“ aku benci diriku” part. 1-3


“ aku benci diriku” part. 1

Ini adalah ff yang ku buat untuk seseorang, karena aku………………mungkin bukan Cuma aku, tapi juga yang udah kenal cukup dekat dengannya merasa sayang padanya. Tapi dia sudah melakukan 2 kesalahan yang kutahu. Aku tahu dia ada di salah satu teman fb ku dengan identitas yang berbeda. Tapi tak apalah……aku Cuma berharap, mungkin bukan Cuma aku tapi juga beberapa orang yang mengenalnya berharap dia berubah, dan tidak melakukan kesalahan lagi. karena aku dan mereka sayang sama dia.  Ini ff hanya imajinasiku saja ya.  selamat membaca ya………………^_^

Cast:

Cho kyuhyun ( disini ku buat karakter kyuhyun berbeda dengan karakter di ff ku yang sebelumnya)

Kim kibum as sahabat kyuhyun

Lee donghae as sahabat kyuhyun

Cho kyuhyun pov

Perkenalkan namaku cho kyuhyun. Aku adalah anak yang …………banyak orang mengenalku, aku adalah anak yang ramah, ceria, dan selalu baik pada siapa saja. Tapi mereka tidak tahu, bahwa sebenarnya aku tidak seperti itu. aku selalu bersikap seperti itu karena aku selalu merasa iri ketika melihat kedekatan orang-orang yang sangat dekat dengan kedua orang tuanya, orang-orang yang dekat dengan  saudaranya. Sedangkan aku…….aku hanya tinggal sendiri di apartemen, tanpa didampingi kedua orang tuaku. Mereka hanya mengirimkan aku uang. Mereka tidak  tahu sebenarnya apa yang ku inginkan???, yah….aku hanya ingin perhatian………..aku ingin perhatian dari mereka. tapi mereka tidak pernah memperdulikanku. Bahkan aku sakit parah pun mereka tidak tahu. Aku benci mereka, aku benci orang tua ku. seandainya saja hyungku masih ada bersamaku, mungkin aku tidak akan pernah melakukan kejahatan yang membuat sahabatku marah kepadaku. Kejadian itu terjadi 6 bulan yang lalu. Dan saat ini Aku hanya menunggu……..dan menunggu ajal menjemputku.

~flashback~

6 bulan yang lalu

Aku saat ini adalah seorang siswa di sekolah shinhwa high school. Sekolah ini terkenal elit. Yah selain karena biaya sekolah nya yang cukup mahal. Tapi juga karena sekolahnya yang sangat mewah. Aku adalah siswa kelas 1. Dan aku memiliki 2 orang sahabat yang satu kelas denganku. Namun mereka tidak seperti ku, mereka berdua memiliki orang tua yang selalu ada untuk mereka, selain itu donghae dan kibum juga memiliki saudara yang sangat menyayangi mereka.  aku selalu iri melihat kedekatan mereka. saat ini aku di ajak donghae untuk bermain kerumahnya.  Setibanya dirumah donghae, aku dan kibum diajak donghae untuk menemui hankyung hyung di taman belakang rumahnya.

“hyuuuuuuuuuuung…………..”donghae berteriak memanggil hankyung hyung. hankyung hyung dengan senyumnya menyambut kedatangan kami.

“dongsaeng`ah………..ini sahabat yang kamu ceritakan itu?” ujar hankyung hyung dan menatap kami

“annyeong haseyo……….”sapaku dan kibum berbarengan sambil membungkukkan sedikit badan kami didepannya.

“ anyyeong haseyo……”sapa hankyung hyung

“ hyung ini sahabatku…yang ini kyuhyun dan yang ini kibum” ujar donghae mengenalkan kami pada hyungnya

“ owh…oh iya, hyung sudah menunggu kalian untuk bermain golf bersama hyung” ujar hankyung hyung

“golf???” tanyaku

“nde…tenang saja, hyungku pasti akan mengajari kalian” ujar donghae padaku dan kibum

“nee…” sahut kibum. Donghae dan hyungnya pun mengajak kami untuk bermain golf bersamanya.  Lagi-lagi rasa cemburuku hadir ketika melihat kedekatan donghae dengan hyungnya. Hankyung hyung begitu menyayangi donghae. Aku hanya diam saat melihat kedekatan mereka. kami berada dirumah donghae sampai malam. Suasana dirumah donghae penuh kehangatan. Bukan hanya hankyung hyung tapi kedua orang tua donghae pun sangat ramah pada kami. mereka berdua memeluk donghae dengan penuh kasih sayang. Aku iri sekali ketika donghae dipeluk kedua orang tuanya. Sedangkan aku……aku tidak pernah sama sekali merasakan pelukan hangat dari kedua orang tuaku. Saat pulang dari rumah donghae, kibum mengantarku pulang keapartemenku.

“ kyu…apa besok mau ku jemput?” tanya kibum padaku

“tidak perlu…aku naik mobil sendiri” sahutku

“Ok lah kalau begitu….aku duluan ya………….”ujar kibum di dalam mobilnya,

“nee…….hati-hati dijalan” sahutku

“Ok……..” sahut kibum. Kibumpun kemudian pergi meninggalkanku sendiri didepan area apartemenku. Aku berjalan menuju kedalam apartemenku, aku memencet tombol untuk masuk kedalam lift. Saat pintu lift terbuka, akupun masuk. Hanya aku sendiri yang berada didalam lift ini.  ketika aku mengingat kedekatan donghae dengan keluarganya, air mataku mengalir membasahi pipiku.

“eomma………appa……..tidak bisakah kalian pulang dan menjenguk anakmu ini?, apakah kalian tahu……aku selalu cemburu melihat kedekatan sahabatku bersama keluarga mereka. apakah kalian tahu, betapa cemburunya aku saat kedua orang tua mereka memeluk anak mereka. apakah kalian tahu bagaimana perasaanku saat itu?” aku berbicara sendiri didalam lift ini. aku duduk dipojok dengan menggenggam kedua lututku, dan menenggelamkan wajahku. Aku menangis dan hanya bisa menangis. karena aku merasa sendirian didalam dunia ini.

“hyung…seandainya hyung masih ada bersamaku. Apakah aku akan menangis seperti ini hyung?, aku merindukan saat-saat dulu masih ada hyung disampingku. Tapi sekarang………aku sangat kesepian hyung………aku kesepian…….” Aku masih menangis didalam lift ini.  ketika pintu lift terbuka, akupun kemudian beranjak dari dudukku, aku berdiri. Namun ntah kenapa ketika aku berdiri semua terasa berputar. Kepalaku terasa sangat sakit sekali, dan darah segar keluar dari hidungku. Akupun menyeka darah yang keluar dari hidungku.

“ apa yang terjadi denganku sebenarnya???” gumamku, tiba-tiba semua menjadi gelap dan aku terjatuh kelantai lift ini.

Aku membuka mataku perlahan-lahan, dan aku menatap sekeliling ruangan ini. aku sangat mengenal ruangan ini, yah….ini adalah kamarku.

“kenapa aku bisa berada dikamarku?” batinku, akupun kemudian beranjak bangun dari tidurku dan aku duduk dikasurku. Dan seseorang masuk kedalam kamarku, dan membawakanku segelas teh ginseng. Dia adalah kibum. Aku bingung kenapa kibum ada diapartemenku.

“kibum???, bukankah kamu tadi sudah pulang?” ujarku kepadanya

“ nde, tapi aku kembali karena aku lupa mau pinjam buku matematika kepadamu” ujarnya padaku, iapun meletakkan teh itu diatas mejaku

“kenapa aku bisa berada dikamarku?” tanyaku kepadanya

“ kamu tadi ditemukan pingsan dalam lift. Apa kamu tahu kyu, aku panik ketika kamu digendong oleh petugas apartemen ini. dan hidungmu berdarah” ujar kibum padaku

“ kamu jangan khawatir, aku tidak apa-apa” sahutku.

“kamu ini……o iya kyu…apa kamu tidak kesepian diapartemen semewah ini?” tanya kibum padaku

“aku sangat kesepian kibum” batinku

“ anio…aku tidak pernah merasa kesepian. Aku sudah terbiasa hidup mandiri” sahutku

“kamu ini…kalau kamu kesepian itu bilang padaku dan donghae kami pasti akan menemanimu” ujar kibum padaku

“tidak perlu…aku tidak ingin merepotkan kalian” ujarku kepadanya

“ o iya, bukankah kamu ingin pinjam buku matematikaku, tunggu sebentar ya…aku akan mengambilkannya” ujarku padanya, akupun beranjak bangun dari kasurku dan aku mencari buku yang kibum maksud. Dan akupun kemudian memberikan kepadanya

“ini bukunya”

“gumawo kyu…o iya, mian aku hanya sebentar saja di apartemenmu ini” ujar kibum

“gwencana…”aku tersenyum padanya, akupun mengantar kibum sampai pintu depan apartemenku.

“ kamu tahu kibum, aku sangat kesepian diapartemen ini” gumamku saat menatap kibum yang sudah pergi jauh dari hadapanku. Akupun kemudian masuk kembali kedalam apartemenku.  Aku merasa aneh, karena aku tiba-tiba pingsan, dan hidungku berdarah. Ada apa denganku sebenarnya.  Sejak kejadian itu, aku sering kali merasa tubuhku lemah. Aku tidak berani memeriksakan kondisiku kedokter. Karena aku takut dengan apa yang akan dokter katakan kepadaku.  Dan perasaan iri terus ada didalam hatiku, saat melihat kedua sahabatku yang selalu dielu-elukan oleh teman sekelas, karena proyek bangunan yang mereka buat berhasil.  Ntah kenapa didalam hatiku terbersit rasa ingin menghancurkan mereka.  hingga secara diam-diam pun ketika semua siswa sudah pulang, aku sengaja tidak pulang duluan, karena aku ingin melihat hasil proyek bangunan yang dibuat oleh kibum dan donghae.

“ternyata Cuma begini saja???, hah….rasakan ini” batinku. Aku menghancurkan proyek bangunan yang telah mereka buat.  Setelah itupun aku keluar dari ruangan kelasku. Dan aku pergi menuju apartemenku. Setibanya diapartemenku aku langsung merebahkan diriku diatas kasurku. Aku tahu aku salah atas apa yang telah aku lakukan pada donghae dan kibum sahabatku.

“cheongmal mianhe….aku telah merusak karya kalian. aku tahu perbuatanku salah, tapi……aku benci karena teman-teman 1 kelas mengelu-elukan kalian.  sebenarnya aku tidak ingin melakukan perbuatan itu, tapi rasa iri dihatiku ini telah merubahku menjadi kyuhyun yang jahat” aku berbicara sendiri didalam kamarku. lagi-lagi rasa sakit ditubuhku membuat kepalaku terasa amat pusing, dan darah kental kembali keluar dari hidungku. Akupun dengan segera beranjak bangun dari tidurku, dan aku berlari masuk kedalam kamar mandiku. Aku membasuh darah dari hidungku. Kepalaku semakin terasa berat, tubuhku lemas, dan perutku terasa tidak enak.

“ada apa denganku sebenarnya???” gumamku, aku menatap wajahku dicermin. Aku merasa diriku agak kurusan. Aku tidak mengerti kenapa, rasa sakit ini semakin menjadi. Aku memegang perutku yang terasa amat tidak mengenakkan ini.  darah segar dari hidungku keluar kembali. Berulang kali aku menyeka darah di hidungku, namun darah segar itu terus keluar. Pandanganku semakin kabur, hingga aku terjatuh kelantai kamar mandiku.

“ eomma………appa………….aku………..sakit………….” bicaraku terbata-bata karena rasa sakit ini.

“ hyung……..sakit………sekali……….” aku menahan rasa sakit ditubuhku.  Sakit ini semakin menjadi. Hingga aku hanya bisa menangis, karena rasa sakit ini. karena darah yang terus keluar dari hidungku, hingga membuat pandanganku semakin kabur dan kabur, lalu dengan sekejappun semuanya menjadi gelap. Dan aku tidak tahu apa yang terjadi denganku selanjutnya.

TBC

Cheongmal mianhe kalau ff nya jelek. Aku hanya memainkan perasaan seseorang di ff ini.  aku tahu sebenarnya dia hanya ingin diperhatikan.  Tapi dengan cara yang salah. Tapi aku berharap, dia mau berubah. Jangan sia-siakan rasa sayang dan percaya orang lain kepadamu.  Karena aku yakin, setiap orang pasti berubah. Mian kalau kata-kataku tidak mengenakkan.

Jangan lupa coment dari kalian ya………….^_^

“ aku benci diriku” part. 2

^^sebelumnya

“ hyung……..sakit………sekali……….” aku menahan rasa sakit ditubuhku.  Sakit ini semakin menjadi. Hingga aku hanya bisa menangis, karena rasa sakit ini. karena darah yang terus keluar dari hidungku, hingga membuat pandanganku semakin kabur dan kabur, lalu dengan sekejappun semuanya menjadi gelap. Dan aku tidak tahu apa yang terjadi denganku selanjutnya.

^^selanjutnya

Lee donghae pov

Aku adalah lee donghae, aku memiliki 2 sahabat bernama kibum dan kyuhyun. Yah…mereka adalah sahabat terbaikku.  Kibum adalah anak yang ceria dan ramah, sedangkan kyuhyun adalah sahabat yang selalu mengerti aku dan kibum, namun mungkin karena usianya sedikit muda dari aku dan kibum sehingga emosinya pun sering labil.  Namun aku dan kibum mengerti dirinya, karena kyuhyun selalu kesepian. Kami tahu itu, tapi kyuhyun tidak pernah mau memperlihatkan kesedihannya kepada kami.  kyuhyun adalah sosok sahabat yang mandiri. Meskipun kami baru beberapa bulan mengenalnya, namun kyuhyun adalah sosok yang menyenangkan.  Ntah kenapa saat ini aku kepikiran kyuhyun. Perasaanku tidak tenang, seolah-olah telah terjadi sesuatu padanya.  Aku pun menghubunginya, namun tidak di aktif.

“ kyu……, kenapa ponselmu tidak aktif” gumamku didalam kamarku.  karena berkali-kali aku menghubungi ponselnya namun ia tidak mengangkat teleponnya, aku pun mengirim pesan ke nomornya.

From donghae :

“ kyu….kenapa ponselmu tidak diangkat?” , 15 menit, 20 menit, bahkan 1 jam tidak ada balasan pesan darinya. Akupun mengirim pesan kembali ke ponselnya.

“ kyu…kenapa tidak membalas pesanku?, kamu baik-baik saja kan?” aku mengirim pesan kembali ke nomornya, namun ia masih belum membalas pesanku. Perasaanku sangat tidak tenang saat ini.

“kyu……sebenarnya kamu kenapa? Apakah kamu baik-baik saja sahabatku?” gumamku, karena rasa khawatirku ini, akupun menghubungi kibum. Dan kibum menjawab panggilanku.

“yeobseyo…”

“yeobseyo……, donghae~ah….ada apa kamu menghubungiku?” ujar kibum diseberang sana

“kibum~ah…ntah kenapa perasaanku saat ini sangat tidak tenang” sahutku, dan akupun berdiri diteras kamarku.

“ kenapa?, apa kamu mencemaskan sesuatu?” tanyanya

“nde.., ntah kenapa aku selalu kepikiran kyuhyun.  Aku khawatir pada sahabat kita itu” sahutku dan duduk dipagar teras kamarku.

“ memangnya kyuhyun kenapa?”

“ ntahlah…, hanya saja pikiranku tertuju pada sahabat kita itu”  ujarku lagi

“ aku sudah menghubunginya beberapa kali, tapi tidak dijawab juga dan aku sms dia tapi tidak dibalas juga olehnya” ujarku lagi pada kibum. Kibum terdiam sejenak

“kibum~ah……kenapa kamu diam?” tanyaku

“donghae~ah…apa kamu tidak merasa akhir-akhir ini kyuhyun kelihatan kurus?” ujar kibum yang membuatku baru menyadari perkataan kibum padaku

“ kamu benar kibum, apa kyuhyun sakit ya?” tanyaku

“apa kita ke apartemennya saja” saran kibum

“ boleh juga usulmu, baiklah kalau begitu aku kerumahmu sekarang ya…” ujarku

“baiklah…., aku tunggu ya” sahutnya

“yee…”sahutku, akupun menutup ponselku dan dengan segera aku bergegas  berlari menuju meja dekat kasurku untuk mengambil kunci mobilku. Dan mengambil jaket yang kuletakkan diatas kasurku. Akupun bergegas menuruni anak tangga, dan berlari keluar rumahku. Hankyung hyung berteriak memanggilku dari ruang tengah

“kamu mau kemana donghae~ah…”teriak hankyung hyung padaku

“ aku buru-buru hyung” sahutku, dan dengan segera akupun menghampiri mobilku, dan masuk kedalamnya. Akupun bergegas menuju rumah kibum.  Pikiranku selalu tertuju pada kyuhyun, aku benar-benar takut jika terjadi sesuatu padanya.  Setibanya dirumah kibum, kibum telah menungguku didepan rumahnya.

“ sudah lama nunggu?” tanyaku padanya

“tidak juga, sebaiknya kita bergegas ke apartemen kyuhyun sekarang” sahut kibum dan masuk kedalam mobilku.  Kamipun bergegas menuju apartemen kyuhyun. Selama perjalanan menuju apartemen kyuhyun kami bercakap-cakap tentang kyuhyun.

“aku tadi menghubungi ponselnya tapi tidak aktif” ujar kibum padaku

“sama aku juga” sahutku

“apa kyuhyun menyembunyikan sesuatu dari kita ya?” tanyaku dan masih tetap fokus pada jalan didepanku

“ntahlah, kyuhyun itu terlalu tertutup jika mengenai masalah pribadinya” sahut kibum

“memang benar, tapi kan kita sahabatnya. masa dia harus menyembunyikannya dari kita” sahutku pada kibum

“ namanya juga kyuhyun……..’’sahut kibum. Setibanya di area apartemen kyuhyun. Kamipun bergegas menuju apartemennya. Dan kyuhyun tinggal di apartemen lantai 13. Setibanya didepan apartemennya, aku dan kibum memencet bel nya, namun dia tidak menjawabnya. Kibumpun tidak sengaja memegang gagang pintunya dan pintunya langsung terbuka.

“pintunya tidak terkunci” ujar kibum dan membulatkan matanya

“sebaiknya kita masuk saja” sahutku

“yee…’sahutnya, kamipun masuk kedalam apartemen kyuhyun yang tidak terkunci.

“kyu….kamu ada didalam?” aku berteriak memanggilnya namun tidak ada sahutan. Aku dan kibum berpencar mencarinya di apartemen yang mewah dan luas ini. dan aku terkejut saat kibum berteriak memanggilku

“donghae~ah…cepat kemari” ia berteriak padaku dari arah dalam kamar mandi kyuhyun, akupun berlari dan menghampirinya. Mataku terbelalak ketika melihat kyuhyun yang hidungnya berlumuran darah dan dia tidak sadarkan diri.

“ kyuhyun…”aku berteriak dan mendekati tubuhnya

“sebaiknya kita baringkan kyuhyun dikasurnya” ujar kibum dengan raut wajah yang sangat panik begitu juga aku. Aku dan kibum menggendong tubuhnya dan membaringkannya dikasurnya.

“kyuhyun~ah….kenapa kamu bisa seperti ini kyu” aku berbicara didepannya, kibum segera mengambil air dan handuk kecil untuk membersihan hidung dan tangannya yang terdapat darah segar.  Baju seragamnya pun terdapat noda darah.

“kenapa kyuhyun bisa seperti ini?” ujarku kepada kibum

“ kamu tahu donghae…aku sudah 2 kali menemukan kyuhyun pingsan dan hidungnya berdarah seperti ini” ujar kibum mengejutanku.

“ mwo???, kenapa kamu tidak pernah cerita padaku” sahutku kesal kepadanya

“karena ku pikir kyuhyun terlalu lelah hingga membuat dia drop seperti ini” sahut kibum

“ sebaiknya kita menghubungi dokter untuk memeriksanya” ujarku pada kibum

“nde…”sahutnya, saat aku ingin menghubungi dokter, kibum memanggilku

“donghae…sepertinya kyuhyun mulai  sadar” ujar kibum padaku, akupun mengurungkan niatku untuk menghubungi dokter. Kami memperhatikan kyuhyun yang mulai membuka matanya perlahan-lahan.

“kyu…kamu sudah sadar?” ujarku dan kibum berbarengan.

“aku….dimana?” tanyanya dengan nada suara yang lemah

“kami menemukanmu pingsan didalam kamar mandi, dan kami langsung merebahkanmu dikasurmu” sahut kibum, kyuhyun tersenyum. Wajahnya sangat pucat saat menatap kami

“ kamu kenapa bisa pingsan seperti ini kyu?” tanyaku khawatir

“ aku baik-baik saja” sahutnya

“baik bagaimana, wajahmu pucat begitu dan kamu pingsan segala” ujar kibum cemas

“ mianhe…aku membuat kalian khawatir. kalian tidak perlu cemas. Aku hanya terlalu lelah saja, karena darahku turun” sahutnya, iapun beranjak bangun dari tidurnya, namun aku mencegahnya.

“untuk apa kamu bangun, kamu istirahat saja” ujarku melarangnya

“aku tidak apa-apa…” sahutnya keras kepala. Ia beranjak dari tempat tidurnya, dan iapun bertanya pada kami

“apa kalian sudah makan?” tanyanya padaku dan kibum

“ aku sudah makan” sahut ku dan kibum

“ owh….”sahutnya,

“kenapa memangnya?” tanya kibum

“tidak apa-apa,  aku hanya ingin kalian menemaniku makan” sahutnya

“ kalau kamu ingin makan bersama kami, perutku masih cukup untuk menampungnya” sahutku dan tertawa

“dasar donghae, makan melulu” sahut kibum dan menjitakku

“hyaaaa…….kamu ini,  seenaknya saja menjitakku” sahutku, kyuhyun hanya tersenyum. Aku tahu kyuhyun sangat kesepian diapartemen semewah ini.  kamipun menemani kyuhyun makan bersamanya. Aku dan kibum bercanda didepannya, dan kyuhyun hanya tersenyum saja melihat candaan kami.

“ kyu…orang tuamu dimana?” tanyaku

“ orang tuaku tinggal di London” sahutnya lesu, tersirat diwajahnya kalau dia terlihat sangat merindukan orang tuanya, namun ia berusaha menutupinya.

“ saudaramu yang  lain dimana kyu?” tanya kibum

“hyung ku sudah tiada” sahutnya membuat kami merasa tidak enak padanya.

“mianhe…kami tidak tahu” sahutku padanya

“tidak apa-apa” sahutnya dan melanjutkan makannya.

“ kyu….mian jika aku bertanya seperti ini, hyungmu meninggal kenapa???” tanya kibum padanya, aku menyenggol lengan kibum dan kibum menatapku bingung.

“tidak usah di jawab kyu”sahutku pada kyuhyun

“tidak apa-apa…hyung q pergi meninggalkan ku karena……………..”

TBC

Tunggu lanjutannya ya chingu………jangan lupa coment dari kalian ya…^_^

“ aku benci diriku” part. 3

^^sebelumnya

“ kyu….mian jika aku bertanya seperti ini, hyungmu meninggal kenapa???” tanya kibum padanya, aku menyenggol lengan kibum dan kibum menatapku bingung.

“tidak usah di jawab kyu”sahutku pada kyuhyun

“tidak apa-apa…hyung q pergi meninggalkan ku karena……………..”

^^selanjutnya

Cho kyuhyun pov

~flashback~

3 th yang lalu

Aku memiliki seorang hyung yang sangat sayang padaku, eomma dan appa hanya sibuk dengan perusahaan mereka. yesung hyung selalu tinggal dan menjagaku diapartemen. Yesung hyung adalah sosok yang sangat kukagumi, yesung hyung adalah seorang siswa SMA yang pandai dan memiliki suara yang merdu. Yesung hyung juga menjadi idolaku. Yesung hyung selalu ada untukku, yesung hyung selalu mengajakku memancing, bermain game bersama, bermain roler coaster, sky, ice scatting, dan masih banyak kegiatan yang sering kami lakukan bersama. namun kebahagiaanku hancur ketika….

“kyuhyun~ah….cheongmal mianhe…hyung harus pergi sekarang” ujar yesung hyung padaku, saat ini aku berada dibandara mengantar yesung hyung

“kenapa hyung harus pindah di australia?, kenapa tidak diseoul saja bersamaku. Aku kan nanti kesepian hyung” ujarku kepada yesung hyung, yesung hyung mengelus kepalaku

“kyu…ini karena eomma dan appa meminta hyung untuk pindah kesana. Karena menurut eomma dan appa di sana adalah sekolah yang terbaik” sahut yesung hyung

“ tapi hyung…”

“kyu….hyung yakin kyuhyun pasti bisa jaga diri. Dan kyuhyun tidak perlu khawatir karena hyung pasti akan kembali untuk mengunjungimu saeng”

“arasso….”sahutku lesu, yesung hyung kemudian pergi setelah memelukku dan mengacak-acak rambutku. Aku hanya bisa memandangi pesawatnya yang lepas landas.
“saranghaeyo hyung….” gumamku, baru saja  pesawat yang ditumpangi yesung hyung terbang, tiba-tiba saja terjadi…………DUARRRRRRRRRR………..ledakan hebat terjadi didepan mataku, dan saat itu aku hanya terdiam seperti patung dan membisu. Aku tidak bisa berkata apa-apa saat itu, air mataku mengalir membasahi pipiku. Dan aku tidak menyangka hyung kesayanganku akan pergi dari hadapanku untuk selama-lamanya.

~flashback end~

Saat aku mengatakan hal itu didepan mereka, aku hanya tertunduk. Kenapa mereka harus mengingatkanku pada kejadian naas itu?, kenapa mereka mengingatkanku kembali pada yesung hyung?.

“kyu…cheongmal mianhe…kami tidak tahu jika kejadiannya seperti itu” ujar kibum padaku

“gwencana…itu semua sudah berlalu. O iya….buruan habiskan makan kalian, nanti keburu dingin” ujarku mengalihkan pembicaraan.

“nee…’’sahut mereka. saat makan mereka berdua sesekali memperhatikanku. Aku tahu mereka merasa kasihan padaku. namun tatapan mereka sangat ku benci. Karena aku tidak suka dikasihani.  Setelah selesai makan, merekapun berencana pulang.

“kyu….kalau ada apa-apa hubungi kami” ujar donghae mencemaskanku

“nde…kamu itu kalau kesepian bilang ya…kami pasti akan langsung datang kemari untuk menemanimu” sahut kibum.

‘’ gumawo….aku sudah terbiasa seperti ini”  sahut ku kepada mereka.

“ kami tahu…tapi kita kan sahabat. Sudah semestinya kami selalu ada untuk sahabat kami benar tidak itu donghae” ujar kibum dan menyenggol donghae

“nde…’’sahutnya

“gumawo….’’sahutku lagi

‘‘ya sudah kalau begitu kami pergi dulu, sampai jumpa besok disekolah” ujar donghae

“nee…hati-hati dijalan” sahutku

“beres….hahahaha…”sahut mereka. mereka terlalu baik padaku, tapi aku…aku telah melakukan kejahatan pada mereka.

“ mianhe….cheongmal mianhe” batinku saat menatap kepergian mereka didepan pintu apartemenku.  Sesekali mereka menengok dan tersenyum padaku. akupun tersenyum pada mereka.  setelah mereka menghilang dari hadapanku, akupun kembali masuk kedalam apartemenku. Aku mendengar ponselku berbunyi….akupun segera menuju ponselku yang terletak diatas meja disamping kasurku. Ada sebuah pesan masuk dari appa. aku dapat menebak apa isi dari sms itu.

“anakku…..uangnya sudah appa transfer, mian appa dan eomma masih belum bisa kembali ke seoul. jaga dirimu disana…appa dan eomma menyayangimu”

“ HAH……SAYANG???, APAKAH INI YANG NAMANYA SAYANG?” aku langsung menghapus pesan masuk dari appa ku itu. mereka pikir, aku hanya memerlukan uang mereka?…mereka salah besar.  Saat ini perasaanku sangat kesal sekali, sehingga akupun mengganti pakaianku dan aku langsung mengambil kunci mobilku.  Aku sengaja tidak ingin membawa ponselku. Dan aku hanya membawa dompetku saja. Akupun kemudian bergegas keluar dari apartemenku, dan akupun kemudian menuju area parkiran.  Aku segera masuk kedalam mobil, dan aku mengendarainya dan menuju sebuah club. Aku bingung  harus kemana, hingga yang ada didalam pikiranku hanyalah minum dan minum. Aku tidak memperdulikan kesehatanku.  Setibanya aku didalam club tersebut, aku pun memesan beberapa anggur putih.

“ ini minuman yang anda pesan” ujar pelayan itu dan memberikan minuman yang kupesan tadi

“gumawo” sahutku

“nee…cheon” sahutnya, music di club ini membuat telingaku bising, meskipun di club ini ramai akan banyak orang dan bukan hanya itu saja, music disco yang menurutku tidak enak didengar, namun aku tetap merasa kesepian.  Aku membuka dompetku dan aku menatap wajah yesung hyung dalam foto yang kuselipkan didalam dompetku ini.  aku sangat merindukan sosoknya…jika saja ia masih hidup, aku tidak akan mungkin kesepian seperti ini. sesekali aku meminum anggur putih yang kupesan tadi.

“ hyung……apa hyung tahu???…..aku merasa……. tidak ada gunanya aku hidup didunia ini”

“ aku merasa hampa hyung”

“ appa dan eomma sama sekali tidak pernah mengunjungiku”

“ apa ia tidak khawatir padaku?”

“kenapa mereka hanya mementingkan perusahaan mereka saja tanpa pernah memperdulikanku?” aku membiarkan air mata ini mengalir dan membasahi fotoku bersama yesung hyung yang kuselipkan didalam dompetku ini.  dan akupun masih meneguk minuman yang kupesan tadi. saat ini kepalaku terasa sangat pusing, namun aku tidak memperdulikannya. Setelah perasaanku sedikit lega, akupun kemudian membayar semua yang kuminum. Lalu akupun pergi dari club itu.

~author pov~

Kyuhyun berjalan sempoyongan, bahkan iapun menabrak beberapa orang yang lewat didepannya, bahkan kyuhyunpun berkali-kali membungkukkan sedikit tubuhnya didepan orang yang ditabraknya itu.

“juesunghamnida….juesunghamnida….”ujarnya, lalu iapun segera menuju mobilnya. Dan saat kyuhyun baru saja menstarter  mobilnya, rasa sakit itu kembali menyerangnya, ia memegangi bagian perutnya, tubuhnya berkeringat, bahkan kepalanya pun semakin terasa berat.

“ hyung………sakit……hyung……” kyuhyun meringis kesakitan.  Ia menangis karena rasa sakit yang menyerangnya saat ini, dan lagi-lagi hidunngnya mengeluarkan darah kental, kyuhyun menatap dirinya didalam kaca spion mobilnya, semua memory terlintas didalam pikirannya, memory yang membuat hatinya sangat sedih.

““kyu….hyung yakin kyuhyun pasti bisa jaga diri. Dan kyuhyun tidak perlu khawatir karena hyung pasti akan kembali untuk mengunjungimu saeng”

“ apa kalian sudah lihat karya kibum dan donghae?”

“memangnya ada apa dengan karya desaign resort yang mereka buat?”

“benar-benar fantastic…”

“ternyata Cuma begini saja???, hah….rasakan ini”

“ kyuhyun……mian…appa dan eomma tidak bisa kembali keseoul….karena perusahaan appa dan eommamu sangat sibuk sekali… o iya…apapun yang kamu butuhkan akan appa dan eomma penuhi……untuk uang sekolahmu, appa dan eomma sudah melunasinya……kami berdua menyayangimu”

“kyu….kalau ada apa-apa hubungi kami”

“nde…kamu itu kalau kesepian bilang ya…kami pasti akan langsung datang kemari untuk menemanimu”

“kita kan sahabat,  Sudah semestinya kami selalu ada untuk sahabat kami”

“mianhe…..cheongmal mianhe….”gumam kyuhyun

“kibum….donghae….hyung….appa….eomma….cheongmal saranghae yeongwonhi” gumam kyuhyun dan ia masih menahan rasa sakit yang semakin menjadi didalam tubuhnya.  Pandangannya perlahan-lahan mulai kabur. Ia mencoba untuk tersenyum saat memandang hujan dari dalam mobilnya. Lalu  ia pun tidak sadarkan diri.

~dirumah kibum~

“kyu…cheongmal mianhe…kami tidak tahu jika kejadiannya seperti itu”

“gwencana…itu semua sudah berlalu. O iya….buruan habiskan makan kalian, nanti keburu dingin”

“wae kyu?, aku tahu….kamu pasti sangat sedih saat mengenang kejadian naas itu?, tetapi……kenapa kamu tidak mau berbagi denganku dan juga donghae?”

“ kamu sangat tertutup kyu……aku tidak tahu kenapa…meskipun kamu kelihatan ceria didepan banyak orang, namun aku dapat melihat dari matamu….kamu benar-benar sangat kesepian” kibum berbicara sendirian didalam kamarnya sembari menatap foto mereka bertiga. Air mata kibum jatuh dan membasahi foto yang ia pegang saat ini.

TOK….TOK…TOK…..kibum buru-buru menyeka air matanya dan ia meletakkan pigura foto itu dan segera menuju pintu kamar untuk membukanya.

“ owh…hyung….wae geudae?” tanya kibum pada siwon

“ unnyie……hyung hanya ingin menemuimu saja” sahut siwon dan langsung masuk tanpa disuruh oleh kibum untuk masuk kedalam kamarnya. siwonpun kemudian duduk dikasur kibum. Kibumpun kemudian menghampirinya.

“ bagaimana pekerjaannya hyung?” tanya kibum padanya

“ ya seperti biasalah….. o iya….kenapa matamu sembab?, kamu menangis?” tanya siwon pada dongsaeng kesayangannya itu

“unnyie……”sahut kibum berbohong

“kamu jangan bohong….hyung tahu jika kamu sedih….hyung benarkan?, katakan pada hyung apa yang membuatmu sedih?” tanya siwon sambil merangkul pundak kibum

“ hyung….hari ini aku mendengar…kematian hyung dari sahabatku…..hyung….kenapa sahabatku itu tidak mau berbagi kesedihannya padaku dan juga donghae?”

“apa ia menganggap kami sahabatnya?” ujar kibum tanpa menatap pada siwon

“saeng….tidak semua orang bisa menceritakan kesedihan yang sedang ia alami……meskipun kita berharap orang itu mau berbagi kesedihannya pada kita, namun kesedihan yang ia alami sangat dalam, sehingga…ia merasa jika ia menceritakan semua hal nya ia alami kepada orang lain, ia hanya akan memberi beban kepada orang-orang yang ia sayangi” sahut siwon padanya

“arasseo….tetapi…aku tidak pernah merasa ia membebani kami hyung” sahut kibum

“ saeng….menurut hyung….biarkan saja saat ini ia hanya memendamnya seorang diri, jangan memaksanya untuk menceritakan kejadian-kejadian yang hanya akan membuatnya sedih…karena jika ia merasa sudah saatnya, ia pasti akan membaginya pada kalian” sahut siwon

“ aku bahagia memiliki hyung sepertimu hyung” ujar kibum padanya, dan iapun menatap siwon. Dan siwonpun mengacak-acak rambutnya.

~ dimobil kyuhyun ~

Hujan deras mengguyur kota seoul saat ini, kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri, iapun mengigau.

“ mianhe…cheongmal mianhe……jebbal…kajimma…donghae~ah….kibum~ah…cheongmal mianhe” igaunya, air mata mengalir disudut matanya.

TBC

Apakah yang terjadi selanjutnya pada kyuhyun?

Ff ini cukup lama pending, hehehehe…karena malasnya aku, jadi banyak ff yg terpending. Jangan lupa RCL nya ya ^_^

About chohyunrafanfiction

hay...q ruly aku suka menulis dan semua tulisanku q share di blog pribadiku ini

Posted on September 8, 2011, in brotherships, family, friendships, korea and tagged , , . Bookmark the permalink. 14 Komentar.

  1. eeaaa ternyata udh di post#loncat2kegirangan

    astagaaaaa.. Kyuuu kok mau jaat gituu sih sma haebum?? Tegaa nya dirimu kyu#plak

    ituu kyu kasian,, aduh nanti spa yg nolongin?? Buruan lanjutt on!

  2. kyu gag sendiri kok… aq bakalan selalu nemenin kamu… huah… gag rela kyu sakit hiks hiks

  3. Akhirnya di lanjutkan juga..
    Tpi kyu kok jahat sih?
    Tpi gapapalah..aku ttep cinta kyu kok#plakk
    hehe..
    Di tunggu lanjutannya chingu..!!

  4. part 3nya pendek…huuhuuu….coz aku dha bc yg part 1,2…kyu~kyu yg sabar yg saeng…aigo..mewek~mewek..TT_TT

  5. Kasiaan kyu kesepian..
    Tp kyu dirimu tega skali ma sahabatmu..

  6. akhirnya…
    tpi kok kyu gitu sihhh ahh gpp hhaaaa

  7. Unn masukin leeteuk ya unn di FF ini😀
    Lanjuut eonn😀

  8. kyu aama aku aja
    jgn jahat yaaa
    hehe
    lnjut eon🙂

  9. kyu ,, kesepian ya?
    sini dech gw obatin rasa sepinya dirimu…
    – ngarep.com-
    wkwkw

  10. emang dah lama onn nich ff gk lanjut hehe
    aq suka sm critanya krn karakter kyuhyun disini beda
    keren kok…………….
    jgn ampe pending lg ya onn
    gomawo and hwaiting onnie

  11. wow si kyu dapet berbuat jahat seperti itu
    hmmmm , , kesambet apa itu anak ?
    lajut yah onnie…………

  12. duh..kyu klo kesepian sini aq temenin…(hehehehe dijitak sparkyu……..). ditunggu lanjutannya onnie…gumawo.

  13. Chingu au readers baru, au pngen bca ff chingu yg I’me,Cinlok,princers hours tpi au gk pnya passwordx ??? gmna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: