” BANANA SPLIT CAKE” FF SPECIAL ULTAH EUNHYUK OPPA


” BANANA SPLIT CAKE” FF SPECIAL ULTAH EUNHYUK OPPA

Ini ff special untuk pemenang dari pertanyaan di grup alwayskpop4ever^_^ dan yang menang adalah nayz yunha shawolelf onew khecebong.  ini ff sad romance. Karena yang satunya happy end, dan sekarang giliran sad end ya…mian ya kalau kurang menarik. Ini ku buat saat ku dengerin lagu 2AM –saiai

 

Genre : sad romance

Length: 1 shoot

 

Cast:

Eunhyuk

Nayz yunha as yunha

 

Eunhyuk pov

Aku adalah lee hyukjae atau sering disapa oleh banyak orang adalah eunhyuk.  Saat ini aku berumur 25 tahun. Aku memiliki seorang kekasih bernama yunha…aku sangat mencintainya. Hanya saja kekasihku itu telah pergi meninggalkanku untuk selamanya. Orang lain sering menganggapku gila, karena diriku selalu merasa bahwa yunha masih hidup dan selalu ada bersamaku. Aku tidak peduli akan pikiran mereka terhadapku. Namun pikiran mereka semua adalah benar, dan aku baru menyadari bahwa yunha tidak ada bersamaku ketika saat itu adalah hari dimana aku berulang tahun.

 

~flashback~

“ hm……sebentar lagi aku berulang tahun….kira-kira apa ya kejutan dari yunha untukku?” gumamku didepan cermin kamarku ini.

“ ah…lebih baik aku menghubunginya…aku sangat merindukannya” aku berkata pada diriku didepan cermin ini.  aku berjalan menuju ruanng tamu sambil menonton televisi. Aku duduk diantara dongsaeng dan hyungku.

“ sedang menelpon siapa hyung?” tanya kyuhyun padaku

“ ah…biasalah….yunha….aku merindukannya, jadi wajarlah kalau aku menghubunginya” sahutku pada dongsaengku ini.

“ yunha noona???, bukankah yunha noona telah………”perkataannya ku putus karena aku mengerti apa yang ia maksudkan.

“ maksudmu yunha telah meninggal?…gila kamu kyu…yunha itu masih hidup dan dia ada untukku” sahutku padanya, kyuhyun dan sungmin hyung hanya menatapku nanar. Aku tidak peduli akan tatapan mereka padaku.

“ tapi hyung……….”ujar kyuhyun padaku

“sudahlah kyu………….kalian pikir aku gila apa?……….kalian pikir yunha benar-benar telah pergi meninggalkanku?……..itu hanya pikiran kalian saja” bentakku pada mereka

“ eunhyuk~ah………..”bentak sungmin hyung padaku

“mwo???………apa hyung juga menganggapku gila seperti yang kyuhyun maksudkan tadi” sahutku ketus pada hyungku ini

“ kyuhyun tidak mugkin bermaksud seperti itu hyuk…..kyuhyun hanya menyampaikan kenyataan saja” sahut sungmin hyung padaku

“ terserah…………”sahutku ketus padanya. Akupun kemudian kembali masuk kedalam kamarku dan menyendiri untuk menghubungi kekasihku itu.

“yeobseyo………”

“yeobseyo oppa………” ujar yunha manja dari seberang sana

“ chagiya……apa kamu ada dirumah?”

“nde oppa….waeyo?” tanyanya

“ aku ingin mengajakmu makan siang hari ini, apa kamu ada waktu?”

“ya pastilah oppa…untuk oppa apa sih yang tidak” sahutnya

“ ok chagiya…….aku akan menjemputmu 15 menit lagi ya”

“ Ok…ku tunggu oppa didepan rumahku ya” sahutnya

“ Ok…chagi…’sahutku, akupun kemudian menutup ponselku kembali.

“ hah……aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengannya. Kyuhyn dan sungmin hyung pikir aku gila apa….mereka pikir yunha telah meninggal. Seenaknya saja mereka berkata seperti itu”  gerutuku kesal. aku beranjak dari dudukku dan menuju lemari ku untuk mengambil jaket hitamku dan kunci mobilku. Lalu aku keluar, dan tanpa berpamitan pada mereka akupun langsung keluar dari rumah.  Dan dengan segera aku bergegas menuju rumah yunha.  Aku memutar music one love milik super junior. Aku mengikuti gerak tubuhku sesuai irama lagu ini.  setibanya didepan rumah yunha ia tersenyum padaku. ia terlihat sangat cantik sekali dengan gaun putih itu. meskipun wajahnya terlihat pucat, tapi ia tetap manis dan anggun.  Aku tidak mengerti kenapa orang-orang yang melihatku tersenyum pada yunha mereka sepertinya sedang membicarakanku karena aku dapat melihat dari tatapan mereka padaku.

“oppa….waeyo???” tanya yunha padaku

“ ah……gwencana…….”sahutku, akupun kemudian menggenggam tangannya dan mengajaknya masuk kedalam mobilku.  Kami berdua bercanda dan tertawa bersama didalam mobilku.  Aku sengaja mengajaknya ketaman hiburan.  Setibanya ditaman hiburan, aku tidak pernah melepaskan genggaman tanganku padanya. Petugas yang memberikan tiket yang kubeli ia menatapku bingung, ntah kenapa petugas tiket itu menatapku dengan tatapan aneh.

“gumawo….”ujarku pada petugas itu

“ ch………..cheonmaneyo………” sahutnya padaku.

“ kajja chagiya………”

“kajja…oppa…..”sahutnya padaku. kami bermain roler coaster bersama.  dan saat roler coaster ini belum diputar, ada seorang anak kecil yang celetuk dibelakang.

“ hyung……..hyung gila ya???” aku spontan terkejut dan aku langsung menatap kebelakang dan menatapnya dengan tajam.

“ mwo???……….hyaaaaaaa……..anak kecil jangan sembarangan bicara ya…” ujarku kesal padanya

“ mianhe….anak saya tidak bermaksud berkata seperti itu” sahut eommanya padaku

“ gwencana……..”sahutku ketus padanya

“ oppa……sudahlah…dia hanya anak kecil saja” ujar yunha padaku.

“nee…chagiya…”sahutku padanya.

 

Yunha pov

Aku adalah yunha. Dan aku hanyalah sesosok arwah yang gentayangan hanya untuk menemani kekasihku lee hyukjae. Kekasih yang sangat kucintai. Karena kecelakaan yang menimpaku beberapa minggu yang lalu,  aku melihat eunhyuk oppa selalu mengurung dirinya didalam kamar, bahkan beberapa kali nekad untuk bunuh diri. Aku yang tidak tega melihatnya seperti itu, akhirnya akupun meminta izin pada malaikat yang telah mengambil nyawaku untuk beberapa hari tinggal di bumi ini hanya untuk menghilangkan kesedihan eunhyuk oppa atas kepergianku.  Hanya eunhyuk oppa yang dapat melihatku, sebenarnya aku sangat sedih karena banyak orang berpikir bahwa eunhyuk oppa telah mengalami gangguan jiwa karena eunhyuk oppa selalu berbicara sendiri, tertawa sendiri bahkan tersenyum sendiri. Padahal yang ia lakukan adalah bersamaku. Aku bertekad untuk membuatnya sadar bahwa sebenarnya aku tidak ada didunia ini, aku ingin ia sadar bahwa aku hanyalah seorang arwah. Dan aku bertekad untuk memberitahukan hal ini saat ia berulang tahun nanti.  Hatiku sangat sakit ketika anak kecil itu mengatakan bahwa eunhyuk oppa gila…jujur saja…aku ingin sekali menutup mulut bocah itu. tapi apa dayaku,,,pada kenyataannya apa yang anak itu katakan semuanya adalah benar.  Saat kami bermain roler coaster ini, eunhyuk oppa selalu menggenggam tanganku erat. Aku menatapnya lirih….air mataku mengalir membasahi pelupuk mataku.

“ mianhe oppa………cheongmal mianhe……” batinku saat menatapnya.

“ yunhaaaaaaaaaaaa………………….saranghaeeeeeeeeeeeeeeeeeee…………..”ia berteriak menyebutkan namaku. Air mataku semakin deras.

“ oppa…seandainya saja oppa tahu bahwa aku telah tiada…apakah oppa bisa sebahagia ini?” batinku

“ chagiya….aku bahagia sekali…….” Teriaknya lagi

“ nado…oppa……saranghaeyo oppaaaaaaaaaaaaaa…………..”teriakku, meskipun aku berteriak namun tidak ada seorang pun yang mampu mendengarnya melainkan hanya eunhyuk oppa seorang yang mampu mendengar apa yang kukatakan padanya.  Setelah roler coaster ini selesai kami mainkan. Eunhyuk oppa kembali mengajakku untuk bermain didalam kereta gantung.

“ chagiya……..pemandangan disini indah sekali ya…” ujarnya padaku

“ nde oppa….’sahutku padanya.

“ sampai kapanpun aku tidak akan sanggup untuk berpisah denganmu” ujarnya padaku

“ oppa…….”sahutku pelan

“ yunha……saranghaeyo……..saranghae………..” ujarnya lagi, air mataku kembali menetes didepannya. Namun ia tidak dapat melihatku menangis didepannya.

“ oppa……2 hari lagi oppa ulang tahun…..oppa ingin apa?” tanyaku padanya

“ aku ingin banana split cake buatanmu” sahutnya manja padaku

“ aish…….dasar penggila pisang” sahutku padanya, ia mengacak rambutku lembut

“ karena yang buat adalah yeoja secantik dirimu…dan banana split cake yang pernah ku makan tidak seenak buatanmu chagi” sahutnya padaku, aku hanya tersenyum padanya. Karena aku mengetahui kesukaannya oleh sebab itu aku sering sekali membuatkan cake itu hanya untuknya.

“ geurae…kalau itu maunya oppa…aku akan membuatkan yang special untuk oppa…” ujarku padanya. Karena keinginannya ini lah, aku berusaha untuk memperlihatkan diriku didepan kyuhyun dan sungmin oppa. Karena mereka berdua adalah saudara eunhyuk oppa. Awalnya mereka takut saat aku menampakkan diriku didepan mereka.

“ yu….yunha…….bukankah kamu???” ujar sungmin oppa ketakutan begitu juga dengan kyuhyun

“ nde oppa……aku memang telah meninggal, hanya saja aku tidak ingin eunhyuk oppa seperti orang gila yang selalu bersedih, berteriak bahkan sering mencoba bunuh diri karenaku.  aku ingin membuatnya sadar bahwa aku benar-benar telah tiada…aku ingin membuatnya sadar bahwa yang ia lihat selama ini adalah arwah yunha…..aku mohon pada kalian bantu aku untuk menyadarkannya….”pintaku didepan mereka, kebetulan hari ini eunhyuk oppa sedang mengurus pekerjaannya sebagai presenter televisi.

“ tapi…bukankah kamu yang telah membuatnya gila….karenamu kami selalu menganggap bahwa eunhyuk hyung telah kehilangan kewarasannya, karenamu kami selalu bertengkar” ujar kyuhyun ketus padaku

“ kyuhyun…..”bentak sungmin oppa padanya

“ tapi aku benarkan hyung….ini semua gara-gara dia” sahut kyuhyun kesal

“ kamu memang benar kyu…ini semua salahku……tapi aku melakukan ini karena aku mencintai eunhyuk oppa……aku ingin memberikan kenangan terakhir untuknya sekaligus kenangan itu akan membuatnya sadar bahwa aku memang telah tiada” sahutku padanya. Kyuhyun dan sungmin saling menatap

“ aku mohon pada kalian….untuk sekali ini dan untuk terakhir kalinya bantu aku untuk merayakan hari ulang tahun eunhyuk oppa……ku mohon…………” aku berlutut didepan mereka berdua. Karena tekadku yang kuat dan terus berlutut didepan mereka akhirnya merekapun mengabulkan permintaanku.

“ geurae……kami akan membantumu” ujar sungmin oppa padaku

“ jincha???…..kalian benar ingin membantuku?” tanyaku tidak percaya pada mereka

“nde……sekarang berdirilah…”ujar mereka padaku. malam ini adalah malam terakhir aku berada didunia ini, dan malam ini adalah malam terakhir aku dapat melihatnya. kyuhyun dan sungmin oppa membantuku untuk membuat banana split cake untuknya. Sungmin oppa dan kyuhyun membantuku untuk menghias ruang tamu rumah mereka ini hanya untuk eunhyuk oppa.  Aku sengaja meminta sungmin oppa untuk meletakkan cermin besar yang sengaja kami tutupi kain berwarna putih.

 

~malam harinya~

Hari ini aku sengaja menghubungi eunhyuk oppa untuk pulang kerumahnya sekitar pukul 11.45 malam. Karena tepat pukul 00.00 dini hari aku harus kembali kealamku.  Sungmin dan kyuhyun sengaja hanya menyaksikan kejutan untuknya ini dari lantai atas.  Karena aku yang meminta mereka.

 

11.45 pm

TING…TONG……….TNG…..TONG…….belnya berbunyi, aku sengaja tidak mengunci pintu rumahnya ini, dan lampu ruangan ini sengaja dimatikan. Lilin kecil menghiasi jalan menuju arahku. Ia membuka pintu rumah ini.

“ saengil chukaeo….oppa………” ujarku padanya dari jarak yang tidak terlalu jauh darinya, aku berdiam ditempatku berdiri saat ini sambil memegang cake special untuknya.

“yunha………nae chagiya…….”ujarnya tersenyum dan menghampiriku. Saat ia tepat berada didepanku, aku memintanya untuk meniup lilin ini.

“ tiuplah lilin ini oppa….dan buatlah permohonanmu” ujarku padanya

“ geurae chagi…”sahutnya. Iapun kemudian meniup lilinnya dan ia memejamkan matanya.  setelah itu ia membuka matanya dan kembali tersenyum padaku

“ gumawo chagiya….”

“ cheonmaenyo oppa….”sahutku padanya. Kami berdua berjalan menuju sofa panjang yang terdapat diruang tamu rumahnya ini.  kami duduk berdua, aku memotong sebagian cake ini dan menyuapinya dengan tanganku.

“mm……….lezat sekali……cake ini tidak akan pernah kulupakan chagiya” ujarnya padaku

“ oppa……maukah oppa berdansa denganku malam ini?” pintaku padanya

“ Ok….untukmu apa sih yang tidak aku berikan” sahutnya.  Iapun kemudian berdiri dan mengulurkan tangannya padaku lalu akupun menyambutnya. Kamipun mulai berdansa, eunhyuk oppa memutar lagu kesukaan kami yaitu lagu super junior “lets not” , aku menangis saat berdansa dengannya. Aku melihat keatas kearah sungmin oppa dan kyuhyun, dan mereka berdua terlihat tampak sedih menatap eunhyuk oppa.

“gumawo oppa…..saranghaeyo……” bisikku ditelinganya

“ nado….chagiya” sahutnya lembut.  Kami masih berdansa, dan inilah kesempatan dimana aku harus memberitahukan padanya, sebelum aku benar-benar pergi meninggalkannya.

“ oppa……..sebenarnya aku adalah arwah…..” ujarku padanya,

“ah…chagiya…candaanmu tidak lucu” sahutnya. Aku berhenti berdansa dengannya dan aku melepaskan pelukanku padanya.

“ chagiya….waeyo?” tanyanya bingung

“ oppa……sadarlah oppa…..aku ini hanyalah arwah…..aku telah meninggal oppa….bukankah oppa sudah tahu??” ujarku padanya

“ apa maksudmu ini yunha…aku tidak suka dengan gurauanmu ini” ujarnya padaku

“ oppa……waktuku hanya tinggal 5 menit lagi….aku mohon padamu oppa…sadarlah…yang dikatakan semua orang selama ini benar oppa….oppa menjadi tidak waras karenaku……oppa hanya dapat melihatku tapi tidak dengan orang lain oppa……oppa……aku sangat mencintaimu……aku tidak ingin orang-orang menilai oppa tidak waras…..aku tidak ingin oppa sedih karenaku…..”

Ujarku padanya

“ andwe………andweeeeee………ini tidak benarkan…..kamu masih hidup yunha…..tidak mungkin yang kulihat saat ini adalah arwah………andweeeeeeeeeeee………” ia berteriak karena tidak terima akan kenyataan ini.

“ oppa…..terimalah kenyataan ini……..jika oppa tidak percaya….akan aku tunjukkan pada oppa………” ujarku padanya, aku menuju cermin besar yang tertutup kain putih ini. aku membukanya dan lalu menyalakan lampu ruangan ini.

“ lihat oppa………lihat……….apa diriku tampak didalam cermin ini” eunhyuk oppa terdiam seperti patung dan ia hanya menatap dirinya seorang diri didalam cermin ini

“ oppa….sadarlah……aku ingin oppa tidak larut dalam kesedihan karenaku…..aku tidak ingin oppa melakukan tindakan bunuh diri yang semenjak kepergianku oppa melakukan tindakan itu.” eunhyuk oppa terduduk lemas

‘”  ini tidak mungkin…….andwe………andwe………” ujarnya, aku mendekatinya dan memeluk dirinya

“ mianhe oppa…….mianheyo……aku melakukan ini karena aku ingin oppa kembali menjadi lee hyukjae yang ceria yang ku kenal dulu”  ujarku padanya, aku merasakan pundaknya bergetar.  Ia menangis dalam pelukanku, semakin lama bagian didiriku mulai menghilang

“ oppa……selamat tinggal………nan saranghaeyo…oppa….cheongmal mianhe……..”

 

Eunhyuk pov

Kenyataan ini sangat membuatku shock…namun karenanya aku menjadi sadar bahwa cintaku padanya tidak dapat kumiliki seutuhnya. Meskipun raganya tidak ada lagi didunia ini, namun biarlah cintanya dihatiku akan ku jaga selamanya. Ia menghilang dari hadapanku setelah ia mengatakan kebenaran itu. diruang tamu ini aku hanya dapat menangis dan aku memandangi banana split cake buatannya.

“ saranghaeyo…yunha….saranghaeyo………”

~flashback end~

 

Saat ini aku duduk menyendiri didepan makamnya, dan aku membawakan bunga lili kesukaannya.

“ chagiya….gumawo……kamu telah memberikan hadiah ulang tahun terindah untukku. Meskipun saat itu adalah hari yang sangat membuatku shock karena harus mendengar kenyataan yang kamu katakan padaku saat itu, namun aku tidak akan sanggup untuk tidak jauh darimu yunha.  Aku………..mungkin aku adalah namja terbodoh……namja yang tidak waras…karena aku memutuskan untuk pergi menemuimu yunha….aku tidak peduli jika kamu marah padaku, tapi…tekadku sudah bulat……aku memutuskan untuk hidup bersamamu dialam sana……..cheongmal mianhe jika aku melakukan tindakan ini lagi..tapi aku tidak bisa hidup tanpamu yunha……….saranghae………saranghaeyo……..” aku berbicara sendiri didepan makamnya ini. sebelum perjalanan kemari aku telah membeli racun dari salah seorang apoteker. Aku meneteskan air mataku didepan makamnya, lalu akupun kemudian meneguk racun yang kubeli ini.  aku berbaring disebelah makamnya….awan mendung menyelimuti Seoul saat ini, setetes demi setetes air hujan turun dan membasahi suasana makam saat ini.  hujan saat ini seolah-olah menyambut kepergianku dari dunia ini untuk selamanya.

 

FIN

Ottoke??? Jelek ya???…mian ya…kalau ceritanya jelek.

Jangan lupa coment dan Likenya kalau kalian suka ya^_^

About chohyunrafanfiction

hay...q ruly aku suka menulis dan semua tulisanku q share di blog pribadiku ini

Posted on Agustus 18, 2011, in korea, romance and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: