“ apakah salah jika aku autis???” part. 1-3


“ apakah salah jika aku autis???” part. 1

 

Ini adalah ff bertema keluarga dan persaudaraan, dan aku tercetus membuat ff ini, karena aku pernah setaksi dengan seorang anak yang autis. Maka dari itu, aku sengaja membuat ff ini. q harap kalian suka….

 

 

Cast:

Cho kyuhyun as kyuhyun

Lee donghae as donghae (hyung kyuhyun)

Leeteuk as leeteuk (appa kyuhyun dan donghae)

Taeyeon as taeyeon ( eomma kyuhyun dan donghae )

Jonghyun as Dr. jonghyun

 

Lee donghae pov

Aku adalah lee donghae, umurku saat ini adalah 27 tahun.  Aku adalah seorang hyung yang sangat jahat…yah….apa kalian tahu kenapa aku berkata seperti ini???, bukan hanya aku yang menyesal akan sikapku dulu pada dongsaeng semata wayang ku. tapi juga kedua orang tuaku juga sangat menyesali sikap kami selama ini pada dongsaengku yang bernama lee kyuhyun. Yah….dongsaengku itu bernama lee kyuhyun. Seandainya saja ia tidak pergi meninggalkan kami karena penyakit yang dideritanya. Mungkin saja ia masih berada ditengah-tengah kami saat ini. aku selalu…dan selalu menyesali akan sikapku yang telah menyakitinya selama ini. bagi orang lain, kyuhyun hanyalah seorang anak autis yang selalu merepotkan orang lain termasuk appa, eomma dan juga aku.  Dulu sewaktu ia masih hidup, aku selalu saja memukulnya, memakinya, bahkan aku sering menguncinya didalam kamar yang gelap agar ia tidak selalu merepotkanku dan juga kedua orang tuaku.  Tindakanku saat itu adalah egois yang tinggi, karena malu memiliki dongsaeng sepertinya, hingga ia pun tidak pernah ku ajak kemana-mana, bahkan ketika teman sekolahku atau teman kampusku mampir kerumah, appa dan eomma selalu mengungsikannya didalam kamarnya dengan mulut yang tertutup lakban, bahkan kedua tangan dan kakinya di ikat oleh kedua orang tuaku agar ia tidak kabur dan membuat kekacauan di depan semua teman-temanku. Jika mengingat kejadian saat itu…aku sangat kesal. tapi sekarang justru aku sangat menyesal, dan aku sangat ingin mengulang saat-saat aku bersamanya. Menurutku kyuhyun adalah dongsaeng terbaik yang pernah di berikan oleh-Nya pada ku. saat ini aku, eomma dan appa duduk bersama diruang keluarga, yang dimana rumah yang kami tempati saat ini adalah rumah sederhana pemberian kyuhyun pada kami. di ruang keluarga ini terpampang photo keluarga kami di dinding yang di beri cat warna putih seperti warna kesukaannya. Di dalam photo itu kyuhyun terlihat sangat bahagia, meskipun saat itu ia sangat susah diatur untuk berphoto bersama. karena ia termasuk autis yang hiperaktif, hingga ia pun sangat susah untuk diatur, sampai-sampai eomma dan appapun menggenggam tangannya dengan sangat kuat. Agar ia bisa duduk diam saat di photo. Aku meneteskan air mataku ketika memandang senyum diwajahnya dalam photo itu.

“ kyu…maafkan hyung, hyung bukan hyung yang baik untukmu” batinku. Eomma dan appa yang melihatku menangis mereka berduapun memelukku.

“ anakku….kami tahu kamu sedih” kata appa padaku

“ aku menyesal appa…sangat menyesal” sahutku disela isak tangisku

“ bukan hanya kamu saja sayang, tapi kami juga menyesal karena sikap kami dulu padanya” kata eomma.

“ seandainya saja ia tidak pergi meninggalkan kita appa, mungkin sekarang aku bisa menyayanginya” sahutku.

“ kamu benar sayang….” Sahut appa. Kami bertiga larut dalam kesedihan karena mengingat kenangan saat kyuhyun masih ada bersama kami.

 

~ 2 tahun yang lalu~

Lee kyuhyun pov

Halo….perkenalkan aku adalah lee kyuhyun. Banyak yang mengatakan aku adalah anak pembawa sial, anak yang tidak bisa diatur, anak yang selalu menyusahkan orang tua, dan sebagainya. Begitu banyak caci maki yang selalu ditujukan keluarga ku kepadaku. Apa kalian tahu kenapa???, yah…karena menurut mereka AUTIS adalah malapetaka bagi mereka. apakah salah jika aku AUTIS????. Mereka tidak pernah memahami aku, dan apa yang aku lakukan selalu salah dimata mereka. dulu sewaktu aku masih kecil kata kedua orang tuaku aku selalu menghabiskan uang mereka karena biaya terapi dan sekolah yang harus ku lakukan. dan mereka tidak pernah tahu, disekolah itu aku tidak bahagia, kedua tanganku selalu diikat, dan mereka memaksaku untuk selalu menatap wajah mereka. dan para guru itu selalu membentakku, jika pandanganku tidak fokus pada mereka. karena biaya terapi dan sekolah yang mahal, hingga akupun tidak mereka sekolahkan lagi, dan sejak saat itu hingga sekarang aku selalu berada didalam rumah dan tanpa diperbolehkan satu langkah kakipun untuk keluar dari rumah. Aku selalu saja kena marah…seperti saat ini.

“ kyuhyun……..mau sampai kapan kamu seperti ini hah…..” bentak eomma padaku, dan menjewer telingaku.  Aku hanya meringis kesakitan akibat jeweran telinga eomma padaku. aku hanya bisa menangis. eomma selain menjewerku, eomma juga mencubitiku. Begitulah sehari-harinya diriku, aku selalu kena marah oleh eomma, appa dan juga donghae hyung.  sejak aku berumur 3 th hingga umurku saat ini beranjak 17 th, penyakitku tidak kunjung sembuh, meskipun aku sudah melakukan terapi dan bersekolah khusus para anak dan remaja yang menderita autis seperti diriku ini.  mereka tidak pernah mengerti diriku.  Mereka selalu merasa bahwa aku hanyalah anak pembawa sial dan selalu membuat malu mereka. donghae hyung tidak pernah sekalipun mengajakku jalan bersamanya, begitu juga eomma dan appa yang sejak mereka tahu aku menderita autis, mereka tidak pernah mengizinkanku untuk keluar rumah. Karena jika aku keluar dari rumahku, selalu saja ada yang aku perbuat hingga mereka terkadang kewalahan karena ulahku. Pernah suatu hari, ketika eomma dan appa pergi bekerja, dan aku sengaja bersembunyi didalam mobil donghae hyung, dan ketika tiba dikampusnya, akupun keluar dari mobil donghae hyung dan tanpa sepengetahuannya, akupun berjalan dengan berjinjit berkeliling kampusnya. Ketika mataku tertarik pada sebuah biola yang dimainkan oleh pemilik salah satu mahasiswa di kampus tersebut, akupun langsung masuk kedalam ruang kelas yang dipenuhi mahasiswa dan dosen di ruangan kelas tersebut.  Dan aku merebut biola tersebut dari tangannya.

“ hey…siapa kamu? Kenapa kamu merebut biola ku?” tanyanya padaku, aku tidak memperdulikan pertanyaan hyung tersebut padaku, yang aku pedulikan adalah biola yang ku pegang saat ini. aku memetik setiap tali senarnya, hyung itu berusaha merebut biola yang ku pegang ini, namun aku tidak rela jika biola ini direbut olehnya.

 

Author pov

Donghae yang baru saja ingin pergi ketoilet bersama temannya, donghae mendengar dari beberapa mahasiswa yang membicarakan seseorang yang memiliki ciri-ciri persis dengan dongsaengnya. Donghae pun berhenti dan mendengarkan pembicaraan mahasiswa tersebut.

“ anak itu benar-benar aneh ya?” kata mahasiswa tersebut kepada temannya

“ iya….dia seperti anak autis” sahut teman dari mahasiswa tersebut

“ autis???” batin donghae

“ donghae kenapa berhenti?, bukankah tadi kamu ingin ke toilet?” tanya eunhyuk padanya

“ah…sebentar” sahut donghae, donghae pun lalu menghampiri mahasiswa tersebut.

“ mian…sepertinya sedang ada sesuatu yang terjadi dikampus ini ya???” tanya donghae pada mahasiswa tersebut.

“ eh…iya nih, hari ini ada seorang anak laki-laki yang sepertinya ia autis, karena biola henry tidak mau dilepas dari tangannya bahkan tadi si henry sempat dipukul oleh anak laki-laki itu” sahut  mahasiswa tersebut menjelaskan pada donghae.

“ jangan-jangan ia kyuhyun…ah…tapi tidak mungkin. Kyuhyun kan ada dirumah”batin donghae, eunhyuk menyenggol lengan donghae hingga membuyarkan lamunannya.

“ ada apa?” tanya eunhyuk padanya, donghae tidak menggubris perkataan eunhyuk dan ia malah bertanya kembali pada beberapa mahasiswa tersebut.

“ mian…apa anak laki-laki itu masih ada dikampus ini?” tanya donghae kembali

“ iya…tadi dosen junsu menyeretnya dan membawanya ke ruangannya” sahut mahasiswa tersebut

“ gumawo” kata donghae pada mereka

“ cheon….” Sahut mereka, eunhyuk masih bingung sebenarnya kenapa donghae bertanya demikian pada beberapa mahasiswa tersebut. Donghae merasa bahwa anak laki-laki itu adalah kyuhyun meskipun ia masih ragu, namun hatinya selalu berkata bahwa anak laki-laki yang membuat masalah di kampus ini adalah kyuhyun.  Donghae melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ruang dosen junsu.  Setibanya di ruangan dosen junsu, donghae pun memberanikan dirinya untuk mengetuk pintu ruangan tersebut.

“TOK…TOK…..TOK…..” donghae mendengar suara dosen junsu yang sedang memarahi kyuhyun.

“hey….apa yang kamu lakukan….berikan file itu….” bentak dosen junsu pada kyuhyun. Donghae merasa sedikit takut untuk masuk kedalam ruang dosen junsu. Namun donghae mengulang kembali ketukan pintunya, dan tidak berapa lama kemudian dosen junsu pun membuka pintu ruangannya.

“ donghae~ssi…ada apa kamu kemari?” tanya dosen junsu padanya.

“mm….saya ingin bertemu dengan seseorang yang dibawa keruangan anda saengnim” ujar donghae

“maksudmu dia…” dosen junsu menunjuk kearah kyuhyun yang sedang melempar-lemparkan lembar demi lembar file yang sangat berharga milik dosen junsu. Donghae marah besar ketika anak laki-laki yang disebutkan beberapa mahasiswa tadi adalah benar-benar kyuhyun, dongsaengnya.

“KYUHYUN….”bentak donghae pada kyuhyun.  Kyuhyunpun menghentikan aktivitasnya dan ia menatap kearah donghae, bukanya takut namun kyuhyun bersorak kegirangan sambil memanggil donghae.

“ hyuuuuuung……..yeyeyeyei…..hyung…..” kyuhyun melompat kegirangan, dosen junsu yang kesal pada kyuhyun, ia pun kemudian menghukum donghae.

“ ternyata dia adalah dongsaengmu….karena dongsaengmu telah melakukan kesalahan dan saya tidak mungkin menghukumnya karena dia bukanlah mahasiswa dikampus ini, sebagai gantinya KAMU…..SEKALIPUN  TIDAK BOLEH MASUK MENGIKUTI  MATA PEAJARAN SAYA SELAMA SEMESTER INI….ARACHI….” bentak junsu pada donghae. Donghae merasa sangat kecewa dengan keputusan dosen junsu, namun ia tidak bisa berbuat apa-apa atas hukuman yang ia terima saat ini. donghae pun kemudian menarik tangan kyuhyun dan membawa kyuhyun dari ruangan dosen junsu. Donghae tidak peduli dengan tatapan setiap mahasiswa ketika ia menyeret kyuhyun. Donghae tidak berkata apa-apa, seetibanya didepan mobil donghae, donghae pun kemudian langsung membuka pintu mobilnya dan ia langsung mendorong kyuhyun untuk masuk kedalam mobil secara kasar.

“MASUK…..DASAR ANAK PEMBAWA SIAL” bentak donghae padanya. Kyuhyun terdiam ketika donghae membentaknya. Lalu donghae pun masuk kedalam mobil dan duduk disebelahnya. Donghae mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, kyuhyun yang tidak bisa diam ditempat, kyuhyun pun kemudian ingin membuka sabuk pengaman yang dikenakan donghae secara paksa padanya.

“ APA YANG KAMU LAKUKAN HAH…DUDUK…KUBILANG DUDUK….”bentak donghae pada kyuhyun. Kyuhyun pun hanya diam dan ia menundukkan kepalanya. Setibanya dirumah, donghae pun keluar dari mobilnya dan donghae pun kemudian membuka pintu mobilnya dan iapun kemudian menarik tangan kyuhyun, donghae menyeret kyuhyun untuk masuk kedalam rumah. Eommanya yang melihat wajah donghae yang sangat kesal pada kyuhyun, eomma donghae pun mengikuti donghae yang menuju kamar kyuhyun. Sewaktu berada didepan kamar kyuhyun, donghae membuka pintu kamarnya dan donghae pun kemudian mendorong kyuhyun, hingga kyuhyun tersungkur dan punggungnya mengenai tepi kasurnya. Kyuhyun meringis kesakitan.

“ARGH……”

“donghae~ah…apa lagi yang dilakukan kyuhyun?” tanya eommanya

“ GARA-GARA DIA….aku jadi diskors untuk tidak mengikuti mata pelajaran junsu saengnim eomma…INI SEMUA KARENA DIA….KARENA DIA PEMBAWA SIAL…” donghae berteriak karena kesal, eommanya yang mendengar kemarahan donghae, eommanya pun kemudian mengambil sebuah sapu, eommanya pun kemudian memukulkan gagang sapu itu pada kyuhyun.

“RASAKAN INI ANAK NAKAL…..KENAPA KAMU TIDAK MATI SAJA DULU HAH…KAMU SELALU MEMBUAT KAMI SUSAH……ANAK NAKAL” kyuhyun hanya menangis terisak-isak.

“sakit eomma……sakit……” donghae merasa puas ketika eommanya memukul kyuhyun dengan gagang sapu pada kedua tangan dan kakinya.

“rasakan itu….” ujar donghae pada kyuhyun. Kyuhyun hanya menangis dan meringis kesakitan. Karena eomma dan donghae kesal pada kyuhyun, hingga kyuhyun pun dikunci dikamarnya. Kyuhyun merasa kesal, kyuhyun pun kemudian mengambil sebuah kertas dan iapun menggambarkan rasa kesalnya pada kertas tersebut dengan memberi warna hitam untuk gambar donghae dan eommanya, sedangkan untuk menggambarkan dirinya sendiri kyuhyun memberikan warna biru dengan memberikan air mata pada gambarnya.

 

TBC

Apakah yang akan kyuhyun lakukan selanjutnya?

Miaan kalau jelek ya….jangan lupa comentnya Ok ^^

 

 

 

 

 

“ apakah salah jika aku autis???” part. 2

^^sebelumnya

“rasakan itu….” ujar donghae pada kyuhyun. Kyuhyun hanya menangis dan meringis kesakitan. Karena eomma dan donghae kesal pada kyuhyun, hingga kyuhyun pun dikunci dikamarnya. Kyuhyun merasa kesal, kyuhyun pun kemudian mengambil sebuah kertas dan iapun menggambarkan rasa kesalnya pada kertas tersebut dengan memberi warna hitam untuk gambar donghae dan eommanya, sedangkan untuk menggambarkan dirinya sendiri kyuhyun memberikan warna biru dengan memberikan air mata pada gambarnya.

^^selanjutnya

Seperti itulah yang sering terjadi pada kyuhyun, ketika ia merasa kesal pada keluarganya.  Karena kesalahan yang ia lakukan, kyuhyun pun dikurung oleh orang tuanya didalam kamar.  Ia tidak diberi makan maupun minum. Orang tua kyuhyun berpikir bahwa dengan hukuman ini kyuhyun akan jera, tetapi dengan hukuman yang terus diberikan padanya, membuat kyuhyun semakin tidak bisa diberi tahu.  Kyuhyun suka sekali menggambar, namun hasil gambarannya selalu disembunyikan kyuhyun di bawah kolong kasurnya. Jika sudah menggambar kyuhyun akan lupa waktu.  Bahkan iapun jadi lupa untuk makan maupun minum, apalagi jika ia sedang kesal.

“ kenapa eomma….appa….dan hyung sangat membenciku?” gumam kyuhyun terus menerus sembari menggambar pada kertas kosong, sudah 10 kertas yang ia gambar. Kyuhyun bukan hanya menggambar kedua orang tuanya, namun ia juga menggambar garis demi garis yang dibuatnya dengan sangat rapi. Kyuhyun tidak mengerti bahwa yang ia gambar adalah sebuah desain rumah.  Dan kyuhyun menghabiskan banyak kertas ketika ia menggambar garis demi garis tersebut.  aktivitas kyuhyun menggambar terhenti saat ini mendengar sebuah benda yang pecah seperti dilempar oleh seseorang. Kyuhyun terkejut, dan ia takut sekali jika eomma, hyungnya atau appa nya sedang menuju kamarnya, sehingga kyuhyun pun langsung menyembunyikan hasil gambarannya tersebut dibawah kolong kasurnya. Kyuhyun naik kekasurnya dan ia bersembunyi dibalik selimutnya.  Kyuhyun hanya mendengar suara appa nya dari dalam kamarnya. kyuhyun tidak mengerti apa yang dibicarakan kedua orang tuanya itu, ia hanya mendengar suara eommanya menangis.

 

~diruang keluarga~

“ andwe….suamiku …..andwe…., jangan lakukan itu…meskipun perusahaan kita bangkrut dan rumah kita akan segera disita…jangan bunuh diri…jika kamu bunuh diri bagaimana denganku dan anak-anak kita?” teriak taeyeon pada leeteuk dan mencegah tangan leeteuk yang menggenggam sebilah pisau.

“ eomma benar appa……kami tidak ingin appa melakukan hal ini. appa masih bisa usaha lagi, meskipun kita memulainya dari awal lagi appa” ujar donghae sesenggukkan pada leeteuk.

“ bagaimana kita bisa memulainya dari awal?, perusahaan appa bangkrut donghae…kita tidak punya apa-apa lagi…..kita miskin…kita tidak akan bisa tinggal dirumah ini lagi” sahut leeteuk emosi pada anaknya. Taeyeon berusaha melepaskan pisau tersebut dari tangan leeteuk, kemudian taeyeon pun memeluk leeteuk dengan erat. Leeteuk menangis dalam pelukan taeyeon, sedangkan donghae…donghae duduk lemas disofa. Sejak perusahaan leeteuk bangkrut, 1 minggu kemudian leeteuk, taeyeon dan donghae pun pindah dari rumah tersebut. tetapi mereka seperti tidak perduli pada anak bungsu mereka yaitu kyuhyun yang masih terlelap didalam kamarnya dengan pintu kamar yang sengaja dikunci agar kyuhyun tidak bisa ikut kemanapun mereka pergi. Sepanjang perjalanan menuju pulau jeju, raut wajah taeyeon, leeteuk dan donghae menunjukkan suatu kesedihan. Donghae tidak lagi melanjutkan kuliahnya di universitas yang cukup mahal tersebut.

“ untung saja kyuhyun tadi kita kunci dikamarnya, jika saja tadi kyuhyun ikut bersama kita….kita pasti akan sangat kesusahan” ujar leeteuk pada istri dan anaknya donghae.

“ nde appa….untunglah tadi kyuhyun masih tidur, jadi kita bisa pergi dengan tenang” sahut donghae.

“nde…anakku” sahut taeyeon.

 

~kamar kyuhyun~

Kyuhyun membuka matanya perlahan-lahan ketika cahaya matahari memaksa masuk dari celah-celah jendela kamarnya, kyuhyun mengucek-ucek matanya lalu ia mengerjap-erjapkan matanya. KRUCUK…..KRUCUK…….kyuhyun merasakan perutnya lapar karena sejak semalam ia belum makan. Kyuhyun pun kemudian beranjak dari kasurnya dan ia mencoba untuk membuka pintu kamarnya, namun ia tidak bisa membukanya karena terkunci dari luar. Kyuhyun pun kemudian menggedor-gedor pintu kamarnya. DOR…DOR…DOR….” Eommaaaaaa………aku lapaaaaarrrr……….”teriak kyuhyun, namun tidak ada satupun yang menyahut teriakannya.

“eommaaaaaaaaaa………….appaaaaaaaaaaa…………..hyuuuuuuuuuuuuuung………”ia terus menerus berteriak memanggil keluarganya, tetapi nihil. Tiba-tiba saja darah kental dan berwarna hitam pekat serta amis mengalir dari hidungnya.  Kyuhyun tidak mengerti arti darah itu, hingga iapun hanya mengelapnya dengan pakaian yang ia kenakan. darah tersebut terus menerus mengalir, dan kyuhyun tetap tidak perduli. Kyuhyun berteriak, dan menangis. ia terus menerus menggedor-gedor pintu kamarnya tersebut.

“eommaaaaaaaaaaaaa……………” teriaknya histeris. Kyuhyun memegangi kepalanya ketika kepalanya mulai terasa sakit.  Ia memandang sekitar kamarnya yang ia lihat seperti semuanya berputar bahkan semakin cepat, sehingga kyuhyun pun tidak kuat lagi menahan tubuhnya, lalu iapun terjatuh kelantai. Kyuhyun menangis sembari memegangi kepalanya, dan darah segarpun masih mengalir dari hidungnya.

“ eom….ma….ap…pa…..hy…hyung….” gumamnya lemah

“ sa….kit….” kyuhyun semakin merasakan tubuhnya lemah, hingga iapun tidak kuat lagi bertahan, pandangannya dengan seketika menjadi gelap.

 

~malam harinya~

Seorang namja datang sebagai penghuni baru rumah milik leeteuk yang ia beli dari salah satu pemegang saham milik klien appa nya.  namja tersebut memasuki rumah tersebut.

“ rumah ini lumayan bagus juga” gumam jonghyun…jonghyun seorang dokter yang tampan dan baik. Jonghyun juga memiliki sifat yang ramah dan suka menolong. Jonghyun meletakkan koper miliknya disamping bupet kecil. Jonghyun menemukan beberapa foto keluarga milik leeteuk yang sengaja ia tinggal. Jonghyun menuju pigura foto yang terpampang didinding ruang tamu yang ia tempati saat ini. jonghyun tersenyum ketika melihat wajah kyuhyun yang tersenyum bahagia sekali, namun ia melihat kejanggalan pada foto tersebut. kejanggalan tersebut Nampak pada taeyeon yang terlihat sedang mencubit lengan kyuhyun.

“ anak ini terlihat aneh sekali…..jika dilihat dari senyumnya anak ini berbeda” gumam jonghyun saat menatap foto kyuhyun.

“ dan sepertinya eommanya tidak suka pada anak ini” jonghyun berpikir sendiri, ia meraba foto tersebut.  jonghyun pun kemudian mengambil kopernya kembali, dan iapun kemudian berjalan dan menaiki anak tangga satu persatu. Dirumah yang cukup luas ini, jonghyun hanya tinggal sendiri. Jonghyun menuju salah satu kamar yang akan ia tempati, namun langkah kakinya terhenti ketika ia melihat sebuah kunci masih berada ditempatnya. Jonghyun pun kemudian menghampiri kamar tersebut.

“ kenapa ada kunci disini?, atau mungkin pemilik rumah ini sengaja meninggal kunci ini?” pikir jonghyun.

“ atau mungkin ini kamar pribadi?, sebaiknya aku buka saja kamar ini” ujar jonghyun. Ia pun kemudian memberanikan dirinya untuk membuka pintu kamar tersebut. setelah pintu itu itu tidak terkunci lagi, jonghyun pun membuka pintu tersebut perlahan-lahan.

“ ommo…………”jonghyun terkejut ketika melihat kyuhyun yang tergeletak dan tidak sadarkan diri. Jonghyun pun kemudian menghampiri kyuhyun.

“ hyaaa…irona…gwen….ommo….pida…” jonghyun terlihat sangat terkejut ketika ia melihat darah dari hidung kyuhyun dan pakaian yang kyuhyun gunakan ternoda oleh darah tersebut, bukan hanya itu saja, jonghyun sangat khawatir ketika ia memegang tubuh kyuhyun yang sangat panas akibat demam. Jonghyun pun kemudian menggendongnya dan merebahkanya di kasur kyuhyun.

“ ada apa denganmu?, kenapa kamu bisa terkunci seperti ini?” gumam jonghyun. Jonghyun yang berprofesi sebagai dokter, iapun kemudian dengan sigapnya mengambil air di baskom kecil dan sebuah handuk kecil miliknya yang ia ambil dari koper miliknya.  Jonghyun pun kemudian membersihkan bekas darah dari hidung kyuhyun.

“ bukankah dia anak didalam foto tadi?, kenapa anak ini bisa sampai di kunci seperti ini?, dan apa keluarganya lupa atau…..???”

“ah..tidak mungkin keluarganya sengaja meninggalkannya?, tapi jika tidak sengaja…kenapa anak ini bisa sampai terkunci?” jonghyun merasa tidak percaya dengan apa yang ia pikirkan. Namun itulah kenyataan yang terjadi pada kyuhyun. Jonghyun teringat bahwa didalam kopernya masih tersimpan obat-obatan yang selalu ia bawa kemana-mana, jika ada pasien yang tiba-tiba membutuhkan pertolongan saat dalam perjalanan.

“ sepertinya aku masih memiliki persediaan obat penurun demam…” gumam jonghyun. Jonghyun pun kemudian mengeluarkan obat-obatan tersebut, namun sebelum jonghyun menyuntikkan obat penurun demam tersebut,  jonghyun terlebih dahulu mentensi darah serta memeriksa pernafasan kyuhyun. Jonghyun merasa ada yang tidak beres pada kesehatan kyuhyun, sehingga ia pun hanya memberikan dosis rendah untuk menurunkan demam kyuhyun.

“semoga kamu lekas sembuh” bisik jonghyun ketelinga kyuhyun.  Jonghyun pun kemudian membiarkan kyuhyun untuk beristirahat didalam kamarnya, kemudian jonghyun pun sengaja mengambil kamar tepat didepan kamar kyuhyun.  Jonghyun yang merasa tidak tenang dengan kondisi kyuhyun. Jonghyun pun kemudian keluar dari kamarnya dan ia masuk kekamar kyuhyun. Jonghyun mendekati kyuhyun yang mengigau.

“ eomma….saranghae….appa…saranghae….hyung….saranghae….saranghae….saranghae…” kyuhyun terus mengigau memanggil kedua orang tuanya dan donghae.  Jonghyun yang mendengar igauan kyuhyun, meneteskan air matanya.

“ kenapa mereka begitu tega meninggalkanmu seperti ini?” gumam jonghyun. Ia menggenggam tangan kyuhyun. Jonghyun yang tidak memiliki dongsaeng, ntah kenapa ia menjadi sayang pada kyuhyun.  Sehingga iapun sengaja mencium kening kyuhyun

“ cepatlah sembuh….dan jangan sakit seperti ini…aku tidak tahu namamu siapa…dan ku mohon jangan menangis seperti ini” jonghyun menyeka lembut sudut mata kyuhyun yang terdapat air mata.  Mata jonghyun tertuju pada sesuatu yang ia injak saat ini. ia pun kemudian mengambil kertas tersebut. jonghyun bingung dengan garis-garis yang terdapat pada kertas ini.

“ apa ini?” tanya jonghyun pada dirinya sendiri. Jonghyun pun kemudian beranjak dari tepi kasur kyuhyun, jonghyun berjongkok, dan iapun kemudian memasukkan tangannya dibawah kolong kasur kyuhyun. Tangan jonghyun merasakan banyak sekali kertas yang terdapat dibawah kolong ranjang tersebut.  jonghyun mengeluarkan semua kertas-kertas tersebut.

“kenapa banyak sekali kertas dibawah kolong kasurnya?” jonghyun menemukan beberapa gambar yang terdapat 4 sosok orang, yaitu gambar taeyeon, leeteuk, donghae dan juga dirinya.  Bukan hanya itu jonghyun terus mencerna arti garis-garis tersebut.  dan jonghyun pun kemudian merapikan gambar dari garis-garis tersebut dilantai dekat kasur kyuhyun. Saat susunan gambar itu selesai digelar dilantai. Jonghyun sangat takjub sekali, ia melihat sebuah desain rumah yang digambar dengan sangat rapi seperti seorang arsitek.

“aigo…..ini adalah desain rumah….” Gumam jonghyun, meskipun masih berupa garis-garis saja, tetapi sudah dapat dipastikan bahwa itu adalah sebuah desain rumah. Jonghyun menatap kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri.

“apakah ini hasil gambaranmu?” tanya jonghyun.

 

TBC

Ottoke?, apa kalian lama nunggunya???, jangan lupa RCL dari kalian ya

 

“ apakah salah jika aku autis???” part. 3

^^sebelumnya

“aigo…..ini adalah desain rumah….” Gumam jonghyun, meskipun masih berupa garis-garis saja, tetapi sudah dapat dipastikan bahwa itu adalah sebuah desain rumah. Jonghyun menatap kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri.

“apakah ini hasil gambaranmu?” tanya jonghyun.

^^selanjutnya

Jonghyun yang begitu takjub akan hasil gambar kyuhyun, iapun kemudian segera keluar dari kamar kyuhyun menuju kamarnya, iapun kemudian membuka koper miliknya dan ia mengambil sebuah kamera jenis canon, lalu iapun kemudian menuju kamar kyuhyun. Ia mengambil gambar dari kertas-kertas yang ia susun tadi dilantai. Jonghyun sengaja mengambil beberapa gambar tersebut, dan jonghyun pun memandang lekat hasil gambar dari kamera miliknya itu.

“ hasil gambarmu benar-benar bagus” gumam jonghyun sambil menatap kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri. Setelah jonghyun selesai mengambil gambar melalui kameranya itu, iapun kemudian merapikan kembali hasil gambar milik kyuhyun dan ia meletakkannya diatas meja kyuhyun.  Jonghyun memperhatikan seisi kamar kyuhyun yang disetiap dinding kamarnya terdapat banyak sekali coretan-coretan penuh dengan berbagai warna. Jonghyun kembali menatap kyuhyun, dan iapun sengaja duduk ditepi kasur kyuhyun. Jonghyun menggenggam tangan kyuhyun. Jonghyun sengaja berada didalam kamar kyuhyun, karena ia ingin menunggu hingga kyuhyun sadar.

“ aku tidak mengerti, kenapa kamu bisa berada di rumah ini sendirian?, kemana kedua orang tuamu pergi?, apa kamu ditinggal oleh mereka secara sengaja?, tetapi….jika memang benar, kenapa mereka melakukan ini padamu?”  jonghyun berbicara seorang diri sembari menatapnya. Ketika jonghyun terpaku dan masih duduk di tepi kasur kyuhyun, jari jemari kyuhyun pun bergerak-gerak, dan ia pun mulai sadarkan diri.  Ia membuka matanya perlahan-lahan, jonghyun tersenyum ketika kyuhyun mulai membuka matanya.

“syukurlah kamu sudah sadar” ujar jonghyun padanya. Kyuhyun yang melihat orang asing di depannya, ia pun langsung beranjak dari tidurnya, dan ia menatap seisi kamarnya tanpa ia memperhatikan jonghyun yang bingung karena tingkah kyuhyun yang menurutnya sangat aneh.

“ waeyo?, apa kamu takut padaku?” tanya jonghyun lembut padanya, namun kyuhyun tetap tidak fokus menatap jonghyun, tetapi  ia menjawab apa yang ditanyakan jonghyun padanya.

“ siapa kamu?, aku tidak mengenalmu, dimana appa dan eommaku?, donghae hyung juga kemana?, kenapa tadi pintu kamarku terkunci?” tanya kyuhyun bertubi-tubi padanya. Jonghyun yang menatap kyuhyun dengan tatapan curiga, ia pun kemudian memegang wajah kyuhyun, namun mata kyuhyun tetap tidak fokus menatapnya.

“perkenalkan aku jonghyun” sahut jonghyun padanya, namun kyuhyun tetap mengalihkan pandangannya, sehingga dengan tegas jonghyun pun berkata padanya “ tatap mataku” tegas jonghyun padanya, mendengar perkataan jonghyun, untuk sesaat kyuhyun pun menatapnya, lalu kemudian ia pun mengalihkan pandanganya lagi.

“ jangan-jangan….dia autis” batin jonghyun

“owh…jonghyun” sahut kyuhyun

“tatap aku….”pinta jonghyun padanya lagi, kyuhyun pun kemudian menatapnya

“aku tidak tahu dimana kedua orang tuamu dan juga hyungmu, dan aku juga tidak tahu kenapa kamu terkunci seperti ini” sahut jonghyun dengan penuh penekanan pada kyuhyun agar kyuhyun mengerti apa yang ia katakan padanya.

“dimana appa dan eommaku” teriak kyuhyun padanya, jonghyun terkejut ketika kyuhyun berteriak seperti itu

“kenapa aku ditinggal sendirian?, aku mau appa dan eommaaaaaaaaaaa……….’teriak kyuhyun histeris bahkan hingga ia pun menjauhkan kedua tangan jonghyun yang memegang wajahnya, lalu kyuhyun pun beranjak dari kasurnya, kyuhyun berlari keluar dari kamar. Jonghyun yang takut jika kyuhyun lari, ia pun mengejar kyuhyun.

“changkeman……..kamu mau kemana?” teriak jonghyun padanya sembari mengejar kyuhyun. Sedangkan kyuhyun hanya memanggil kedua orang tuanya saja.

“APPAA……….EOMMAAAAA……………” ketika kyuhyun berada di anak tangga dasar, jonghyun berhasil memegang lengannya

“LEPASKAN….AKU MAU APPA…….EOMMA…….HYUUUUUUUNGGGGGGGGGGG” teriak kyuhyun lagi, jonghyun yang bingung, ia pun langsung memeluk kyuhyun dari belakang.

“LEPASKAN AKU……..MEREKA PERGI KEMANA????, AKU MAU IKUT APPA DAN EOMMA……” tangis kyuhyun, jonghyun tetap memeluk erat kyuhyun dari belakang.

“mereka tidak ada….jebbal jangan seperti ini” ujar jonghyun padanya, kyuhyun menangis histeris hingga ia pun menggigit lengan jonghyun yang memeluknya erat.

‘ARGHHHHHH…..” erang jonghyun. Kyuhyun masih menggigit lengan jonghyun hingga berdarah, dan kyuhyun masih menangis. jonghyun yang cukup mengerti bagaimana sikap seseorang yang menderita autis, hingga ia pun membiarkan lengannya kesakitan karena gigitan kyuhyun. Setelah cukup lama kyuhyun menangis dan menggigit lengan jonghyun, kyuhyun pun kemudian menjadi tenang dan ia melepaskan gigitannya pada jonghyun.  Setelah kyuhyun tenang, jonghyun pun kemudian melepaskan pelukanya pada kyuhyun, dan jonghyun pun memegang tangan kyuhyun dan mengajaknya duduk di ruang keluarga.

“ namamu siapa?” tanya jonghyun sembari memegang wajah kyuhyun kembali.  Tatapan mata kyuhyun untuk sesaat menatap jonghyun” kyuhyun” sahutnya, lalu kyuhyun kembali tidak fokus menatap jonghyun.

“ kamu sudah makan?” tanya jonghyun padanya

“opso” sahut kyuhyun dan masih memandang ke arah lain.

“kalau begitu, kamu tunggu disini. Aku akan mengobati lukaku dulu, setelah itu kita pergi keluar untuk mencari makan” ujar jonghyun padanya. Kyuhyun hanya mengangguk saja dan tersenyum sendiri. Ketika kyuhyun tersenyum, jonghyun merasa cukup bahagia. Jonghyun pun kemudian mengobati lukanya, dan memperban lukanya. Kemudian jonghyun pun memegang tangan kyuhyun, dan ia berencana mengajak kyuhyun keluar bersamanya. Namun ketika melihat pakaian kyuhyun yang terdapat noda darah, ia pun kemudian mengajak kyuhyun menuju kamarnya. setibanya di dalam kamar jonghyun, ia mencari pakaian di dalam ranselnya yang dapat digunakan oleh kyuhyun.

“sepertinya ini cocok untukmu” ujar jonghyun, lalu ia pun memberikan pakaian itu pada kyuhyun, namun kyuhyun mengangkat kedua tangannya ke atas. Jonghyun bingung kenapa kyuhyun mengangkat tagannya ke atas.  Kyuhyun tidak menatap jonghyun, tetapi kedua tangannya masih di angkat ke atas.  Jonghyun terus berpikir apa maksudnya kyuhyun seperti itu, hingga ia pun menyadari bahwa kyuhyun ingin jonghyun memakaikan pakaian itu padanya.

“ apa kamu ingin, aku memakaikan baju ini untukmu?” tanya jonghyun padanya. Kyuhyun mengangguk mengiyakan.

“ arasseo…arrasseo….” Sahut jonghyun, Ia pun kemudian menggantikan pakaian kyuhyun dengan pakaian miliknya. Namun jonghyun sangat terkejut, ketika jonghyun membuka pakaian kyuhyun, ternyata terdapat banyak sekali memar di tubuhnya.

“ommo…kenapa banyak sekali memar di tubuhmu?, apa jangan-jangan….kedua orang tuamu telah menganiayamu?” tanya jonghyun padanya, tetapi kyuhyun tidak menjawab. Kyuhyun hanya tersenyum dan sesekali tertawa sendiri.

“ kenapa ada orang tua yang tega menganiaya anaknya sendiri?” gerutu jonghyun kesal.

“aku lapar…” ujar kyuhyun sambil menepuk-nepuk perutnya dan sesekali tertawa tanpa menatap joonghyun dengan fokus.

“arasseo…nee, sebentar lagi kita cari makan untukmu” sahut jonghyun padanya, ia pun kemudian memakaikan baju itu pada kyuhyun. Lalu ia mengajak kyuhyun keluar untuk mencari makan bersama.  jonghyun mengajak kyuhyun masuk ke dalam mobil mewahnya. Ketika kyuhyun baru saja duduk, mata kyuhyun tertuju pada volume suara di mobil jonghyun. Ketika jonghyun masuk ke dalam mobilnya, ia pun kemudian memutar music agar kyuhyun senang. Namun baru saja jonghyun memutar sebuah lagu, tangan kyuhyun bergerak untuk membesarkan volume suara itu. jonghyun yang berisik mendengar suara music itu, ia pun mengecilkan suaranya. Tetapi kyuhyun kembali membesarkan volume suara itu, berkali-kali jonghyun mengecilkan suara music itu, berkali-kali juga kyuhyun membesarkannya. Hingga membuat jonghyun pun kesal lalu mematikan music itu.  tetapi ketika music itu dimatikan, kyuhyun menjadi sangat kesal, bahkan kyuhyun kembali menggigit jonghyun tetapi bukan di lengan, melainkan di pundak jonghyun.

“arghhhhh………..”erang jonghyun, sembari ia memarkirkan mobilnya di tepi jalan.

“nee…nee…aku akan memutarkan music untukmu” ujar jonghyun dan ia langsung memutar kembali music itu.  setelah mendengar suara music tersebut, kyuhyun kembali tenang. Dan kyuhyun pun membesarkan volume suaranya. Kyuhyun sesekali tersenyum dan tertawa ketika keinginannya terpenuhi.  Dan tingkahnya itu hanya bisa membuat jonghyun menggelengkan kepalanya. Dari tingkah kyuhyun itulah, jonghyun mengetahui sebab kenapa kedua orang tuanya bahkan hyungnya meninggalkannya sendirian di rumah itu.

“ aku tidak akan membiarkanmu menjadi seorang autis seperti ini, aku akan melakukan cara agar kamu bisa sembuh dari autismu ” gumam jonghyun padanya.

TBC

Udah lama menunggu???, mian kalau dikit yo…hehehehe

 

About chohyunrafanfiction

hay...q ruly aku suka menulis dan semua tulisanku q share di blog pribadiku ini

Posted on Oktober 19, 2011, in brotherships, family, korea and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 15 Komentar.

  1. jonghyun jadilah hyung yang baik hati untuk kyuhyun
    jadikan kyuhyun anak yang baik

    dan kamu kyu, jangan suka gigit orang sembarangan

    lanjut onn

  2. Kyu masi ada kox org yg sayang padamu..

  3. sedddiiiih bangeett… Waktu bagian kyuhyin nangis nyari eomma and appa nya tadiii huweee….

    Iaa on! Lama banget ni ff gk di lanjutin.. Naah nanti ngelanjutinnya buruan yah on#plakplok

  4. tega bgt ma kyu…….
    Jonghyun fighting!
    buat kel kyu melongo dgn kepintaran.a kyu

  5. onnie………………………………………..
    kirain ni ff gk lanjut lg hehe…………

    hiks…………….. hiks………………..
    kasihan kyuhyun ditinggal sendiri, hae tega nich.
    untung ada jonghyun, meski baru kenal dia udah care bgt sm kyu

    onnie, lanjut yach
    hwaiting

  6. Yyeeyy!!
    Akhirnya ff ini di lanjut juga!!
    Seneeeng banget!!
    Tapi kok cuma dikit?..tapi gapapalah,yg penting di lanjutin^^
    lanjutannya di tunggu ya eon..jangan lama2 dan buat lebih panjaaaang lagi..hehe
    HWAITING!!

  7. Yyeeyy!!
    Akhirnya ff ini di lanjut juga!!
    Tapi kok cuma dikit?..tapi gapapalah,yg penting di lanjutin^^
    lanjutannya di tunggu ya eon..jangan lama2 dan buat lebih panjaaaang lagi..hehe
    HWAITING!!

  8. akhirna kluar juga part 3
    ^^
    untung jonghyun baik ama kyu
    ga kaya appa eomma n hyung na
    wkkwkwk

  9. nangis deh kalo punya namdongsaeng atau oppa kayak gitu
    ini sedih banget, thor, gak tega sama kyuhyunnya

  10. hweeee…penyelamat kyuhyun datang….#hug jonghyun#

  11. oenni, aku senang banget ff ini dilanjut. kyu suka gigit orang yah. jonghyun sabar yah, jangan ninggalin kyu

  12. eon,ini ceritanya sedih bangetttt…..

  13. hueee ini orang orang pada jahat amat sih sama kyu TwT untung jjng baik.. sering sering bikin ff angst ya min😄

  14. Sedih banget …
    Keren ceritanya …

  15. kasihan bngt sihhh,klo jdi dong haenya udh aku syng tuhhh.lanjut dongg…plis ya biar nambah nangis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: