya air mataku akan menyakiti hatinya. Oleh karena itu, aku berjanji didepannya agar tidak menangis lagi. ia selalu menjawab teleponnya jika aku menghubunginya, namun tidak kali ini, beberapa kali aku mencoba untuk menghubunginya namun tidak dijawab olehnya. Perasaanku sangat galau dan tidak tenang. Aku sangat takut terjadi sesuatu padanya. Hingga akupun mencoba untuk menghubungi kak siwon. Cho siwon adalah saudaranya, dan aku juga cukup dekat dengan kak siwon, karena menurutku ia adalah seorang laki-laki yang sangat baik dan sangat pengertian, dan ia juga sangat menyayangi kyuhyun. Kak siwon selalu menjawab teleponku jika aku menghubunginya, seperti sekarang ini.

“ hallo….”

“hallo…..kak siwon”

“ iya…ada apa hyunra” tanyanya

“ apa kyuhyun baik-baik saja?” tanyaku

“kyuhyun???, memangnya kyuhyun kenapa???”sahutnya panik

“ apa kak siwon tidak ada bersamanya?” tanyaku lagi

“ tidak…aku belum pulang kerumah, karena aku masih ada dirumah temanku”

“ owh…ya sudah kalau begitu, maaf mengganggu”sahutku sambil menatap keluar jendela kamarku, di mana hujan malam ini turun sangat deras.

“ tunggu…kenapa kamu mengkhawatirkan kyuhyun?, apa kyuhyun baik-baik saja?” tanyanya lagi

“ aku tidak tahu kak…dari tadi aku menghubunginya namun tidak dijawab-jawab olehnya” sahutku

“ owh begitu…mungkin kyuhyun sudah tidur, nanti kalau aku sudah pulang aku akan memberitahunya kalau kamu dari tadi menghubunginya” sahut siwon dari arah seberang sana.

“ terima kasih kak…”kataku

“sama-sama….” Sahutnya, akupun kemudian menutup kembali ponselku. Aku menatap sekali lagi kearah langit yang gelap tanpa sinar rembulan maupun bintang-bintang yang menghiasi malam seperti biasanya.

“ kyuhyun….sebenarnya kamu kenapa?”

“kenapa kamu tidak menjawab teleponku? Apa kamu marah padaku?, apa kamu bosan padaku?” gumamku dikamar ini sendirian, tidak terasa air mataku mengalir dipelupuk mataku dan membasahi pipiku. Aku benar-benar sangat merindukannya saat ini.

 

Cho siwon pov

Cho hyunra…ia adalah gadis yang sangat kucintai. Aku sengaja memendam perasaanku padanya, karena aku tahu yang ia cintai adalah adikku kyuhyun, dan kyuhyunpun juga mencintai hyunra. Yah….cintaku hanya bertepuk sebelah tangan. Namun tidak apa bagiku, asalkan aku melihat adikku bahagia itu sudah cukup bagiku.  Kyuhyun tidak pernah menerima kasih sayang dari ayah, karena ia bukanlah anak kandung ayahku. Meskipun ayah tidak menyayanginya, tapi aku tetap menyayanginya karena aku tidak ingin kyuhyun merasa sendirian didunia ini. dan aku telah memohon pada ayah agar ayah tidak membocorkan rahasia besar ini padanya. Jujur saja….aku sangat takut kehilangan adik kesayanganku itu. aku sangat takut ia pergi dariku ketika ia tahu bahwa ia bukanlah anak kandung ayah.  Mungkin apa yang dirasakan hyunra sama dengan apa yang kurasakan saat ini. setelah menjawab panggilan masuk dari hyunra barusan, aku langsung kepikiran akan kyuhyun. Dan aku sangat takut jika terjadi sesuatu padanya.  Karena tugas yang kukerjakan dirumah donghae telah selesai, akupun memutuskan kembali pulang kerumah. Setibanya di rumah, aku melihat ayah duduk diruang tamu sedang membaca buku. Akupun kemudian menghampirinya.

“ malam ayah…”sapaku

“ kenapa malam begini baru pulang” sahut ayah mengkhawatirkanku.

“ tugas ku baru selesai, o iya…kyuhyun apa sudah tidur?” tanyaku pada ayahku, dan seperti biasa ayahku jika mendengarku menyebut nama kyuhyun, ia menjadi sangat dingin.

“ entahlah…”sahut ayahku. Aku mengepal kedua tanganku akan sikap ayahku ini. namun..jika teringat akan kata-kata kyuhyun, akupun jadi meredam amarahku.

“ aku sangat menyayangi ayah….aku mohon pada kakak, agar tidak marah pada ayah, karena jika kakak marah pada ayah, itu sama saja kakak telah menyakitiku” itu adalah kata-kata yang selalu ia ucapkan padaku jika aku marah akan sikap ayah pada kyuhyun. Tanpa harus memperpanjang  pertanyaanku pada ayah, akupun langsung menuju kamar kyuhyun yang hanya berhadapan dengan kamarku. aku membuka gagang pintunya secara perlahan-lahan, aku melihatnya seperti telah terlelap. akupun menghampirinya dikasurnya. Ia menutupi tubuhnya dengan selimutnya. Namun aku merasa ada yang aneh dengannya, karena tubuhnya seperti menggigil, karena khawatir akupun memeriksa keningnya dengan menggunakan punggung telapak tanganku. aku terkejut ketika mengetahui bahwa ia demam

“ kyuhyun…kenapa kamu bisa demam seperti ini?” kataku, aku membuka selimutnya, dan aku sangat terkejut ketika mengetahui pakaian yang ia kenakan basah kuyup.

“ ya ampun….kyuhyun kenapa kamu basah kuyup seperti ini?, apa kamu kehujanan” kataku, ia membuka matanya dan menatapku. Matanya berkaca-kaca, bibirnya membiru karena menggigil, Akupun kemudian beranjak dari kasurnya dan menuju lemari pakaiannya, aku mengambil pakaian kering miliknya, lalu aku menghampiri kyuhyun dan aku membantunya menggantikan pakaiannya. Kyuhyun hanya diam saja. Dan aku sangat takut jika ia diam seperti itu. aku merasa ada sesuatu yang telah terjadi padanya. Setelah aku selesai membantunya mengganti pakaiannya, akupun duduk didekatnya.

“ kyuhyun ada apa denganmu?” tanyaku padanya, ia hanya menatapku dengan tatapan kosongnya. Akupun kemudian menggenggam kedua tangannya

“ kyu…katakan padaku, kamu kenapa?” tanyaku lagi, kyuhyun tidak menjawab pertanyaanku, namun ia malah meneteskan air matanya didepanku. Aku yang sejak dulu sangat membenci melihatnya menangis, dan setiap melihatnya menangis aku langsung memeluknya dengan erat. Seperti yang kulakukan saat ini padanya. Pundaknya bergetar, yah….ia menangis terisak-isak dalam pelukanku. Meskipun aku tidak mengerti apa yang telah terjadi saat ini padanya, namun aku yakin ini ada  kaitannya dengan ayahku.

“ katakan padaku kyu…kenapa kamu menangis?, dan kenapa kamu bisa demam seperti ini?”

“bukankah aku sudah mengatakan padamu sejak dulu, aku sangat tidak suka melihatmu menangis. lalu kenapa sekarang kamu menangis?” tanyaku padanya, lagi-lagi ia tidak menjawab pertanyaanku. Aku sangat mengerti dirinya, hingga akupun membiarkannya larut dalam tangisnya. Cukup lama ia menangis dalam pelukanku, hingga aku tidak mendengar suara isak tangisnya lagi.

“ kyu…..kyuhyun…”panggilku, tidak ada sahutan darinya, hingga akupun melepaskan pelukanku, dan ternyata ia telah terlelap dalam tidurnya, kemudian akupun merebahkan tubuhnya dikasurnya, lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimutnya. Aku memungut pakaiannya yang basah tadi dan membawanya kedapur untuk dicuci oleh pelayan. Aku meminta pelayan mengantarkan obat demam dan kompres untuk kyuhyun. Aku kembali masuk kedalam kamar kyuhyun. Dan duduk disamping nya. aku menangis ketika mendengar igauannya.

“ ayah….aku sayang ayah….aku sayang ayah…..maafkan aku ayah….maafkan aku….”

“ kyuhyun…..begitu sayangnya kah kamu pada ayah???, jika kamu tahu kenyataan yang sebenarnya, apa kamu masih bisa menyayanginya kyu???” gumamku. Tidak berapa lama kemudian pelayan datang membawa kompresan dan obat penurun demam. Aku mengangkat sedikit kepala kyuhyun dan meminumkanya obat penurun demam.  Setelah itu akupun mengompres keningnya.

“ aku sayang padamu kyu….aku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika kamu mengetahui kebenaran ini” gumamku lagi. ponsel kyuhyun lagi-lagi berdering, dan aku sangat mengetahui siapa yang telah menghubunginya saat ini. sebelum aku menjawab panggilan masuk dari hyunra, aku menatap wajah kyuhyun yang pucat karena sedang demam. Lalu akupun segera menjawab panggilan masuknya.

“ hyunra….”

“apa kyuhyun baik-baik saja?” tanyanya

“ mm………iya, kyuhyun baik-baik saja.  Kyuhyun sudah tidur” sahutku berbohong padanya.

“owh..kalau begitu terima kasih kak….o iya tolong katakan padanya jika ia bangun, besok aku menunggunya seperti biasa”

“ baiklah…”sahutku

“terima kasih…”

“sama-sama hyunra” sahutku, iapun kemudian menutup kembali ponselnya.

“ hyunra….apakah aku bisa memiliki hatimu???” batinku.

“sepertinya itu adalah hal yang mustahil bagiku” aku menatap kembali kearah kyuhyun yang masih terlelap.

“ ingat siwon…kamu tidak boleh egois, hyunra adalah milik kyuhyun” gumamku mengingatkan diriku. “ Cinta….yah…sampai kapan aku bisa menyembunyikan rasa cintaku ini darimu hyunra” gumamku lagi.  sebelum pergi meninggalkan kamar kyuhyun, aku mencium kening adikku ini. lalu akupun keluar dan membiarkannya terlelap dengan tenang didalam kamarnya.

 

Cho kyuhyun pov

Menurutku hari ini adalah hari yang sangat menyakitkan bagiku. Dua kenyataan pahit yang harus kudengar saat ini. yang pertama ketika aku mengetahui bahwa aku bukanlah anak kandung ayah, dan yang kedua….kenapa??? kenapa kak siwon juga mencintai hyunra???, mungkin ia mengira aku telah benar-benar terlelap. namun pada kenyataannya aku mendengar apa yang ia gumamkan barusan. Setelah kak siwon keluar dari kamarku. aku membuka mataku dan menatap kearah pintu kamarku yang telah ditutup olehnya.

“ maafkan aku kak…..karena aku…kakak menyembunyikan perasaan cinta kakak pada hyunra” batinku. Air mataku mengalir disudut mataku. Aku merasa sangat tidak berguna bagi kak siwon. Ia sangat menyayangiku, namun apakah aku tidak bisa membalas rasa sayangnya padaku???.

“argh………………”erangku kesakitan. Aku tidak mengerti apa yang telah terjadi padaku saat ini. kenapa kepalaku sangat sakit sekali seperti tertusuk oleh ribuan jarum yang menyerangku. Aku memegangi kepalaku yang teramat sakit ini. aku sangat tidak tahan dengan rasa sakit ini. hingga aku menggigit ujung selimutku. Agar suara eranganku tidak terdengar oleh orang lain. karena rasa sakit ini, pandanganku semakin kabur, lalu semuapun dengan sekejap menjadi gelap. Dan aku tidak tahu apa yang terjadi denganku selanjutnya.

 

Cho hyunra pov

Perasaan khawatir menyelimutiku saat ini. meskipun kak siwon mengatakan kyuhyun sudah tidur, namun entah kenapa pikiranku selalu dipenuhi oleh rasa khawatirku akan dirinya. Aku duduk diatas kasurku dan aku memandangi kalender yang terletak diatas meja kecil dekat kasurku ini.

“ 19 maret ……huft…3 bulan lagi tepat dimana tanggal 19 maret nanti adalah hari anniversary  kita yang 8 tahun. Ternyata 8 tahun lamanya kita berpacaran kyu..dan  kejutan apa yang akan kamu berikan padaku nanti” gumamku sambil memandangi kalender tersebut.

“ aku harap…acara anniversary kita akan sangat romantis kyu….dan….yang aku dengar tanggal 19 maret nanti akan ada supermoon. Ah……….aku sangat ingin kita berdua menyaksikan keindahan supermoon itu” gumamku lagi. tapi…apakah itu mungkin terjadi??, aku tidak mengerti kenapa, aku merasa takut jika hari itu terjadi, aku melihatnya untuk terakhir kalinya. Aku sangat takut…jika aku benar-benar kehilangannya.

 

Cho hangeng pov

Aku memiliki dua orang anak. Meskipun kyuhyun bukan anak kandungku, sebenarnya aku sangat menyayanginya. Namun aku tidak bisa menunjukkan rasa sayangku padanya. Karena hyo rie telah menghianatiku. Rasa sakit itu hingga sekarang tidak bisa kulupakan. Aku tahu aku sangat jahat pada kyuhyun, karena ia tidak tahu apa-apa. Karena kebencianku pada hyo rie hingga akupun melampiaskannya pada kyuhyun. Aku tahu kyuhyun sangat menyayangiku. Namun aku selalu saja tidak membalas rasa sayangnya padaku. aku adalah ayah yang jahat….sangat jahat.  Hari sudah sangat larut,  hingga akupun memutuskan untuk kembali kedalam kamarku yang terletak tidak jauh dari kamar kedua anakku tersebut. Ketika aku berada didepan kamar kedua anakku, aku menatap kamar kyuhyun. Aku tidak mengerti apa yang kurasakan saat ini. perasaan takut menyelimuti ku saat ini. entah kenapa….aku merasa suatu saat kamar ini akan sangat sepi. Aku tidak tahu kenapa aku berpikir seperti itu, dan secara tidak sadar akupun meneteskan air mataku ketika menatap kamar kyuhyun saat ini. aku menggenggam gagang pintu kamarnya. air  mataku terus mengalir membasahi pipiku saat ini.

“ maafkan ayah kyu…maafkan ayah….”batinku. untuk beberapa saat aku terdiam didepan kamarnya ini, lalu akupun beranjak kembali menuju kamarku.

 

 

~keesokkan harinya~

 

Cho hyunra pov

Aku bangun pagi-pagi sekali, dan seperti biasa aku berndandan rapi  dan cantik  hanya untuk kekasih yang sangat kucintai. Aku memandang diriku didepan cermin.

“hm………hari ini aku akan memberikan kejutan untuk kyuhyun. Aku harap kyuhyun menyukai pemberianku ini” gumamku didepan cermin.  Karena jam tanganku telah menunjukkan pukul 07.00 am.  Akupun bergegas mengambil tas cangklong ku yang ku letakkan diatas kasurku. Lalu setelah itu aku segera menuju taman di kampus kami, dan aku duduk menyendiri untuk menunggunya.

 

Cho kyuhyun pov

Aku membuka mataku perlahan-lahan, dan samar-samar pandanganku menatap sekeliling ruangan kamarku ini. akupun kemudian beranjak bangun, lalu aku menuju kamar mandi. Setelah mandi, dan ketika aku sedang menggosok gigiku, tiba-tiba saja perutku mual, lalu aku memuntahkan isi perutku, meskipun hanya air yang kumuntahkan, tapi rasa nya sangat menyakitkan.  Keringat dingin bercucuran membasahi tubuhku. Setelah memuntahkan semuanya, aku memandangi diriku yang sangat pucat didepan cermin kamar mandiku ini.

“ ada apa denganku???, kenapa aku muntah seperti ini? dan kenapa semalam kepalaku terasa sangat menyakitkan???” batinku

“apa aku sakit???” gumamku. Tidak berapa lama aku didalam kamar mandi, suara ketukan pintu terdengar ditelingaku, dan aku sangat mengenal suara itu yang tidak lain adalah suara kak siwon yang seperti biasa ingin mengajakku kekampus bersama.

TOK…TOK…TOK….”kyuhyun…….apa kamu sudah bangun?” kak siwon berteriak dari luar kamarku

“ sudah kak…….”sahutku, setelah mengganti pakaianku, akupun kemudian membuka pintu kamarku dan menemuinya.

“ buruan…nanti kita terlambat kekampus” kata kak siwon padaku

“ iya…”sahutku, ia pun kemudian meletakkan punggung telapak tangannya kekeningku

“ ada apa?” tanyaku

“ hm……..syukurlah kamu sudah baikan. Semalam aku sangat khawatir, kalau demammu masih tinggi” sahut kak siwon mengkhawatirkanku. Mataku tertuju pada ayah yang berlalu dihadapanku. Dan seperti biasa ia tidak mau menatapku.

“ apakah ayah benar-benar membenciku???, apa ayah tidak mengkhawatirkanku?” batinku. Kak siwon menepuk pundakku pelan.

“ sabarlah kyu…aku yakin suatu hari sikap ayah padamu akan berubah” kata kak siwon, dan aku hanya tersenyum padanya.  Aku dan kak siwon pergi menuju kampus bersama, namun selama perjalanan menuju kampus, perkataannya semalam masih teringat jelas dipikiranku.  Aku tidak mengerti kenapa aku bisa berkata hal yang membuatnya memberhentikan mobilnya secara mendadak.

“ kak……..jika suatu hari aku tidak ada, apa kak siwon mau menggantikanku untuk menjaga dan mencintai hyunra”

“ apa????” ia menatapku karena terkejut apa yang barusan kukatakan padanya

“ kenapa kamu berkata seperti itu?” tanyanya

“hahahahahaha…………kakak kena aku kerjai….hahahahaha……..”tawaku untuk membohonginya

“ aish………..bercandamu tidak lucu, aku tidak suka mendengarnya” sahut kak siwon padaku

“ aku tahu…maaf….aku tidak akan berkata seperti itu lagi” sahutku

“ ya sudah lupakan saja”

“ o iya…kak…aku berhenti disini saja” pintaku

“kenapa???” tanyanya

“ ada yang ingin kukunjungi hari ini” sahutku berbohong

“tapi hyunra sedang menunggumu”

“tolong katakan padanya, hari ini aku tidak bisa menemuinya, dan ini sangat penting bagiku”

“baiklah kalau begitu…”sahut kak siwon. Kemudian akupun keluar dari mobilnya, dan setelah kak siwon pergi meninggalkanku dipinggir jalan, akupun memberhentikan taksi untuk tujuan ke rumah sakit kwanghee. Setibanya di rumah sakit tersebut, akupun memeriksakan kondisi kesehatanku di rumah sakit ini.

 

TBC

Ottoke???, awalnya ff ini mau ku ikutkan lomba ff contest writing tapi gak jadi.  Karena sepertinya agak panjang dan lebih dari 3000 kata. So….ff ini ku buat 2 shoot.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“ Supermoon of love” 2SHOOT/ chapter 2 END/ A

 

ff ini ku buat karena feel ku sedang sedih, jadi ku tuangkan melalui ff ku ini.

 

Genre : family/brotherships/sad romance

Rating : G

 

cast :

cho kyuhyun as cho kyuhyun

ruly a. k . a cho hyunra

choi siwon as cho siwon

han geng as cho han geng

 

^^sebelumnya

“tolong katakan padanya, hari ini aku tidak bisa menemuinya, dan ini sangat penting bagiku”

“baiklah kalau begitu…”sahut kak siwon. Kemudian akupun keluar dari mobilnya, dan setelah kak siwon pergi meninggalkanku dipinggir jalan, akupun memberhentikan taksi untuk tujuan ke rumah sakit kwanghee. Setibanya di rumah sakit tersebut, akupun memeriksakan kondisi kesehatanku di rumah sakit ini.

^^selanjutnya

 

Cho hyunra pov

Sudah cukup lama aku menunggunya disini namun ia belum muncul juga. yang menemuiku malah kak siwon. Baru kali ini ia membuatku kecewa.

“ maaf hyunra, kyuhyun tidak bisa menemuimu. Ia ada urusan” kata kak siwon padaku

“ owh…ya sudahlah” sahutku lesu.  Kak siwon selalu saja seperti ini, jika kyuhyun sibuk ia yang selalu berusaha menemaniku. ia selalu mengajakku berbicara agar aku tidak kecewa pada kyuhyun. Kak siwon selalu menghiburku  jika aku sedang sedih seperti ini.

“ jika urusan kyuhyun selesai, ia pasti akan segera menghubungimu” kata kak siwon padaku

“ iya…”sahutku, sebenarnya aku sangat kesal pada kyuhyun karena ia tidak memberitahukan padaku urusan apa yang sedang dikerjakannya sekarang

TENG……..TENG………..TENG…………

“sudah bel…kamu tidak masuk kekelas?” tanya kak siwon padaku

“ hm….aku sedang malas….”sahutku

“kenapa begitu?, apa kamu tidak sayang ketinggalan pelajaran?” tanyanya lagi

“ hari ini dosennya tidak menyenangkan, lagipula aku juga sedang kesal sekarang” sahutku dan memasang wajah cemberutku didepannya

“ mm……..apa kamu ingin ikut denganku?” tanyanya, aku menatapnya bingung

“memangnya kita mau kemana?” tanyaku padanya

“ bukankah kamu sedang kesal….sekarang aku ingin membuatmu tidak kesal lagi…”sahutnya dan tersenyum manis padaku, aku berpikir sejenak saat menatapnya “ tidak ada salahnya juga jika aku ikut dengannya” batinku

“ Ok….kita mau kemana?” tanyaku lagi

“ ada saja…rahasia” sahutnya, iapun kemudian beranjak bangun dari kursi taman ini begitu juga aku. Ia mengajakku masuk kedalam mobilnya, hari ini kami berdua membolos kuliah. Sepanjang perjalanan aku selalu berpikir apa yang sedang dilakukan kyuhyun sekarang?, apa urusannya itu lebih penting daripada diriku saat ini???. setibanya di sebuah taman hiburan, kak siwon membukakan pintu mobilnya untukku. Ia memperlakukanku seperti seorang putri.

“silahkan tuan putri…….”katanya dan tersenyum padaku,

“ apaan sih….ada-ada saja nih kak siwon….”sahutku

“hahahaha…..tidak apalah…aku memperlakukanmu seperti ini” sahutnya

“ hm…baiklah…”sahutku, ia mengajakku bermain roler coaster, kereta gantung, bianglala, rumah hantu dan lain sebagainya. Untuk sesaat aku merasa senang bersama kak siwon.  Ketika kak siwon meninggalkanku di depan kandang jerapah karena ingin membeli sesuatu untukku. Aku menatap ponselku, dan aku sangat berharap saat ini kyuhyun menghubungiku.

“ kyuhyun~ah……sebenarnya kamu ada urusan apa?, apa kamu lupa padaku?” batinku. Tidak terasa air mataku menetes, aku tidak mengerti kenapa???, aku benar-benar sangat takut…yah….sangat takut jika ia meninggalkanku.  Seseorang menepuk pundakku pelan, dan aku buru-buru menyeka air mataku.

“ ini untukmu hyunra…” katanya padaku.

“ terima kasih..’sahutku, dan menerima es krim pemberiannya ini.

“ kamu kenapa?….kamu menangis ya?” tanyanya padaku

“ tidak…”sahutku berbohong padanya

“ kamu bohong….kamu pasti habis menangis kan?” ia selalu saja tahu jika aku berbohong padanya, aku hanya diam dan tidak menjawab pertanyaannya

“ hyunra…kamu kenapa menangis?” tanyanya lagi, aku hanya tertunduk dan tidak menatapnya. Dan aku tidak mengerti kenapa aku harus menangis didepannya seperti ini.

“ hyunra….”, aku tetap tidak menyahutnya, aku membiarkan air mataku mengalir dan membasahi pipiku saat ini. ia memegang daguku dan mengangkat wajahku agar aku menatapnya.

“ apa karena kyuhyun” katanya

“ aku…….aku tidak tahu kenapa aku menangis seperti ini…aku tidak tahu kenapa…aku merasa sangat takut kehilangannya…….aku tidak tahu kenapa….aku merasa suatu hari ia akan pergi dan meninggalkanku sendirian…” sahutku, kak siwon menyeka air mataku, dan ia berusaha meyakinkanku

“ hyunra….kyuhyun itu hanya mencintaimu, dan aku yakin kyuhyun akan selalu ada untukmu. Mungkin untuk saat ini ia tidak ada untukmu karena ia sedang ada urusan. Dan yakinlah….kyuhyun tidak akan pernah meninggalkanmu” kata kak siwon padaku, meskipun ia berkata demikian, namun hatiku tidak bisa dibohongi. Perasaan takut itu selalu menghantuiku.

“ kakak benar….aku mungkin hanya berpikiran asal saja” sahutku padanya

“ mm….kalau begitu jangan menangis lagi ya, bukankah kamu tahu kyuhyun tidak suka melihatmu menangis seperti ini”

“baiklah….”sahutku.

“ ya sudah…buruan dimakan es krim mu, tuh sudah meleleh…”kata kak siwon padaku

“ hm..baiklah…”sahutku.

 

Cho kyuhyun pov

Aku melakukan CT scan untuk mengetahui apa yang ku derita saat ini.  selain itu darahku diambil sedikit untuk dilihat di laboratorium.  Aku menunggu cukup lama untuk mengetahui hasil test kesehatan yang kulakukan hari ini.

 

~ 4 jam kemudian~

Dokter yang memeriksaku memanggilku keruangannya. Ketika berada diruangannya, ia menjelaskan kepadaku apa yang kuderita saat ini.

“ bagaimana hasil test kesehatan saya dok?”

“ begini….jika anda lihat pada bagian ini…” dokter itu menunjuk pada sebuah  gambar otak milikku yang terdapat  gambar berwarna putih berbentuk seperti sebuah benjolan yang cukup besar, dan benjolan itu terdapat di antara otak kanan dan kiriku.

“ itu apa?” tanyaku

“ ini adalah kanker yang anda derita saat ini….”

“kanker???” tanyaku tidak percaya

“ benar…anda menderita kanker stadium akhir, dan…kanker ini sudah menyebar”

“ hah….anda pasti bohongkan?, saya tidak mungkin menderita penyakit ini….tidak mungkin”

“ ini adalah kenyataan yang harus anda terima, dan sebaiknya anda melakukan kemoterapi” saran dokter itu padaku

“ kemoterapi???, tidak…saya tidak ingin melakukan itu dok” tolakku

“kenapa anda menolak?”

“ apa dengan melakukan kemoterapi saya akan sembuh total?, apa dengan melakukan kemoterapi memory saya tidak akan pudar?, apa dengan melakukan kemoterapi saya bisa menjalani hidup saya dengan normal??” tanyaku bertubi-tubi. Dokter ia hanya terdiam mendengar pertanyaanku

“ saya akan tetap meninggalkan dok?, saya….saya tidak ingin kehilangan memory saya jika saya melakukan kemoterapi…saya tidak ingin melupakan orang-orang yang saya cintai….saya tidak ingin dok…” kataku, aku menangis didepan dokter itu.

“ dokter…tolong katakan pada saya, sampai kapan saya bisa bertahan dok?” tanyaku padanya, dokter itu hanya menatapku dengan rasa kasihan

“ dokter…tolong jawab saya”

“ kemungkinan besar anda hanya bisa bertahan kurang dari 5 bulan…” air mata terus mengalir membasahi pipiku,

“ tolong…..tolong bantu saya untuk bisa bertahan dari rasa sakit ini dok….tolong saya…”

“ baiklah…..saya akan memberikan resep obat ini untuk anda, dan mungkin anda akan mengalami mual ketika meminum obat ini” kata dokter itu padaku, setelah keluar dari ruangan tersebut, aku pergi menuju apotek rumah sakit ini untuk menebus resep obat dari dokter itu. petugas yang menerima resep obat ini menatapku. Aku tahu ia sangat kasihan padaku. setelah menebus resep obat itu,  aku berada diluar rumah sakit ini, dan aku….aku memberhentikan taksi yang selalu ada disekitar rumah sakit ini. aku masuk kedalam taksi, dan aku meminta supir untuk mengantarku ke makam ibuku. Setibanya dipemakaman, aku berlutut didepan makam ibuku

“ ibu…..lama aku tidak kemari….ibu apa kabar disana?” aku berbicara sendiri didepan makam ibuku ini.

“ aku merindukanmu bu….aku…..mungkin aku akan segera menyusulmu bu….”

“ aku sudah mengetahui semuanya….aku tahu aku bukan anak kandung ayah….aku tahu aku hanyalah anak haram ibu bersama laki-laki lain….mungkin ini adalah hukumanku bu…….aku…aku sangat sedih bu……”

“ aku tidak tahu…kapan ayah bisa memanggilku anak….aku tidak tahu kapan ayah bisa menyayangiku seperti anaknya sendiri….”

“ apa ibu tahu….aku sangat menyayangi ayah bu….aku benar-benar menyayanginya….”

“ aku sangat ingin memeluk ayah…tapi aku tidak bisa….”

“ aku sangat kesepian bu……..dan aku…..aku sangat ingin pergi dari dunia ini dan menyusulmu disana” aku menangis didepan makam ibuku. Aku harus berusaha untuk menerima kenyataan pahit ini walaupun sangat menyakitkan.

“ ibu….apakah aku harus menyerahkan hyunra pada kak siwon?”

“ apakah aku harus menyakiti perasaan hyunra?”

“ aku….aku tidak mungkin bersamanya bu……”

“ aku tahu aku egois…tapi mungkin ini adalah jalan yang terbaik….” saat ini aku sedang ingin menyendiri dan tidak ingin diganggu oleh siapapun juga. aku mematikan ponselku untuk saat ini.

“ maaf hyunra….” Gumamku saat mematikan ponselku.

 

TBC

Mian kalau lanjutannya jelek, coz moodnya kurang dapat disini. Jadi ku buatnya ampe sini dulu. hehehehe, jangan lupa coment kalian ya ……….^_^

 

 

 

“ Supermoon of love” 2SHOOT/ chapter 2 END/ B end

 

ff ini ku buat karena feel ku sedang sedih, jadi ku tuangkan melalui ff ku ini.

 

Genre : family/brotherships/sad romance

Rating : G

 

cast :

cho kyuhyun as cho kyuhyun

ruly a. k . a cho hyunra

choi siwon as cho siwon

han geng as cho han geng

 

^^sebelumnya

“ apakah aku harus menyakiti perasaan hyunra?”

“ aku….aku tidak mungkin bersamanya bu……”

“ aku tahu aku egois…tapi mungkin ini adalah jalan yang terbaik….” saat ini aku sedang ingin menyendiri dan tidak ingin diganggu oleh siapapun juga. aku mematikan ponselku untuk saat ini.

“ maaf hyunra….” Gumamku saat mematikan ponselku.

^^selanjutnya

 

Cho siwon pov

Sebenarnya apa yang sedang dilakukan kyuhyun saat ini?, ia seperti sedang menyembunyikan sesuatu dariku dan juga hyunra. Setelah aku mengajak hyunra untuk menghibur dirinya, tapi sepertinya usahaku hanya sedikit berhasil, karena sepanjang perjalanan aku mengantarnya pulang, ia hanya diam sambil sesekali menatap ponselnya. Aku tahu apa yang sedang ia khawatirkan saat ini. aku hanya diam, karena aku tidak ingin mengganggu apa yang ia pikirkan saat ini. setibanya di depan rumahnya, akupun keluar dari mobil untuk membukakan pintu mobilku untuknya. Ia hanya  mencoba untuk tersenyum padaku.

“ hyunra …..jangan bersedih..OK….” ujarku kepadanya

“terima kasih kak…..”sahutnya lesu, iapun dengan malas masuk menuju kedalam rumahnya.  aku yang melihatnya bersedih seperti ini, membuat hatiku sangat tidak tenang. Akupun masuk kembali kedalam mobil dan mengendarainya untuk menuju pulang kerumah. Setibanya dirumah, aku bertanya pada beberapa pelayan mengenai kyuhyun, apa ia sudah pulang atau belum. Dan ternyata ia sama sekali belum pulang kerumah. Aku pun mencoba untuk menghubunginya, namun ponselnya tidak aktif sama sekali. Hal ini benar-benar membuatku sangat khawatir padanya.

“ kamu dimana kyu?, kenapa kamu belum pulang juga?, apa kamu lupa ini sudah hampir malam?” gumamku sambil menunggunya diluar rumahku ini. tidak berapa lama ayah pun pulang dari perusahaan.

“ apa yang kamu lakukan diluar?, kenapa tidak masuk kedalam?” tanya ayah padaku

“ kyuhyun belum pulang ayah…bagaimana aku bisa tenang?” sahutku pada ayahku. Ayah hanya diam saja seperti biasa jika aku menyebut nama kyuhyun didepannya.  Ayahpun kemudian masuk kedalam rumah. Dan membiarkan aku menunggu kyuhyun sendiri diluar seperti ini.  sesekali aku menatap kearah jam tangan milikku ini.

“ kyuhyun….ini sudah jam 8 malam, kenapa sampai sekarang kamu belum  pulang juga?” batinku, aku sangat mencemaskannya saat ini.  sudah 4  jam aku menunggunya sejak pulang dari mengantar hyunra pulang kerumahya. Tidak berapa lama kemudian kyuhyun pun datang, dan aku melihat kesedihan tersirat dari wajahnya saat ini.

“ kenapa baru pulang sekarang?, dan ponselmu kenapa tidak aktif?” tanyaku padanya,

“ owh…maaf kak…aku tadi ada urusan yang tidak bisa kukatakan pada kakak…” sahutnya

“ kenapa?” tanyaku, ia hanya diam saja dan menjawabnya dengan senyumnya. Aku merasa ia sangat aneh sekali saat ini.

“ aku masuk duluan kak…hari ini aku lelah…” sahutnya, wajahnya memang terlihat tampak pucat, dan ia terlihat sangat lesu.

“ baiklah…”sahutku, kyuhyun pun masuk kedalam rumah, dan aku berjalan dibelakangnya. Ayah yang berada diruang tamu ketika melihat kyuhyun baru pulag kerumah, baru kali ini ayah berbicara padanya…namun perkataan ayah sangat menyakitkan hati kyuhyun, bahkan aku yang mendengarnya pun sangat marah.

“ untuk apa kamu pulang?” ujar ayah ketus padanya. Kyuhyun hanya diam saat mendengar perkataan yang ayah lontarkan padanya.

“ ayah….”ujarku dengan nada tinggi pada ayah

“ kenapa?….anak ini tidak tahu sopan santun…apa ia lupa dirumah ini memiliki peraturan?” bentak ayah…

“ tapi…kyuhyun pulang jam segini karena ia memiliki urusan…”sahutku membela adikku ini

“ hah…..urusan apa yang ia lakukan hingga baru jam segini ia pulang. memangnya ia artis…apa ia tidak tahu…ia telah membuatmu khawatir…”sahut ayah ketus.

“ ayah………..”ujarku nada tinggi

“ sudahlah kak….aku memang salah….maafkan aku ayah….kak….”ujar kyuhyun pada ayah dan juga padaku.

“sudah sana…masuk kekamarmu…..wajahmu hanya membuatku kesal….”ujar ayah ketus padanya, kyuhyun hanya terdiam,

“baiklah….”sahut kyuhyun. Iapun kemudian naik  keatas menuju kamarnya. di ruang ini hanya ada aku dan ayah.

“ kenapa ayah berkata seperti itu?, kyuhyun anak ayah juga kan?”  ujarku pada ayahku, ayah menatapku tajam

“ hah…apa kamu lupa ia siapa?….ia hanya anak haram yang dengan terpaksa aku memeliharanya” sahut ayah

“ ayah keterlaluan……ayah tidak memiliki hati…..”sahutku ketus pada ayahku. Karena kesal akupun kemudian naik keatas untuk menemui adikku didalam kamarnya.

 

Cho kyuhyun pov

Perkataan ayah sangat menyakitkan hatiku…mungkin mereka berpikir, aku benar-benar masuk kedalam kamarku. aku sengaja berdiri ditembok dekat kamarku. aku mendengar apa yang ayah katakan tentangku pada kak siwon. Aku hanya bisa menangis…dan menangis. ayah memang benar…aku hanyalah anak haram….dan aku sangat tidak pantas untuk berada didalam rumah ini.  ketika aku melihat kak siwon menaiki anak tangga…akupun buru-buru berlari dan masuk kedalam kamarku. aku mengunci pintu kamarku. aku duduk bersandar dipintu kamarku ini.

TOK…TOK..TOK…..suara ketukan pintu terdengar dari luar. Dan aku tahu siapa yang mengetuk pintu kamarku ini.

“ kyuhyun…apa kamu sudah tidur?” ujar kak siwon dari luar kamarku. aku tidak menjawab perkataannya padaku

“ kyuhyun…aku tahu kamu sedih dengan perkataan ayah padamu tadi….tapi percayalah…sebenarnya ayah menyayangimu….aku tahu sebenarnya ayah mengkhawatirkanmu…maka dari itu ayah berkata seperti tadi”  aku hanya diam, dan membiarkan air mataku ini mengalir dan membasahi pipiku.

“ maaf kak…..ayah memang benar…aku hanyalah anak haram….aku selalu merepotkan kakak…..aku memang tidak pantas berada dirumah ini….seharusnya ibu tidak melahirkanku kedunia ini…..” batinku.

“kyuhyun….”panggil kak siwon dari luar.  Aku hanya bisa diam dan diam. Hari ini adalah hari yang sangat menyakitkan bagiku.  Aku beranjak dan menuju kasurku, namun lagi-lagi rasa sakit ini datang lagi. aku menutup mulutku dengan tangan kananku, agar suaraku tidak terdengar dari luar. Aku merebahkan tubuhku dikasur, dan aku menutup wajahku dengan bantal. Rasa sakit ini sangat menyakitkan. Aku memegang erat bantal ini dan mencengkramnya.

“ibu……….sakit……….ibu…….tolong aku………….sakit………..” batinku. Aku menangis bukan hanya karena mengingat perkataan ayah padaku tadi melainkan rasa sakit ini juga.

“ ayah……..sakit sekali……ibu……..ayah………..”batinku. rasa sakit ini semakin menjadi….hingga membuatku tidak sanggup lagi menggenggam erat bantal ini. aku merasa tubuhku semakin lemah, dan dengan seketika semuapun menjadi gelap.

 

~keesokkan harinya~

Aku membuka mataku perlahan-lahan…sinar matahari yang menyilaukan membuatku berpikir…apakah aku telah meninggal?, apakah aku sudah berada di alam akhir?, apakah saat ini aku akan tinggal bersama ibuku?, namun…kenyataannya…tidak demikian. Aku menatap kembali seluruh ruangan kamarku ini. akupun dengan perlahan-lahan beranjak bangun dari kasurku, dan aku membuka jendela kamarku. aku memejamkan mataku dan menghirup udara segar ini.

“ sampai kapan aku bisa menghirup udara seperti ini lagi?” batinku. Akupun kemudian membuka mataku dan memandang area halaman rumah ayah ini. aku melihat ayah sudah pergi bekerja…karena mobilnya melintas dan menuju gerbang rumah ini. lagi-lagi aku hanya bisa membiarkan air mataku mengalir.

“ ayah….aku menyayangimu……….sangat menyayangimu……ayah tenang saja….tidak lama lagi tidak akan ada kyuhyun yang selalu membuatmu  kesal….tidak akan ada lagi kyuhyun yang membuatmu terpaksa untuk memeliharanya….tidak akan ada lagi kyuhyun yang  dengan terpaksa ayah melihatnya setiap hari…” batinku dan menatap mobilnya yang menghilang dari hadapanku.

“terima kasih ayah….terima kasih” gumamku.

TOK…TOK…TOK…….”kyuhyun…kamu sudah bangun?” panggil kak siwon dari luar kamarku. aku hanya diam tanpa menyahut perkataannya.  Aku kembali menuju kasurku. Dan aku menatap photo hyunra yang terletak diatas meja kecil disamping kasurku ini.

“maafkan aku hyunra….maafkan aku….aku…..aku tidak akan bisa bersamamu lagi….” batinku saat menatap wajah manisnya di photo ini. air mataku membasahi pigura photo yang kupegang ini.

“ aku mencintaimu…..sangat mencintaimu…….dan….sepertinya sudah saatnya aku harus mengalah pada kak siwon……sudah saatnya aku memberikan kebahagiaan untuknya….maafkan aku hyunra jika…apa yang akan kulakukan nanti akan menyakitkan hatimu…bahkan akan membuatmu….menangis….” batinku. Sejak kenyataan pahit yang harus kuterima saat itu. aku pun mulai menghindari hyunra…bahkan aku sering sekali tidak menjawab panggilan masuk darinya. Aku tidak lagi membalas pesan masuknya, aku selalu berusaha tidak masuk kekampus. Aku tahu, ia pasti bertanya-tanya kenapa aku menghindar darinya. Setiap membaca pesan masuk darinya, aku hanya bisa menangis dalam kesendirianku.

“ kyuhyun….apa aku ada salah padamu?”

“ kenapa kamu menghindar dariku?”

“ apa kamu tidak mencintaiku lagi?”

“ apa kamu memiliki kekasih lain?”

“ kenapa panggilanku tidak dijawab?”

“ aku mencintaimu kyu………aku tidak ingin kamu pergi dariku”

“ kyu….aku ingin saat supermoon nanti kita bisa melihatnya bersama” apakah aku bisa melihat keindahan supermoon bersamanya?, apakah aku masih bisa bertahan saat itu?.  2 bulan 3 minggu telah berlalu. Kondisi penyakitku semakin parah, dokter telah angkat tangan atas penyakit yang kuderita ini.  aku sengaja meminta dokter untuk merahasiakan penyakitku ini dari keluargaku. Karena aku tidak ingin mereka tahu kondisi penyakitku ini.  saat ini ketika berada dikampus, aku meminta pertolongan dari sulli…yah…sulli adalah perawat rumah sakit yang sekaligus istri dari dokter yang merawatku dirumah sakit. Aku sengaja memintanya untuk berpura-pura menjadi kekasihku. Ketika aku melihatnya bersama kak siwon, dimana mereka menuju kearahku. Akupun berpura-pura memeluk sulli.

“ maafkan saya sus…saya sengaja melakukan ini” ujarku pada perawat sulli

“ tidak apa-apa…saya mengerti apa yang kamu lakukan ini, gadis itu melihat kearah kita” sahutnya pelan padaku

“ kita berpura-pura saja seperti orang yang sedang pacaran” ujarku padanya

“ baiklah…”sahutnya. Aku mendengar hyunra memanggil namaku, dan dari nada suaranya ia sepertinya sangat kecewa padaku

“ kyuhyun……… ….” Aku melepaskan pelukanku pada perawat sulli, dan aku berpura-pura cuek didepan mereka berdua.

“ kyu…apa yang kamu lakukan pada gadis itu?” tanya kak siwon padaku

“ owh …ini…kenalkan kak….hyunra….dia kekasih baruku” ujarku pada mereka, hyunra menangis didepanku, hatiku sangat sakit melihatnya yang menangis karena terluka olehku.

“ apa???……….kyuhyun….kenapa kamu berpacaran dengannya?, bukankah hyunra adalah kekasihmu?” ujar kak siwon padaku

“ aku bosan padanya kak……..”sahutku berbohong

“ kamu keterlaluan……..aku benci kamu kyu………aku benci………….”ujar hyunra kesal dan berteriak kearahku, lalu iapun kemudian pergi meninggalkanku. Kak siwon yang melihatnya berlari iapun mengejarnya.

“ maafkan aku hyunra….maafkan aku………aku terpaksa melakukan ini, karena aku tidak ingin membuatmu menderita karenaku” ujarku pelan, suster sulli memegang pundakku. Aku menatap kearahnya. Air mataku jatuh disudut mataku.

“ apa kamu tidak apa-apa melakukan itu pada kekasihmu?’ tanyanya padaku

“ ini…adalah jalan yang terbaik yang harus kulakukan” sahutku padanya.

 

Cho hyunra pov

Saat aku melihat kyuhyun yang memeluk gadis yang tidak kukenal itu, hatiku sangat sakit. Dan aku baru tahu kenapa selama ini ia menghindariku. Aku tidak bisa menerima kenyataan ini, aku menangis dan meninggalkannya bersama gadis itu. kak siwon mengejarku, aku berusaha berlari sekuatnya meskipun aku selalu menabrak mahasiswa yang berjalan didepanku namun aku tidak peduli. Aku berusaha untuk terus berlari, namun seseorang telah berhasil meraih tanganku, dan menjatuhkan tubuhku dalam pelukannya. Aku menangis didadanya yang bidang itu.

“ menangislah hyunra……menangislah sepuasmu…aku tahu hatimu sangat sakit melihat kenyataan itu” ujar kak siwon padaku, ia mengelus-elus punggungku pelan.

“ kyuhyun jahat….ia sangat jahat……..aku benci kyuhyun…….aku benci dia….” Ujarku di tengah isak tangisku.

“ aku tidak tahu kenapa kyuhyun melakukan ini padamu….tapi aku sangat yakin kyuhyun pasti memiliki alasan lain, kenapa ia berbuat ini padamu”

“ tidak….kyuhyun sudah berubah…ia bukan kyuhyun yang ku kenal, ia bukan kyuhyun yang kucintai” ujarku padanya. Aku masih menangis dalam pelukannya. Kak siwon lagi-lagi berusaha untuk menghiburku. Ia mengajakku pergi meninggalkan kampus ini.  dan ia mengajakku ke arena ice skating.  Untuk sesaat aku bisa melupakan rasa sakit hati yang kyuhyun torehkan kehatiku ini. kak siwon mengajariku, meskipun beberapa kali aku terjatuh karena tidak seimbang. Namun kak siwon tidak pernah menyerah untuk mengajariku.  Aku cukup merasa bahagia saat ini, meskipun tidak sebahagia saat bersama dengan kyuhyun.

 

Cho kyuhyun pov

Ketika hyunra pergi meninggalkanku, tanpa sepengetahuan mereka aku menyusul mereka berdua. Aku mengikuti kemana mereka berdua pergi. Aku berdiri di lantai 3 dan hanya menatap mereka dari kejauhan. Hyunra mencoba untuk tertawa bersama kak siwon, dan hal itu membuatku sedikit tenang, meskipun aku menangis saat menatap mereka dari kejauhan, namun aku yakin apa yang kulakukan pada hyunra adalah jalan yang terbaik yang kupilih.

“ tersenyumlah hyunra…..tertawalah bersama kak siwon…..aku ingin kamu bahagia bersamanya” gumamku sambil menatap mereka. aku memutuskan untuk kembali kerumah….aku sengaja berjalan kaki menyusuri kota Seoul menuju rumahku. Aku berhenti ketika melihat ayahku yang berada didepanku, dan ia berjalan sambil menghubungi…ntah siapa itu, tapi kemugkinan itu adalah rekan kerjanya. Mataku tertuju pada seseorang yang sedang memasang papan nama sebuah café, namun karena tidak hati-hati papan nama itu terjatuh, dan aku sangat khawatir jika papan nama itu menimpa ayahku. Akupun berlari secepatnya, dan aku mendorong ayahku hingga kami berdua terjatuh ke aspal.

“ ayah………awaaaaassssssssssss……….” PRANGGGGGGG…………..papan nama itupun hancur.

“ ayah tidak apa-apa?” tanyaku pada ayah, ayahku hanya terdiam sambil menatapku. Aku tahu ayah shock dengan kejadian barusan.

“ ayah tidak apa-apakan?…..hampir saja papan nama itu menimpa ayah…” ujarku pada ayahku. Ayahku masih terdiam dan menatapku. Akupun membantunya berdiri. Dan membersihkan pakaian ayahku dari debu aspal ini.

“ maaf…jika aku mengejutkan ayah…aku hanya takut jika terjadi sesuatu pada ayah, dan aku tidak ingin ayah celaka karena papan nama itu” ujarku lagi padanya. Lagi-lagi ayahku hanya diam saja. Aku tahu…ayah masih tidak bisa menerima keberadaanku, hingga akupun memutuskan untuk pergi meninggalkannya didepan café ini sendiri.

“ maaf ayah…maafkan aku…..aku akan pergi dari sini” ujarku padanya. Aku yang melihat ayahku masih terdiam tanpa berkata apa-apa padaku, akupun kemudian pergi dan menuju untuk pulang kerumah sambil berjalan kaki. Karena saat ini perasaanku hancur atas tindakan yang kulakukan pada hyunra, akupun memutuskan untuk tidak menggunakan kendaraan apapun untuk sampai dirumah. Setibanya dirumah, aku duduk diteras kamarku. lagi-lagi kepalaku terasa amat menyakitkan…karena rasa sakit ini, aku berlari menuju meja kecil yang terdapat disamping kamarku, untuk mencari obat penghilang rasa sakit ini. namun….aku mengurungkan niatku karena secara tiba-tiba kak siwon datang dan membuka pintuku secara kasar. Ia terlihat sangat marah saat menatapku, ia menghampiriku dan mencengkram kerah bajuku dengan kuat.

“ kenapa kamu menyakiti hyunra?…apa salahnya padamu..hah……..”bentaknya didepan wajahku, lagi-lagi aku harus berbohong darinya

“ aku tidak mencintainya lagi…..aku bosan padanya…” BUGGGGGG………..kak siwon melemparkan tinjunya diwajahku hingga akupun terjatuh dikasur. Pandanganku dengan seketika menjadi gelap setelah ia menghajarku.

 

Cho siwon

Setelah mengantar hyunra pulang kembali kerumahnya, aku pun bergegas pulang kerumah. Karena kesal pada kyuhyun atas apa yang ia lakukan pada hyunra. Setibanya dirumah, aku langsung menuju kamarnya dan langsung membuka pintu kamarnya tanpa mengetuk terlebih dahulu. Aku sangat kecewa atas perkataannya barusan.

“ aku tidak mencintainya lagi…..aku bosan padanya…” karena geram akupun langsung melemparkan tinjuku padanya.

“ kamu pikir hyunra itu gadis apa?, dengan seenaknya kamu mempermainkan hatinya…” ujarku dengan nada tinggi padanya, namun tidak ada reaksi darinya, ia berada pada posisi telungkup setelah aku menghajarnya barusan.

“ hei…kyuhyun…jawab perkataanku…….kyuhyun…………”panggilku berteriak padanya. Namun masih tidak ada reaksi darinya, hal ini membuatku sangat khawatir, akupun kemudian membalik tubuhnya, betapa terkejutnya aku ketika melihatnya yang tidak sadarkan diri, dan darah segar mengalir dari hidung dan bibirnya. Aku tidak tahu apakah darah itu karena tinjuku padanya atau karena sebab yang lain.

“ kyuhyun…….kamu kenapa?…kyu…..sadarlah………..kyuhyun………..” aku mengguncang-guncangkan tubuhnya, namun tidak ada reaksi darinya. Karena khawatir, akupun kemudian menghubungi dokter keluarga. Tidak berapa lama dokter jungsso pun datang dan memeriksanya. Aku sangat terkejut saat mendengar kenyataan ini.

“ bagaimana adik saya dok?”

“ kenapa kamu baru menghubungi saya sekarang?, apa kamu tidak tahu kyuhyun koma?”

“a…ap………apa???”

“ kyuhyun koma….dan sebaiknya ia segera dirawat dirumah sakit”

“ an…anda pasti bercanda kan dok?, kyuhyun tidak mungkin koma…..tadi dia baik-baik saja”

“ini adalah kenyataan…..kyuhyun koma…saya akan menghubungi ambulance untuk membawanya kerumah sakit” perkataan dokter  jungsso membuatku terdiam seperti patung dan menatap lirih pada adikku yang ternyata sedang sekarat karenaku.  tidak berapa lama kemudian ambulance pun datang dan ketika hendak membawa kyuhyun kerumah sakit, ayah yang baru datang sangat terkejut saat menatap kyuhyun yang tergeletak diatas banker ini.

“ ada apa ini? kyuhyun kenapa?” tanya ayah cemas

“ kyuhyun…ia koma ayah…ini salahku….ini semua salahku” sahutku, aku menyalahkan diriku atas kejadian ini.  baru pertama kalinya aku melihat ayah menangis seperti ini. aku dan ayah menemani kyuhyun didalam mobil ambulance ini.  kami berdua hanya bisa menangis dan menatapnya yang tidak sadarkan diri saat ini. sewaktu menuju perjalanan kerumah sakit, detak jantung kyuhyun berhenti. Kami sangat panik, dan dokter pun memberikan CPR padanya. Namun tidak ada perkembangan.

“ isi febrilatornya…100 joule”ujar dokter itu pada perawat yang duduk disebelahnya

“ baik dok” sahutnya, setelah febrilator itu di isi sebanyak 100 joule, masih tidak ada perkembangan, dan febrilator itu kembali di isi sebanyak 300 joule untuk menyelamatkannya.

“ kyuhyun…bertahanlah anakku………bertahanlah demi ayah……..ayah mohon kyu…..”ujar ayah menangis sambil memegangi tangannya. Aku baru sadar ternyata sebenarnya ayah sangat menyayangi kyuhyun. Kenyataan ini membuatku bahagia. Meskipun sedikit terlambat bagi ayah untuk berkata didepannya ia menyayanginya, namun kyuhyun tidak bisa mendengarnya saat ini.

“ kyuhyun…jangan tinggalkan kami….maafkan kakak kyu…….maafkan kakak…….” Ujarku didepannya. Dokter terus berusaha menyelamatkan nyawanya. Aku dan ayah bernafas lega ketika detak jantungnya kembali normal.  Setibanya dirumah sakit, kyuhyun dilarikan keruang ICU.  Awalnya aku sangat takut untuk memberitahukan pada hyunra bahwa kyuhyun sedang koma saat ini, namun sudah 2 hari kyuhyun koma, dan akupun memberitahukan hal ini pada hyunra. Hyunra hanya bisa menangis saat mendengar perkataanku padanya

“ hyunra….aku harap kamu tegar saat mendengar kabar ini” ujarku padanya

“ memangnya ada apa kak?” sahutnya bingung

“ kyuhyun koma….kyuhyun saat ini ada dirumah sakit kwanghee…sudah 2 hari yang lalu kyuhyun koma” hyunra terduduk lemas diteras rumahnya

“ tidak…ini tidak mungkin….kyuhyun tidak mungkin koma….ini tidak mungkin” sahutnya yang tidak menerima kenyataan ini.  ia menangis dan menangis. aku mengajaknya kerumah sakit untuk menjenguknya.  Aku dan hyunra bertemu gadis yang pernah memeluk kyuhyun saat dikampus. Dan perawat itu telah menceritakan semuanya pada kami berdua. Dan aku baru tahu bahwa selama beberapa bulan ini kyuhyun merahasiakan kondisi penyakitnya ini dari kami. aku dan hyunra hanya bisa menangis ketika mendengar kenyataan ini. saat berada diruang ICU ini, kami berdua berdiri berhadapan. Hyunra menggenggam tangan kyuhyun dengan erat dan dalam tangisnya hyunra berkata…

“ jika ini adalah keinginanmu untuk melihatku bahagia bersama kak siwon…..aku akan melakukannya kyu…aku………aku sangat mencintaimu kyu…..aku mencintaimu….” Aku hanya bisa menatap nanar kearah hyunra yang menangis sesenggukkan didepan kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri saat ini.

 

~ keesokkan harinya~

Kyuhyun sadar dari komanya, saat ia sadar aku dan ayah berada diruang ICU ini.  ayah tersenyum padanya

“ kamu sudah sadar anakku…”ujar ayah padanya

“ ayah……….”sahutnya lemah, ayang mengangguk pelan

“ benar anakku ….ini ayah…maafkan ayah kyu….maafkan ayah……selama ini ayah selalu berbuat jahat padamu……..selama ini ayah tidak pernah memanggilmu anak..ayah jahat kyu……ayah tidak pantas dimaafkan olehmu” ujar ayah yang menangis didepan kyuhyun

“ ayah tidak salah…..aku yang salah…aku memang anak haram…..dan aku tidak pantas disayang oleh ayah sebaik dirimu” sahut kyuhyun, kami berdua terhenyak ketika mendengar apa yang ia katakan barusan. Meskipun dengan suara lemah, ia menceritakan semuanya pada kami. ayah yang mendengar kenyataan ini, iapun langsung memeluk kyuhyun dan selalu meminta maaf padanya. Sejak kyuhyun sadar, ayah selalu menyediakan waktu untuk kyuhyun. Dokter telah memberitahukan pada kami bahwa kemungkinan kyuhyun tidak akan bisa bertahan dalam 1 minggu ini. dan kyuhyun memberitahukan keinginan terakhirnya padaku.

“ kak……..apakah kakak ingin mengabulkan permintaanku?” tanyanya padaku

“ apa yang kamu inginkan kyu?, aku pasti akan berusaha mengabulkannya untukmu” sahutku yang duduk di kursi samping kasurnya ini sambil mengupas kulit buah apel ini untuknya

“ aku ingin kakak menikahi hyunra………aku ingin melihat hyunra bahagia bersama kakak…” DEG…..aku berhenti mengupas kulit apel ini dan meletakkanya diatas piring buah.

“ tidak..jika itu yang kamu inginkan aku tidak akan mengabulkannya…’sahutku menolak permintaannya

“ aku mohon kak….aku tidak memiliki banyak waktu lagi…aku sangat ingin melihat hyunra menikah dengan kak siwon…hanya kakak yang bisa membuatnya bahagia……..aku mohon padamu kak….aku mohon……..” ia menggenggam tanganku kuat, ia menangis didepanku dan selalu memohon padaku.

 

Cho hyunra pov

Hari ini aku berkunjung kerumah sakit untuk bertemu dengan kyuhyun. Aku membuka pintu kamar inapnya perlahan-lahan. Dan aku terdiam sambil memegang gagang pintu kamar inapnya ini. aku hanya bisa menangis saat mendengar keinginannya itu pada kak siwon.

“ menikah?…kenapa……..kenapa kyu?” batinku. Air mataku tidak bisa terbendung lagi, setelah mendengar keinginannya itu, akupun mengurungkan niatku untuk mengunjunginya. Aku menangis dan duduk didepan ruang inapnya ini.  tidak berapa lama kemudian kak siwon keluar dari kamar inapnya, dan berjongkok didepanku dan menggenggam kedua tanganku. aku menatapnya….

“ aku……..aku sudah mendengar semuanya…”ujarku padanya, kak siwon hanya diam dan menyeka air mataku dengan tangannya.

“ jika itu yang kyuhyun inginkan….aku kan mengabulkannya…”ujarku lagi, kak siwon terkejut dan ia memandangku dengan rasa tidak percaya.

“ jika kamu terpaksa sebaiknya jangan kamu lakukan” sahutnya padaku

“ tidak….aku……..aku tidak ingin membuatnya kecewa…..aku……..aku ingin melihatnya tersenyum kak……aku ingin memberikan yang terbaik di sisa hidupnya ini” sahutku padanya. Sejak mendengar keinginannya itu, kamipun berencana menikah secara sederhana. Sudah 6 hari kyuhyun dirawat dirumah sakit, dan hari ini dokter terpaksa mengizinkannya untuk keluar dari rumah sakit untuk menyaksikan pernikahanku bersama kak siwon.  Ketika berada dialtar pernikahan, aku menatap kyuhyun yang tersenyum padaku. dibalik wajahnya yang sangat pucat itu, kyuhyun selalu berusaha tampak terlihat senang menyaksikan pernikahanku ini. aku berusaha untuk tidak menangis didepannya, tenggorokanku tercekat, dan dadaku sangat sesak menahan kesedihan yang sangat mendalam bagiku ini. setelah acara pernikahan usai, dan kami berada diruang makan bersama. kami sangat terkejut dan panik ketika melihat kyuhyun kesakitan dan memegangi kepalanya, bahkan darah segar dan hitam mengalir dari hidungnya.

“kyuhyun……”ujar kami khawatir padanya

“a…aku……ti..tidak…ap…apa…apa…’sahutnya terbata-bata, wajahnya sangat pucat, aku menyeka darah yang mengalir dari hidungnya dengan sapu tangan pemberian kyuhyun ketika diawal kami pacaran dulu. kyuhyun menggenggam tanganku kuat karena menahan rasa sakitnya itu.  kak siwon dan ayahnya memapah kyuhyun untuk beristirahat dikamarnya.

~ Dini hari~

Malam ini adalah malam dimana bulan purnama terlihat sangat indah dan sangat dekat jaraknya dengan bumi. Malam ini adalah malam Supermoon.  Aku yang duduk  di sofa kamar kyuhyun ini, kyuhyun memintaku untuk menemaninya duduk bersamanya diteras kamarnya.  kami duduk berdekatan, aku menggenggam tangannya.

“ hyunra…bolehkah aku tidur dipundakmu?” pintanya

“ boleh…”sahutku. Aku tahu malam ini adalah malam terakhirnya bersamaku. Aku mencoba untuk tidak menangis didepannnya saat ini.  kyuhyun meletakkan kepalanya dipundakku.

“ hyunra..bulan itu sangat indah ya….terima kasih sudah mau menemaniku untuk menyaksikan keindahan bulan ini” ujarnya

“ iya…” sahutku

“ terima kasih kyu….kamu memintaku untuk menemanimu menyaksikan keindahan Supermoon ini” batinku dan menatap sinar Supermoon saat ini.

“ aku bahagia hyunra….aku menyerahkanmu pada laki-laki yang baik seperti kakakku…aku bahagia akhirnya aku bisa pergi dengan tenang” ujarnya. Perkataannya sangat menyayat hatiku. Aku berusaha agar air mata ini tidak terjatuh didepannya.

“ aku sangat mencintaimu hyunra………sangat mencintaimu…..tolong jaga kakakku dengan baik….aku sangat menyayangi kalian berdua” pintanya

“ aku akan melakukannya untukmu kyu……..aku juga sangat mencintaimu…’sahutku padanya

“terima kasih hyunra….terima kasih…”sahutnya, suaranya semakin lemah.

“ aku lelah hyunra…aku mengantuk…aku ingin tidur” ujarnya pelan

“ tidurlah  kyu…aku akan menemanimu disini” sahutku

“hm…..”sahutnya. kyuhyun terlelap dipundakku, aku memanggil namanya untuk memastikan ia belum pergi meninggalkanku.

“ kyuhyun….”

“hm….”sahutnya

“kyuhyun………”

“hm……….”

“kyuhyun………”kali ini tidak ada jawaban darinya, akupun memanggil namanya kembali

“ kyuhyun………”panggilku namun tidak ada jawaban darinya. Genggaman tangannya melemah, dan sangat dingin. Yah…kyuhyun telah pergi meninggalkanku untuk selama-lamanya.

“ terima kasih kyu..terima kasih….sampai kapanpun…aku akan mencintaimu…..selamat jalan cho kyuhyun…..kekasihku yang tampan…” ujarku padanya, kepergiannya seiringan dengan menjauhnya Supermoon dari hadapanku. Air mataku akhirnya tidak terbendung. Aku menangis dalam kesendirian disamping jasadnya yang terlelap dipundakku saat ini.

“ aku mencintaimu kyu………..”

 

FIN

Bagaimana???,  apa kalian suka???

Maaf kalau FF ini sedih…dan aku tidak tahu kalian akan menangis saat membacanya atau tidak. Jangan lupa coment + likenya kalau kalian suka ya……..^_^

About chohyunrafanfiction

hay...q ruly aku suka menulis dan semua tulisanku q share di blog pribadiku ini

Posted on Agustus 17, 2011, in brotherships, family, korea, romance and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: